SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Saturday, 15 November 2014

Menteri Susi Minta Bantuan Kader PKS, Ada Apa?



JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melakukan pendekatan kepada tokoh PKS yang jadi Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Aher, demikian sapaan akrab gubernur Jabar, dinilai Susi bisa membantunya untuk membangun kekuatan maritim di kawasan Jawa Barat.

Hal tersebut terungkap dari acara silaturahim tokoh masyarakat Jabar di DKI Jakarta, Kamis (13/11) malam. "Saya kan harus urus se-Indonesia. Kalau hanya Jabar saja yang saya bangun, nanti orang-orang pada iri. Jadi tolong bantuannya ya Pa Gubernur", kata Susi merujuk pada sosok gubernur Jabar yang notabene menjadi kader dari Partai Keadilan Sejahter (PKS).

Wanita kelahiran Pangandaran itu memang sudah melakukan banyak upaya pembangunan di pesisir selatan Jawa Barat. Seperti membangun bandara di wilayah Pantai Jayanti, Cianjur.

Namun ia merasa apa yang dilakukannya masih kurang. Untuk itu, Susi mengaku masih sangat membutuhkan bantuan Aher dalam kaasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat. Dalam pertemuan itu Susi pun berterimakasih atas perbaikan jalan di Pangandaran.

"Sekarang katanya jalan sudah bagus. Terimakasih ya Pa. Kalau bisa nanti jalannya nyambung dari Pangandaran ke Pelabuhan Ratu", tuturnya.

Sebagai warga Jabar, Susi mengaku bangga dengan prestasi nelayan di daerahnya. Ia bercerita bahwa banyak nelayan di daerah lain yang belajar membudidayakan lobster dengan baik pada nelayan asal bumi priyangan.

Susi meminta agar Jawa Barat bisa membangun tata kelola lingkungan yang bersipat sustainable. Dengan melindungi tanaman bakau, kepiting bakau, dan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.

"Pa nanti tolong dibuat Perdanya tentang perlindungan hutan bakau dan peraturan alat tangkap ramah lingkungan", kata Susi diujung pembicaraannya.

*sumber: ROL

Tjahjo Kumolo : Server E-KTP Ada di Luar Negeri


Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, atau yang selama ini dikenal sbg e-KTP akan dihentikan pembuatannya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Penghentian ini, ujar Tjahjo,  hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Pasalnya, server untuk chip di e-KTP tersebut berada di negara lain. Meski Tjahjo tak merinci lebih jauh negara mana yang dimaksud.

Tjahjo menemukan beberapa fakta serius mengenai e-KTP.  Pertama, ada dugaan korupsi dalam proyek itu, yang melibatkan Mantan Mendagri Gamawan Fauzi. Kedua, server yang digunakan e-KTP milik negara lain sehingga database di dalamnya rentan diakses pihak tidak bertanggungjawab. Ketiga, vendor fisik e-KTP tidak menganut open system sehingga Kemendagri tidak bisa mengutak-utik sistem tersebut. Keempat, banyak terjadi kebocoran database. Misalnya, di kolom nama tertulis nama perempuan, tapi foto yang bersangkutan menunjukan laki-laki.

Tjahjo melakukan dua hal mengenai temuan tersebut. Persoalan dugaan korupsi, Tjahjo menyerahkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara, persoalan sistem yang bobrok akan dirapatkan terlebih dahulu dengan sejumlah pihak.

"Saya sudah minta ke Menko Polhukam, rapat terbatas dengan Polisi, Jaksa Agung, BIN, Bais. Ini menyangkut kerahasian negara. Kita akan gelar di rapat kabinet," ujar Tjahjo Jumat, 14 November 2014.

Meski demikian, Tjahjo menganggap digitalisasi kartu identitas penduduk adalah hal yang positif, untuk itu harus ada perbaikan sistem sebelum kartu tersebut digunakan secara nasional.

"Ini ibaratnya ada buah bagus, kita belah dulu. Ulat-ulatnya di dalam buah kita bersihkan dulu, baru bisa dimakan," ungkap Tjahjo. (fs/piyunganonline)

[Jokowi di Panggung Dunia] Selamat Datang Para Investor, Kami Siap Melayani Anda..


Pada saat kampanye Pilpres 2014 kemarin, Joko Widodo pernah menegaskan keberpihakannya pada pengusaha dalam negeri sebagai wujud pelaksanaan semangat kemandirian dan menjalankan prinsip-prinsi trisakti.

Bahkan dalam debat capres/cawapres di Hotel Grand Melia, Jakarta, Jokowi dengan tegas mengatakan:

"Pasar domestik jangan dimasuki dari luar, caranya seperti apa, hal-hal berkaitan dengan perizinan misalnya, daerah harus berikan kecepatan kalau itu investor lokal, domestik, tapi kalau yang dari luar, enggak apa-apa lah sedikit disulit-sulitin."

Menurut aktivis pergerakan, Iwan Sumule apa yang disampaikan Jokowi di atas hanya dalam rangka kampanye alias jualan.

"Jadi siapa tahu misinya waktu itu adalah untuk mencari simpati rakyat atau dalam rangka menipu calon pemilih?" sindirnya, Sabtu 15 November 2014.

Karena yang namanya masa kampanye, tegasnya, apa pun dianggap boleh-boleh saja termasuk membohongi para pemirsa dan rakyat jelata.

Iwan Sumule mengungkapkan hal tersebut menanggapi banyaknya reaksi rakyat yang  kaget ketika Presiden Jokowi memberikan kesempatan yang luas bagi investor asing masuk ke Indonesia saat presentasi di Forum KTT APEC di Beijing. Menurutnya, kalau sekarang Jokowi membentangkan karpet merah untuk investor asing, adalah hal yang wajar.

"Karena aksi tipu-tipunya telah berhasil dan menang. Kalau sudah menang terserah Jokowi juga untuk menentukan bentuk kebijakan yang akan dijalankan. Toh jurus bohongnya itu sudah lama dipraktekkan sejak maju sebagai Cagub DKI Jakarta. Yang penting jangan selalu menyalahkan Jokowi, salahkan Anda sendiri yang sudah menentukan pilihan," tegasnya.


Sementara jargon berdikari dan Trisakti yang kerap disampaikan Jokowi,kemungkinan banyak yang salah mengerti.

"Siapa tahu yang dimaksud dengan berdikari menurut Jokowi adalah bahwa pihak asing bebas menentukan agendanya di negeri ini. Atau kalau Trisakti maknanya mungkin adalah bahwa pihak asing harus lebih berdaulat di bidang politik dan mandiri untuk menginjak-injak negeri ini," sindirnya lagi. (fs/piyunganonline)

KIH Ingin Jokowi Tidak Diawasi DPR

JAKARTA - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dinilai menginginkan Presiden Jokowi tidak diawasi DPR. Dosen Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, A Ubaidillah, menyatakan hal ini ditempuh dengan menghapus hak menyatakan pendapat yang ada dalam UU MD3.

“Ini sudah merefleksikan keinginan Jokowi tidak diawasi, seperti era orde baru,” imbuh Ubaidillah, saat dihubungi, Kamis (13/11), dilansir ROL.

Hal ini dinilainya merupakan kemunduran dalam demokrasi di Indonesia. Hak menyatakan pendapat menurutnya sangat diperlukan, karena hak tersebut melekat dalam fungsi DPR untuk mengawasi pemerintahan.

Kalau presiden berkhianat, korupsi, atau melakukan lima hal yang menjadi syarat untuk dimakzulkan, maka hak menyatakan pendapat ini harus digulirkan. “Ya ini harus dilakukan, tapi tentunya melalui proses politik yang panjang. Tidak mudah,” imbuhnya.

Menurutnya, tidak perlu KIH menggulirkan isu penghapusan hak menyatakan pendapat. Sebabnya, mereka sendiri sebelumnya sudah menyetujui hak ini dalam UU MD3.

Ubaidillah menilai, isu ini sangat merugikan parpol pendukung Jokowi. Mereka, jelas Ubaidillah, seharusnya membuat terobosan yang positif bagi publik, bukan dengan mengeluarkan gagasan yang tidak bermanfaat bagi demokrasi.

KIH dalam kesepakatannya dengan KMP mengajukan revisi Undang-Undang MD3 Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. KIH tidak hanya ingin mengubah komposisi alat kelengkapan Dewan, tetapi juga ingin menghapus hak menyatakan pendapat (HMP).

"Ini rahasia negara, tapi intinya yang berkaitan dengan hak menyatakan pendapat dan sebagainya," kata politisi PDI Perjuangan, Pramono Anung

Pada bagian kelima UU MD3 tentang Hak DPR, terdapat tiga hak yang dimiliki DPR, yakni hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat. Pasal 79 ayat 4 menyebutkan bahwa hak menyatakan pendapat adalah untuk menyatakan pendapat terkait dengan kebijakan pemerintah atau tentang kejadian luar biasa yang terjadi di Tanah Air atau di dunia internasional, dan tindak lanjut pelaksana hak interpelasi, dan hak angket.

Pasal 215 menyebutkan, apabila Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa pendapat DPR tentang pelanggaran presiden atau wapres terbukti, DPR bisa menyelenggarakan rapat paripurna untuk meneruskan usul pemberhentian presiden dan atau wapres ke MPR.

*piyunganonline

Para Bupati Tolak Kartu Sakti Jokowi



Bupati Kutai Timur, Isran Noor menyatakan penolakannya atas program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Isran beralasan, daerahnya sudah menerapkan program sejenis sejak 2996.

"Saya, di Kutai Timur menolak kartu sakti itu," kata Isran di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (12/11).

Soal sekolah gratis, berobat gratis dan dan program menyejahterakan keluarga, lanjutnya, Pemkab Kutai Timur sudah memulainya sejak 2006. Isran yang juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu juga menegaskan, program itu digelar tanpa embel-embel pincitraan.

"Kalau melihat presiden membagi-bagikan kartu sakti itu, saya kasihan saja melihat rakyat harus ngantre berjam-jam. Pencitraannya melalui kartu-kartu itu melebihi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," tegasnya.

Kalau ada warga di Kutai Timur yang menerima kartu itu, kata Isran, berarti mereka itu baru datang ke kabupaten yang kaya hasil tambang itu. "Masyarakat saya tidak perlu kartu-kartu itu," ujarnya.(fas/jpnn)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=269439

Bupati: Di Bantaeng Kita Tak Perlu ‘Kartu-kartu Sakti Jokowi’

Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Prof DR Ir HM Nurdin Abdullah, MAgr, cukup puas dengan sistem kesehatan yang sudah ada di daerahnya. Dia menilai, Kartu Indonesia Sehat yang diluncurkan Presiden Joko Widodo tidak akan terlalu efektif dan banyak membantu.

“Alhamdulillah, di Bantaeng kita enggak perlu kartu-kartuan kalau sakit,” kata Nurdin dalam Dialog Demokrasi ‘Dari Daerah Untuk Indonesia’ di Hari Ulang Tahun ke-15 The Habibie Center di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (11/11/2014) seperti diberitakan Tribun Timur.

Nurdin menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu sudah dibuat call center yang memungkinkan warga tidak mampu untuk menelpon jika jatuh sakit. Pertolongan pun akan segera datang.

“Cukup menelpon 113, perawat datang dengan ambulans,” ujarnya.

Ambulans itu, menurut dia, didatangkan langsung dari Jepang dan memiliki fasilitas berbeda dari ambulans pada umumnya yang ada di Indonesia. Di sana sudah bersiaga dokter serta berbagai alat yang dibutuhkan untuk sang pasien.

“Berbeda dengan ambulans pertama saya dilantik dulu. Kecepatannya saja sudah mengalahkan kecepatan suara. Sampai rumah sakit, yang sakit bukan cuma pasien tapi seluruh isi mobil,” selorohnya.

Nurdin juga beranggapan, yang terpenting sebenarnya bukanlah penanganan terhadap orang yang jatuh sakit. Harusnya, kata dia, pemerintah justru lebih berupaya agar kesehatan penduduk terjaga agar mereka tak sampai jatuh sakit.

“Masyarakat Indonesia harus disehatkan, jangan kartu diperbanyak,” pungkasnya.

http://news.fimadani.com/read/2014/11/13/bupati-di-bantaeng-kita-tak-perlu-kartu-kartu-sakti-jokowi/piyunganonline

"Cara Mudah Mengalahkan JIL: Membongkar #Kontradiksi Berfikir" Oleh @malakmalakmal


Mendeteksi #Kontradiksi dalam sebuah pemikiran sesungguhnya tidak terlalu rumit. Jika seseorang meyakini sesuatu, maka ia akan bertindak sejalan dengan keyakinannya. Metode cek konsistensi ini sangat ampuh untuk digunakan kepada kaum liberalis.

01. Kemarin heboh soal debat, banyak pula anonim yg mention, tp sy nggak sempat cek TL. Skrg akan sy tanggapi. #Kontradiksi

02. Saya mulai dgn sebuah pertanyaan dari seorang teman: “Kenapa sih yg membantah Islam liberal justru kebanyakan org sains?” #Kontradiksi

03. Jawaban saya simpel saja: “Karena org sains terbiasa mendeteksi #Kontradiksi”.

04. Saya gunakan sebuah soal matematika sbg contoh: Apakah x^2 / x = x ? (x^2 artinya x pangkat 2) #Kontradiksi

05.Banyak org menjawab: “Ya, x^2 / x = x !” #Kontradiksi

06.Tapi bagi org yg sudah lulus matkul Kalkulus, harusnya ngeh bahwa persamaan ini inkonsisten di x=0. #Kontradiksi

07.Jika x=0, maka x^2 / x TIDAK SAMA dengan x. Sebab nol dibagi nol tidak sama dengan nol. #Kontradiksi

08.Inilah cara mendeteksi inkonsistensi. Matematika bukan cuma soal rumus, tapi soal logika berpikir. #Kontradiksi

09.Utk mengecek konsistensi sebuah persamaan, Anda tdk mesti memasukkan ribuan angka sbg nilai x. #Kontradiksi

10.Masukkan x=1, lalu cek nilai x^2 / x. Lalu x=2, x=3, x=1000, x= -1, x= -2, dst... Kelamaan! #Kontradiksi

11.Tapi dgn nalar, kita cukup mengecek konsistensi persamaan di x=0. Eh, ketemu inkonsistensinya! #Kontradiksi

12.Kalau ketemu satu titik saja inkonsistensi, maka persamaan tsb sudah salah. Tdk perlu dicek seribu titik. #Kontradiksi

13.Makanya, dlm kalkulus, ada persamaan yg ditulis: f(x) = x^2 / x; x tidak sama dgn 0. Kalau begini, persamaannya bener. #Kontradiksi

14.Lha, kok jadi ngomongin kalkulus? Sabar! Logika mmg harus diresapi :) #Kontradiksi

15.Menghadapi bebek2 liberalis kadang memang njelimet. Rujukannya (seolah) banyak. Makanya ada jg yg jatuh mental duluan. #Kontradiksi

16.Padahal, utk mengecek inkonsistensi mereka, mudah saja kok. Tdk mesti mengecek semua rujukan jg. #Kontradiksi

17.Sbg contoh, jika ada yg bicara soal ‘hormati perbedaan’ tapi omongannya begini, jelas kelihatan #Kontradiksi-nya.


18.Kita tdk perlu mengecek rujukannya yg canggih2. Cukup cari satu saja bukti bhw ia tdk hormati perbedaan. #Kontradiksi

19.Demikian jg kalau ada yg mengaku rasional tp logikanya begini, jelas bgt #Kontradiksi-nya.


20.Kita tdk perlu ikuti argumennya yg berpanjang lebar. Ambil saja satu contoh, cukup utk bukti inkonsistensi. #Kontradiksi

21.Bagi org sains, logika Islam liberal memang tdk pernah bisa dicerna. Atau lbh tepatnya: tdk berlogika sm sekali. #Kontradiksi

22.Tidak logis, misalnya, ada mahasiswa baru belajar fiqih sebentar saja sdh bisa memaki Imam Syafi’i. #Kontradiksi

23.Tidak logis pula kiranya jika ada yg kuliah perbandingan agama 4 semester lalu bilang semua agama benar. #Kontradiksi

24.Apa mungkin belajar semua agama itu cukup 4 semester? Kpn risetnya, kok bs simpulkan semuanya benar? #Kontradiksi

25.Nah, tapi ada jg yg bilang agama Islam pun gak logis. Padahal dia mengaku Muslim! Lha, yg gak logis siapa? #Kontradiksi

26.@ulil misalnya, mengatakan bhw azab Allah kpd kaum Nabi Nuh as sangat berlebihan. Lalu knp menyembah Allah? #Kontradiksi

27.Atau Qur’an-nya yang salah? Lalu mengapa kadang2 masih merujuk pd Al-Qur’an? #Kontradiksi

28.Makin ngotot @ulil berkilah, yg kelihatan inkonsisten justru dia sendiri. Mungkin krn gak belajar Kalkulus :) #Kontradiksi

29.Silakan baca hujatan @ulil thd azab Allah di sini! >> ulil.net/2008/08/06/mem…

30.Ada jg yg bilang: “jgn gunakan perspektif agama sendiri utk menilai agama lain!” Lalu pakai perspektif apa? #Kontradiksi

31.Apa logika ini masuk akal? Kita harus pakai perspektif org utk menilai org lain? Supaya semuanya benar? #Kontradiksi

32.Seorg mahasiswa pernah curhat ke saya bhw dosennya jg bilang begitu. “Kalau menilai Kristen, gunakan perspektif Kristen!” #Kontradiksi

33.Sy suruh mahasiswa itu utk bilang ke dosennya: “Kalau bapak menilai jawaban UTS saya, pakai perspektif saya donk!” #Kontradiksi

34.Dgn demikian, semua mahasiswa dapat nilai 100 karena semua jawaban benar menurut perspektif masing2. #Kontradiksi

35.TETOT!!! Logika pak dosen inkonsisten! Kelihatan deh #Kontradiksi-nya. Gampang kan? :)

36.Orientalis dulu memang hobi menyerang Qur’an, misalnya, dgn berpegang pada Bibel. #Kontradiksi

37.Dlm Qur’an ada cerita soal Nabi Ibrahim as, misalnya. Kata orientalis, ceritanya gak akurat. #Kontradiksi

38.Sebab, menurut mrk, yg akurat itu versi Bibel. Ya boleh2 aja sih mrk pakai Bibel sbg acuan... #Kontradiksi

39.Masalahnya, di kemudian hari, mereka sendiri yg menyadari bhw Bibelnya banyak #Kontradiksi. TETOT!!!

40.Sementara umat Muslim masih lapang2 dada saja dgn Qur’an, sebab Qur’an itu “laa rayba fiihi”. #Kontradiksi

41.“Laa rayba fiihi” ini buat yg beriman lho ya, buat yg mempertanyakan azab Allah kayak @ulil mah gak tau deh :p #Kontradiksi

42.Sudah sejak dulu para cendekiawan Muslim mempelajari agama lain dengan perspektif Islam. #Kontradiksi

43.Contohnya ada Kitab Al-Milal wa al-Nihal karya asy-Syahrastani. Membahas berbagai aliran dan sekte agama. #Kontradiksi

44.Tapi dlm bahasan itu, gak pernah asy-Syahrastani bilang “semua agama benar”. #Kontradiksi

45.Beliau meyakini Islam yg haq, yg lainnya bathil. Keimanan beliau konsisten dgn isi bukunya. #Kontradiksi

46.Beda donk dgn org yg ngotot disebut Muslim tapi kerjanya nyalahin Islam melulu, mengkritisi Qur’an dll. #Kontradiksi

47.Beriman tapi sekaligus meragukan? Atau beriman tapi gonta-ganti perspektif? Itu #Kontradiksi namanya!

48.Terkait dgn tuduhan @sahaL_AS bhw metode Kang @hafidz_ary sama dgn orientalis, ini jg patut dikritisi. #Kontradiksi

49.Jika yg dilihat hanya kulitnya, maka kesimpulannya ‘mrk sama2 menilai agama lain dgn perspektif agama sendiri’. #Kontradiksi

50.Padahal, penggunaan perspektif secara konsisten itu biasa dlm dunia akademis. #Kontradiksi

51.Justru aneh jika perspektifnya gonta-ganti. Hanya manusia tak berprinsip yg melakukan demikian. #Kontradiksi

52.Dan saling kritisi perspektif itu biasa. Itulah yg sebenarnya tengah terjadi, tp #mereka gagal paham. #Kontradiksi

53.Org Kristen boleh kritisi Islam dgn perspektifnya sendiri. Kang @hafidz_ary boleh donk lakukan sebaliknya? #Kontradiksi

54.Menurut saya, kesimpulan soal ‘perspektif’ ini masalah kemalasan berpikir saja. #Kontradiksi

55.Tidak semua masalah bisa diselesaikan dgn kata2, “Itu tergantung perspektif!” #Kontradiksi

56.Perspektif itu sendiri harus dinilai benar-salahnya. Tidak semua bisa diterima sbg kebenaran. #Kontradiksi

57.Jadi, ketika orientalis menilai kisah2 dlm Qur’an sbg palsu dgn berpegang pd Bibel, maka Bibelnya harus siap dikritisi. #Kontradiksi

58.Nah skrg kang @hafidz_ary mengkritisi perspektif orientalis, salahnya dimana? #Kontradiksi

59.Saya lihat, terlalu banyak caci maki dialamatkan kpd kang @hafidz_ary, tp argumennya nihil. #Kontradiksi

60.Masalah sebenarnya adalah kang @hafidz_ary sdh berhasil membongkar kesalahan perspektif lawan debatnya. #Kontradiksi

61.Nah, sekarang soal tantangan debat turats nih. Ini bukan tantangan baru. Dulu jg sdh pernah di-sounding kan? #Kontradiksi

62.Yg heboh juga itu2 lagi. Yg nantang @sahaL_AS, yg heboh @stakof, dan muncul deh akun2 anonim hehe #Kontradiksi

63.Kita bisa menebak bahwa @sahaL_AS sedang berusaha mencitrakan dirinya sbg ‘santri’. #Kontradiksi

64.Seolah2 org kalau belajar turats akan menjadi liberal seperti dia. Sengaja, lawan yg dicari adalah saya & kang @hafidz_ary. #Kontradiksi

65.Kalau bagi saya, mengakui kelemahan adalah hal ringan. Bahasa Arab saya masih sangat lemah. Tuh, gampang kan? :) #Kontradiksi

66.Tapi seperti saya jelaskan di awal, kalau hanya utk membongkar #Kontradiksi, tdk perlu merunut sampai ke pangkal pemikiran.

67.Dgn melihat di sana-sini saja, pemikiran @sahaL_AS banyak #Kontradiksi-nya.

68.Sebagian dr #Kontradiksi itu sdh dibongkar tadi pagi oleh Kang @hafidz_ary.

69.Mengkritik orientalis tapi berteman dgn tokoh2 JIL? TETOT!!! #Kontradiksi!

70.Ngaku baca turats tp pemikiran berlawanan dgn para ulama? TETOT!!! #Kontradiksi lagi!

71.Tapi bagaimana pun saya tertarik dgn tantangan debat tsb. Sekali2 perlu jg digelar debat terbuka. #Kontradiksi

72.Tapi, ada tapinya nih... Kalo soal turats, saya yg cuma asisten para ulama ini manalah berani jumawa. #Kontradiksi

73.Urusan turats, tidak mungkin kaki saya beranjak melangkahi gurunda @salimafillah, misalnya. #Kontradiksi

74.Apalagi saya kenal jg dgn ustadz muda nan cerdas dari pesantren NU @sidogiri, ust. @AchyatAhmad. #Kontradiksi

75.Di MIUMI, kita kenal jg asatidz hebat seperti ust. Idrus Romli. #Kontradiksi

76.Oya, ust. Idrus Romli ini adalah tokoh Forum Kyai Muda (FKM) NU. Sangat dihormati. #Kontradiksi

77.Beliau jg sangat anti JIL. Coba cek rekaman (video) debat beliau dgn @ulil di https://t.co/Sqfo6i5CMm. #Kontradiksi

78.Ada juga ust @FahmiSalim2 yg jebolan Al-Azhar. Ah, cocok sekali kalau dipertemukan dgn @zuhairimisrawi. #Kontradiksi

79.Atau mau yg doktor? Boleh, ada ust Saiful Bahri @L_Saba. @zuhairimisrawi mau pilih yg mana? :) #Kontradiksi

80.Mohon maaf, kami yg bergaul dgn para ulama senantiasa memelihara adab. Kami tahu posisi kami. #Kontradiksi

81.Saya bukan ustadz, boro2 ulama. Dari dulu saya sudah bilang begitu. Kerja sy di ranah dakwah cuma bantu2 dikit. #Kontradiksi

82.Mana berani saya memenuhi tantangan yg jauh lebih pantas dijawab o/ mereka yg lebih ahli. #Kontradiksi

83.Adapun saya, dgn kelemahan ilmu saya, berkutat mendeteksi #Kontradiksi sajalah. Dgn logika level Kalkulus 1 dan 2 :)

84.Tapi ini usul yg bagus utk #IndonesiaTanpaJIL. Mulai skrg, biasakan mengundang org2 JIL ini. #Kontradiksi @TanpaJIL

85.Kasihan mereka, masak panggungnya di UIN/IAIN, Utan Kayu dan Salihara melulu. #Kontradiksi

86.Jadi kapan2 kalau undang ust @FahmiSalim2, misalnya, tulis di publikasi: “Turut mengundang @zuhairimisrawi” #Kontradiksi

87.Ini sekedar usulan saya. Kita jg senang kan kalau #mereka mau hadir. Lumayan buat hiburan :D #Kontradiksi

88.Kita tunggu tokoh2 JIL turun gunung, membongkar semua #Kontradiksi pemikiran mereka! Horeee...!!! :D

89.Semoga kita terhindar dari logika njelimet yg ujung2nya cuma #Kontradiksi. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin...

*sumber: https://storify.com/malakmalakmal/mendeteksi-kontradiksi

[Kisruh KIH] Fahri Hamzah: "Sesekali kita perlu kasih pelajaran..."




Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah sepertinya sudah habis kesabaran menghadapi KIH yang selalu bikin kisruh. KMP sudah mengalah dengan memenuhi permintaan KIH untuk jatah kursi di pimpinan Komisi (Alat Kelengkapan Dewan/AKD). Perjanjian sudah disepakati. Namun akhirnya mentah lagi. Terakhir KIH minta agar Hak-hak DPR untuk mengontrol pemerintahan dihapus. KIH ingin mengembalikan DPR hanya tukang setempel seperti zaman Orba.

"Sesekali kita perlu kasi pelajaran... Karena kalimat kita salah alamat...," ujar Fahri Hamzah di akun twitternya, Jumat (14/11/2014).

Berikut twit lengkap @Fahrihamzah seputar ulah KIH:
Susah bertanding dengan orang yang gak paham aturan....

Kalau dia yakin kalah mereka walkout (DPR)..Kalau dia yakin menang minta voting cepat (MPR)..Lalu kalah...

Kalau yakin kalah lagi..minta musyawarah mufakat...gak mau voting... (AKD DPR)..

Kalau takut kalah voting tapi pegang kuasa..Maka aturan dan suara mayoritas diabaikan... (DPRD DKI).

Saya selalu bertanya.. Siapa yg diantara mereka bisa diajak ngomong rasional...??

Sulit sekali rupanya. .. Aturan tidak terlalu dimengerti...

Yang dimengerti adalah menang dan kalah...

Soal maslahat umum tidak juga bisa dipertimbangkan. ..

Sesekali kita perlu kasi pelajaran... Karena kalimat kita salah alamat...

*piyunganonline

Friday, 14 November 2014

Jubir KMP : Jokowi-Jk Masuk Kategori Contempt of Parliament

Sangat disesalkan sikap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tidak mengizinkan para menterinya untuk rapat dengan DPR.

"DPR ini kan resmi, pimpinannya terpilih secara konstitusional dan dilantik oleh Ketua MA. Artinya semua persyaratan dan prosedur konstitusional sudah terpenuhi. Mengapa pula pemerintah tidak mengindahkan berbagai undangan dari DPR untuk mulai bekerja," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya, beberapa saat lalu (Jumat, 14/11).

"Bagi saya tindakan pemerintah ini sudah masuk dalam kategori contempt of parliament," sambung Tantowi yang juga Jurubicara Koalisi Merah Putih (KMP).

Semestinya, lanjut Tantowi, pemerintahan Jokowi-JK sadar belum terlaksananya rapat-rapat kerja dengan para menteri membuat pembahasan hal-hal pokok dan penting belum bisa dibahas. Misalnya saja seperti program dan nomenklatur-nomenkaltur baru kementerian yang akan berdampak pada siklus anggaran.

"Pemerintah tidak boleh menyandera DPR seperti ini. Pemerintah harus dan sepatutnya menghargai DPR sebagaimana lembaga ini menghargai mereka," jelas Tantowi.

Tantowi menambahkan, rujuk politik yang hingga hari ini belum juga tercipta antara KMP dan KIH telah menciptakan banyak kerugian bagi rakyat terutama ketika pemerintah menjadi tdk arif seperti sekarang. (fs)

Sumber: rmol

KMP : Jangan Lagi Tolerir Tuntutan Aneh KIH!

Kesepakatan damai antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia (KIH) buyar karena kubu KIH tidak solid dan tidak jelas maunya. KIH selalu menuntut tambahan kursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) dan tuntutan revisi pasal-pasal lain dalam UU MD3 yang sblmnya tidak dipersoalkan.

"Presidium KMP jangan lagi tolerir tuntutan aneh KIH," kata Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq, kepada RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 14/11).

Menurut Mahfudz, dalam obrolan sesama anggota fraksi-fraksi di tubuh KMP ada desakan agar Presidium KMP yang dipimpin Abubizal Bakri tidak lagi memberi hati berlebihan atas tuntutan-tuntutan aneh KIH.

"Banyak anggota fraksi-fraksi di KMP yang heran dan kecewa dgn sikap KIH. Padahal dari awal mereka sesumbar tidak lakukan politik transaksional," ungkap Mahfudz.

Mahfudz juga mengatakan, banyak anggota fraksi-fraksi di KMP yang menyatakan siap jika kubu KIH terus bertahan dengan DPR tandingannya. Dan bila DPR tidak bisa bekerja efektif, maka yang paling dirugikan adalah Presiden Jokowi dan kabinetnya. Jokowi tidak akan bisa bekerja maksimal karena ada sejumlah kementrian dengan nomenklatur baru harus dibahas dan disetujui dulu rencana kerja dan anggarannya.

"Itu antara lain alasan dari banyak anggota. Sudah saatnya masyarakat dan media terbuka matanya bahwa yang menyandera DPR dan Pemerintah adalah KIH," demikian Mahfudz. (fs)

Sumber: rmol/piyunganonline

Penghinaan serius! Koran Australia gambarkan Jokowi 'pembantu' pemimpin dunia




Para pemimpin dunia hari ini, Jumat (14/11) berdatangan di Kota Brisbane, Australia, buat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G-20. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo yang setelah rampung melawat ke Myanmar, transit sejenak di Bali, kemudian langsung bertolak ke Negeri Kanguru. Rombongan RI-1 tiba pagi tadi waktu setempat.

Sambutan masyarakat Australia terhadap datangnya 20 pemimpin negara ekonomi terbesar sejagat itu cukup antusias. Semangat itu tergambar dari media massa besar di sana yang ramai-ramai memberitakan perhelatan akbar tersebut.

Namun, entah atas alasan apa, salah satu koran terbesar Australia, The Courier Mail, dalam edisi khusus hari ini menggambarkan Presiden Jokowi sebagai tukang masak.

Judul halaman depan koran itu tertulis "Selamat datang di surga dunia". Wajah-wajah pemimpin dunia diedit sedemikian rupa, dipasangkan ke badan orang-orang yang terlihat menghadiri pesta pantai.

Ambil contoh, Presiden Amerika Serikat Barack Obama digambarkan telanjang dada, hanya mengenakan celana boxer, terkesan siap bersenang-senang. Ada juga Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat seperti usai memancing lalu memamerkan ikan besar.

Berbeda dari 19 pemimpin dunia lainnya, cuma Presiden Jokowi yang digambarkan memasak di tengah pesta. Dia mengenakan celemek sambil mengenakan peci. Dengan wajah tersenyum, Jokowi dikesankan girang melayani para pemimpin lainnya dalam pesta tersebut.

Beredarnya cover koran Australia ini memicu tanggapan di social media. DR Y Paonganan menganggap itu bentuk penghinaan kepada Presiden Indonesia.

"Ini penghinaan serius bro," tulis pakar maritim ini via akun twitternya @ypaonganan, Jumat (14/11/2014).

Namun sampai saat ini belum diketahui respon WNI mukim Australia atas tampilan laman muka Courier Mail. Tanggapan Jokowi atas cover editan itu juga belum diketahui.

Forum G-20 berlangsung selama 15-16 November. Ini akan menjadi akhir dari tur internasional perdana Jokowi setelah dilantik sebagai presiden bulan lalu.

Pada pertemuan kali ini, para pemimpin negara utama dunia akan membahas upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi global.

Dari keterangan Kementerian Luar Negeri, Presiden Jokowi akan diminta berbicara dalam forum terhormat itu. Terutama, mengenai pengalaman menjalankan reformasi birokrasi semasa jadi pemimpin Solo dan DKI Jakarta.

Indonesia bergabung dengan G-20 pada 2008 setelah mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi tinggi sedunia persis di bawah China.

*sumber: merdeka.com

Uang, Media Massa dan Yahudi

Oleh: Dr. Ayedah Najjar


Marak diberitakan, dua konglomerat pebisnis di bidang media massa dan komunikasi Yahudi di Amerika rencananya akan membeli surat kabar Amerika yang paling laku; Washington Post dan New York Times.

Pemikiran Zionis – seperti yang kita kenal dalam sejarah – memulai dari harta dan menguasai opini publik. Dari sana mereka menambah pundi-pundi harta benda. Demikian halnya dengan permasalahan Palestina. Ketika konglomerat Yahudi ingin membeli dua Koran besar itu, mereka bukan berarti tanpa tujuan. Mereka ingin menguasai harta dengan cara apapun dari perusahaan keuangan, perdagangan dan hiburan, disamping juga perusahaan media massa, yang merupakan alat terbesar dalam industry opini.

Karena itu, Yahudi juga nafsu untuk menguasai dua Koran besar itu untuk digunakan dalam menghapus fakta-fakta kejahatan ‘Israel’ terhadap bangsa Arab dan menghentikan kritikan terhadap Negara Zionis itu. Sebab sejumlah media massa di Amerika dan Eropa mengkritik keras kejahatan ‘Israel’ pasca perang ke Gaza.

Kita sudah mengetahui dalam sejarah, bahwa media mssa menjadi alat klasik dan modern yang digunakan oleh zionisme internasional dalam propaganda mendirikan Negara kebangsaan Yahudi “‘Israel” di Palestina. Melalui media massa pula, Yahudi berasil mempengaruhi dunia agar mereka mau menyetujui mereka eksodus ke Palestina “tanah yang dijanjikan” sesuai dengan mitos Talmud.

Dengan harta yang digelontorkan kepada pendiri Negara Yahudi dari kalangan konglomerat Yahudi seperti Rothschild di Inggris yang mampu mencuri tanah milik bangsa Arab Palestina dan mendirikan pemukiman-pemukiman dan menarik Yahudi dunia ke pemukiman itu. Dengan harta dan menggunakan falsalah propaganda serta mempengaruhi opini public, gerakan Zionis mampu meyakinkan kalangan Yahudi sendiri bahwa Palestina adalah “tanah tanpa bangsa untuk bangsa tanpa tanah”.

Secara sistematis, Zionisme internasional bekerja untuk merencanakan dan membuat politik khusus buat ‘Israel’ yang disosialisasikan di dunia. Jangan lupa dengan Herzl adalah seorang wartawan Austria gaek yang mendirikan gerakan Zionisme internasional. Sejak awal dia memahami pentingnya uang. Sehingga ia mencari para konglomerat untuk mendanai proyek kolonialisme dan mampu menarik para pemikir dan konglomerat Yahudi Eropa.

Dalam sejarahya, Yahudi memiliki media massa dan perusahaan telekomunasi paling banyak di Eropa dan Amerika secara khusus. Seperti imperium media massa Murdoch, Yahudi Australia Amerika yang memiliki lebih dari 800 perusahaan media massa di 50 negara yang semuanya menganut politik berpihak kepada ‘Israel’ dan membelanya meski dengan segala kejahatan dan penjajahannya dan melakukan permainan manipulasi opini public serta pembelaannya terhadap politik rasis penebar permusuhan.

Meski ada perubahan media massa klasik dan perannya yang makin termarginalkan, media massa modern yang juga luas penyebarannya lintas benua mengingatkan kita akan pentingnya media massa yang seharusnya menyampaikan fakta.

Washington Post yang kini dibidik Yahudi adalah media yang sangat professional. Koran ini yang mengungkap skandal Water Jett yang terkenal itu dan memaksa Richart Nicon untuk mundur dari jabatannya. Kita berharap agar media massa seperti ini tidak jatuh ke tangah konglomerat Zionis sehingga hanya menjadi corong ‘Israel’.

Sebagai pembela dan pejuang Palestina, kita harus bekerja sebagai jurnalis professional yang bisa menyampaikan opini dan meluruskan opini negative tentang dunia Islam dan memblowup isu Palestina serta membantah kebohongan ‘Israel’. (Dostour Yordania/at/infopalestina.com)

Wednesday, 12 November 2014

Kang Abik: Saya Mengagumi Said Nursi

 
 
 
 
 
 
Rate This
image
-Penulis novel Habiburrahman El Shirazy menyatakan kekagumannya pada ulama fenomenal berkebangsaan Turki, Said Nursi.  Bahkan dalam novel terbarunya berjudul “Api Tauhid”, menurutnya terinspirasi dari kehidupan Sang Bediuzzaman.“Ia tokoh ulama yang memperjuangkan nilai-nilai Islam dengan Alquran dan Hadits, ia orang yang selalu merasa diawasi oleh Allah SWT” tutur Habiburahman kepada Republika usai memberikan workshop dengan tema The Power Of Writing for Leaders kepada 100 ketua OSIS tingkat SMA terbaik se-Indonesia di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, Depok, Selasa malam (11/11).
Pria yang akrab disapa kang abik itu menuturkan, Said Nursi mengambil peranan penting dalam sejarah perkembangan Islam, khususnya di Turki. Ia mengagumi Said Nursi lantaran mampu menghadirkan kedamaian ditengah-tengah keberagaman yang terjadi di Turki. Berkaca dari sang Tokoh, ia berharap pamuda Indonesia dapat meneladani kepribadian Said Nursi.“Begitupun kaum muda bisa meneladaninya lewat  kecintaan Alquran dan Hadits, karena dengan itu Said Nursi mampu membangun kedamaian antara Islam dan Barat,” tuturnya.
Meski demikian penulis novel ‘Ayat-Ayat Cinta’ itu mengatakan dalam novel terbarunya ‘Api Tauhid’ tidak menceritakan perjalanan hidup  Said Nursi, “Sudah banyak yang menulis kehidupan Said Nursi, dalam novel ini saya memperkenalkannya denga cara yang berbeda,” tuturnya.
Said Nursi adalah seorang ulama Islam terkemuka yang hidup dimasa pemerintahan Turki Utsmani di bawah raja Kemal Ataturk pada abad ke-19 dalam masa . Said Nursi juga di sebut sebagai Bediuzzaman artinya “keajaiban zaman”, karya fenomenalnya  adalah Risalah An Nur.

*pkscibitung

"China-AS-Rusia Bancakan Maritim Jokowi, Ada Apa?" by @ypaonganan




Oleh: Dr. Y. Paonganan
(Direktur Indonesia Maritime Institute, Pakar maritim Indonesia)

Sepertinya negara-negara berlomba ingin terlibat dalam program maritim jokowi....ada apakah gerangan...?? #KeplesetMaritim

Sekian lama negara2 lain ingin menguasai laut RI tapi kesulitan dgn UNCLOS dan Hukum Laut Internasional...sekarang dibuka lebar...blasssss

Deklarasi Djuanda* telah memagari lautan RI...sekarang pagar itu seakan dikoyak-koyak orang yang tdk paham maritim...bablasssss

Memberi peluang negara2 raksasa utk terlibat dalam pembangunan maritim RI, ibarat pintu dan jendelanya rumah dibiarkan terbuka..bablass

Hal ini yg saya sangat kuatirkan dari awal...songong bicara poros maritim, lalu tdk paham PETA NKRI, yang ada.....bablassssss

Tahukah ente, tanpa pagar Deklarasi Djuanda, NKRI ibarat savana berumput hijau lalu segerombolan kerbau berebut makan rumput2 itu...bablasss

Lalu mengapa baru sekarang negara2 raksasa terang2an siap membantu pembangunan maritim RI, krn sebelum jokowi hal itu sgt eksklusif....

Pemahaman geostrategi, geopolitik dan geoekonomi cetek lalu bicara maritim..sama dgn membiarkan rampok menghabisi isi brankasmu...paham..!!

Kalau China, AS, Rusia diberi peluang utk ikut bermain2 di dalam pagar yg dibangun Djuanda, maka tunggulah kehancuran NKRI....bablassss

Saya tidak mengada2...silahkan cerna dan silahkan baca buku saya: 9 Perspektif Menuju Masa Depan Maritim Indonesia.... disitu sudah saya tuliskan....

Mengapa batas maritim RI dgn negara tetangga begitu sulit di bereskan...krn mrk tdk mau pagar NKRI berdiri dgn kokoh...paham..!!!

Menyedihkan....maaf terpaksa saya harus ungkap ini....saya tidak rela pagar NKRI yang dibangun Djuanda terkoyak dan roboh hanya dlm sehari semalam (oleh Jokowi, diobral di Forum APEC -ed)

Saat ini Australia dan AS ngotot membuka ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) barat-timur melintasi Laut Jawa tapi kita tegas menolak...untuk apa (Australi-AS ngotot)?...supaya bablasssssss...

ALKI Barat-Timur sgt riskan jika dibuka, sama dgn memberi akses kamar pribadi kita ke tetangga..bisa2 bini kau dicolong...!!!

Gmn negara lain bisa menembus pagar buatan Djuanda, tentu dgn mengoyak2 dikit lalu masuk nyolong ikan, kalo dibuka bebas, berlianmu pun dilahap.

Jika anda ingin taklukkan RI, maka kuasailah lautnya terlebih dahulu........tanpa itu kalian mimpi....!!!

Apa lupa kelian, bagaimana belanda bisa menjajah kita sekian abad..krn mrk kuasai laut, nenek moyang kita dipaksa ke darat..paham!!!!!

Kelian ku tengok sedang menari2 dalam rumah yang sekelilingnya sedang dilalap api....apa ga terasa panasnya..? atau AC masih on ka..??

Tahukah kelian bagaiman Djuanda dan timnya berjuang di PBB sekian tahun utk bangun pagar itu, lalu hanya dalam sehari kalian mau robohkan!!

Paling tidak saya sudah sampaikan ke kelian kondisi realistik dan kekuatiran saya...saya berharap kekuatiran saya ini tdk terjadi.... Tuhan jaga NKRI.!!

Apa kalian tahu cerita di kamar, lepasnya Sipadan dan Ligitan....? krn PM Malaysia tahu bagaimana menaklukkan raja jawa...paham..!!!

Sipadan dan Ligitan lepas krn Soeharto menyetujui kasus sengketa dibawa ke Mahkamah Internasional (MI)...padalah sdh diingatkan..!!

Awalnya Soeharto juga tdk mau kasus itu dibawa ke mahkamah intenasional...lalu setelah pertemuan dgn PM malaysia wkt itu, beliau pun setujui.

Dari sumber/saksi sejarah kejadian itu katakan "PM malaysia rupanya tahu memperlakukan raja jawa" apa maksudnya...silahkan interpretasi.!!

Kenapa sipadan dan ligitan dimenangkan di MI, krn bukti pendukung sesuai hukum internasional kita kalah dari malaysia...itu sdh dipresidksi

Akankah pagar Djuanda akan roboh karena negara2 raksasa yg ngincer laut kita juga udah dpt bocoran dari PM malaysia...?

Habibie pernah deklarasikan Indonesia Benua Maritim..tapi tdk mengoyak pagar Djuanda, makanya panda (China) dan paman gembul (AS) ga bisa kuasai laut kita

Lautan Indonesia terancam tak biru lagi......:(

Ketika lautan bergelora, bersiaplah panggil nenek moyangmu...kau akan terseret hingga ke dasar palung dingin dan gelap....

Ketika lautan bergemuruh segeralah berteriak manggil Tuhanmu.... kau akan tertelungkup dalam rongga di dasar samudra...

Ketika lautan memutih, segeralah kau mendaki tembok cina... hempasannya akan menjangkaumu sebelum kau sampai di puncak....

Sebelum murka laut datang, segeralah berkemas....jika tidak, maka kepiting2 laut akan mencabik2 dagingmu, sisakan tulang belulang....

(Dari twit @ypaonganan, Selasa 11/11/2014)






*piyunganonline

____
Catatan:
Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia pada saat itu, Djuanda Kartawidjaja, adalah deklarasi yang menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.

Sebelum deklarasi Djuanda, wilayah negara Republik Indonesia mengacu pada Ordonansi Hindia Belanda 1939, yaitu Teritoriale Zeeën en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 (TZMKO 1939). Dalam peraturan zaman Hindia Belanda ini, pulau-pulau di wilayah Nusantara dipisahkan oleh laut di sekelilingnya dan setiap pulau hanya mempunyai laut di sekeliling sejauh 3 mil dari garis pantai. Ini berarti kapal asing boleh dengan bebas melayari laut yang memisahkan pulau-pulau tersebut.

Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa Indonesia menganut prinsip-prinsip negara kepulauan (Archipelagic State) yang pada saat itu mendapat pertentangan besar dari beberapa negara, sehingga laut-laut antarpulau pun merupakan wilayah Republik Indonesia dan bukan kawasan bebas. Deklarasi Djuanda selanjutnya diresmikan menjadi UU No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Akibatnya luas wilayah Republik Indonesia berganda 2,5 kali lipat dari 2.027.087 km² menjadi 5.193.250 km² dengan pengecualian Irian Jaya yang walaupun wilayah Indonesia tapi waktu itu belum diakui secara internasional.

(Wikipedia)

"Begitu Besar Kebencian Ahok Kepada Islam & Muslim Jakarta" by @Hafidz_Ary


Demo Penolakan ahok wajar, bukan karena agamanya ahok, tp sikap ahok yg provokatif thdp Islam.

Seharusnya ahok fokus kerja, ndak perlu berpikir utk menghambat ibadah muslim. majelis zikir dihambat, qurban di sekolah dihambat.

Belum kalimat2 ahok yg provokatif thdp agama, ttg kitab suci dan konstitusi, apa perlu pemimpin begitu?

Warga DKI mayoritas muslim lho, dan ahok terpilih utk mengayomi semua, shg jk melakukan diskriminasi thdp muslim wajar muslim marah.

Kenapa qurban di sekolah dilarang? Alasannya kebersihan. pawai pelantikan jokowi apa gak kotor?

Ahok merasa wajib melakukan diskriminasi thdp muslim? Ini yg jd masalah .

Knapa ahok malah ngurusin melarang2 ibadahnya muslim? Apa gak kurang itu masalah jakarta? Ini yg bikin muslim marah.

Kenapa ahok mengeluarkan kebijakan hapus baju muslim hari jum'at di sekolah dan diganti banju encim? knp hrs provokatif?

Di bandung, bs kok baju adat hari rabu ... Hari jumat yg muslim tetap didorong utk pake baju muslim (perempuan menutup aurat).

Kebijakan ahok yg melarang bbrp ibadah umat Islam dan kata2 ahok yg provokatif lah yg memancing kemarahan umat islam.

Memangnya kalo ibadah2 umat Islam di DKI gak dilarang efeknya apa? Knp hrs mengeluarkan kebijakan provokatif?

Ahok dipilih utk memimpin DKI yg warganya mayoritas muslim, kenapa provokatif mengeluarkan kebijakan2 anti Islam?

Ahok sendiri yg membuat dirinya dibenci .. Dibenci bukan krn agama dia, tp krn ahok mengekspresikan kebencian thdp islam melalui kebijakan.

Kenape gak biasa2 aja, di jabar natalan gak dilarang... Di DKI takbiran dilarang. Kenapa harus begitu?

Di jabar kristen bikin acara gak dilarang, di DKI acara majelis rasulullah dihambat. Knp ahok ngurus beginian? Apa jkt dah kurang masalah?

Kalo siswa2 muskin pada qurban kenapa ahok gak senang? Apa urusannya sama agama ahok? Knp hrs melarang muslim ibadah?

Kalo muslim yg jd pemimpin, gak kepikiran utk melarang2 non muslim ibadah. Knp kalo sebaliknya, gak begitu ya?

Seketika non muslim memimpin, knp pikiran pertamanya menghambat muslim ibadah? Kok bisa?

Udah buat kebijakan menghambat, bikin gosip ahok zakat, ahok tertarik islam, utk memecah persepsi muslim. Ini jahat bener.

Yg menggelikan adalah berita ahok zakat, utk menarik simpati muslim yg bodoh.

Kafir ngeluarin duit namanya bukan zakat.

Sehingga wajar terjadi demo penolakan ahok, bukan krn agama ahok, tp krn sikap ahok sendiri yg kebijakan dan kata2nya provokatif.

Kenapa ahok hobi membentur2kan dg islam baik kebijakan dan kata2nya, apa ndak kurang kerjaan?

Harusnya sbg pemimpin ya mengayomi semua rakyatnya, termasuk yg muslim. Mau majelis zikir aja kok dilarang.

Kenapa ahok gak biasa2 aja menyikapi ibadah muslim? Kenapa harus melarang2? jd muslim bertanya2, apa misi ahok?

Apa rekan2 non muslim disini setuju kebijakan ahok yg provokatif thdp muslim?

Selama gub DKI muslim, yg non muslim bebas2 aja ibadah. Knp ketika non muslim memimpin, yg muslim jd sulit ibadah?

Ahok bilang gak usah bawa2 agama, yg korup itu yg beragama | ini kan provokatif , seolah2 agama penyebab korupsi.

Padahal justru meninggalkan agama yg melarang korupsi lah yg menjadi penyebab korupsi.

Knp program kerja ahok fokus melarang2 ibadah dan provokasi muslim? Gak ada kerjaan lain kah?

Qurban mengganggu fasilitas sekolah? Emangnya sekolah dipake qurban baru sekarang? Selama ini baik2 aja.

SD sampe SMA sy sekolah di jakarta, tiap tahun ada acara qurban. Sampe skrg gak ada sekolah yg tutup krn kelasnya rusak gara2 qurban

Mengada2 alasan melarang qurban, satu per satu ibadah muslim diganggu. Dimulai dr yg mudah bikin alasannya.

Alasan kbersihan, kesehatan, menjaga fasilitas sekolah adalah alasan mengada2 krn selama ini baik2 aja.

Alasan ketertiban ketika melarang takbir keliling juga mengada2, acara konser2 musik, arak2 an lain toh diizinkan.

Kenapa ahok harus benci thdp ibadah2 umat Islam?

Ahok: "Bakar demonstran", apa pantas kata2 provokatif sperti ini keluar dr pemimpin?

Ahok: "bakar demonstran" | Padahal muslim aja gak ngomong "bakar ahok"

Ahok provokasi muslim, FPI demo sbg ekspresi ketidaksetujuannya... Trus salah FPI?

Saran saya buat ahok, lupakan itu misi menghambat muslim. Fokus pada kerjaan2 yg produktif.

Jika ahok terus2an provokatif dan diskriminatif thdp muslim baik kebijakan dan kata2nya, ya sudah seharusnya dilengserkan.
*piyunganonline

Setelah Ibukota, KMP Akan Deklarasi di Daerah

Koalisi Merah Putih (KMP) DKI Jakarta 2014-2019 dideklarasikan dan dikukuahkan di Hotel Gran Melia Jakarta Selatan, kemarin sore (Selasa, 11/11).

Deklarasi ini dihadiri oleh tokoh KMP Pusat. Seperti Amien Rais, Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Djan Faridz, Idrus Marham dan Aboe Bakar Al Habsy.

Aburizal selaku Ketua Presidium KMP dalam sambutannya mengatakan, setelah deklarasi KMP DKI, akan menyusul deklarasikan dan pengukuahan KMP di daerah lain.

Tepatnya pada 20 November, diantaranya Jogjakarta, Jawa Tengah, Gorontalo, Sumatera Barat dan Jawa Barat.

Sebelumnya, Wakil Ketua KMP DKI Selamat Nurdin mengatakan, deklrasi KMP DKI Jakarta akan memberikan warna baru dalam menyerderhanakan polarisasi kemajemukan partai politik nasional khususnya di Jakarta.

*sumber: RMOL/piyunganonline

Kontroversi Kartu Sakti Jokowi, DPR Panggil Puan Maharani cs


Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) perlu memanggil menteri-menteri yang terkait dengan program kartu sakti yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. Perlu dicari tahu kejelasan terkait program tersebut, baik soal sumber dana maupun penetapan program itu dalam produk Undang Undang.

"Kami perlu tanya ini sebetulnya uangnya dari mana. Karena info yang kita dapat dari media, itu setiap menteri jawabnya beda-beda," tegas Wasekjen DPP Partai Gerindra Aryo Djojohadikusumo saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 11/11), dilansir RMOL.

Seperti diketahui, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyajikan penjelasan yang tidak seragam mengenai sumber pembiayaan KIP, KIS dan KKS. Pratikno mengatakan bahwa pencetakan tiga kartu itu dibiaya dengan dana CSR BUMN. Sementara Mensos Khofifah menuturkan, sumber pendanaan ketiga kartu itu adalah dana bantuan sosial yang masuk dalam APBN.

Padahal, Presiden Jokowi dan Wapres Kalla menegaskan, sumber pendanaan KIS, KIP dan KKS berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014. Partai pendukung pemerintah, PDI-P, pun coba memberi kepastian bahwa anggaran itu dari APBN 2014. Bukan APBN-P 2014.

Lain lagi dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Puan megaskan tidak benar jika dikatakan kebijakan tiga kartu sakti Jokowi tidak berdasar hukum. Dia mengatakan kebijakan tiga kartu sakti Jokowi akan dibuatkan payung hukumnya dalam bentuk instruksi presiden (Inpres) atau keputusan presiden (Keppres) yang akan diteken Presiden Jokowi.

Tapi masalahnya, Inpres dan Keppres bukanlah instrumen hukum dalam hirarki peraturan perundang-undangan RI. Inpres dan Keppres pernah digunakan di zaman Soekarno dan Soehartoo sebagai instrumen hukum, tetapi setelah reformasi tidak digunakan lagi. Inpres hanyalah perintah biasa dari Presiden, dan Keppres hanya untuk penetapan seperti mengangkat dan memberhentikan pejabat

Karena itulah, menurut Aryo, publik harus tahu mengenai singkronisasi menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi dalam menyikapi tiga kartu sakti.

"Nah ini perlu kita tanya lagi, apakah kabinet kerja ini singkron atau tidak? karena kok tiap menteri jawabannya beda-beda. Bahkan dalam sehari kadang menteri yang sama jawabannya beda juga," tambah Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) itu.[dem/RMOL/piyunganonline]

Ahok, Belajarlah dari Rudolf Pardede... Damai itu Indah


Di tahun 2005 yang lalu, Provinsi Sumatera Utara kehilangan Gubernurnya kala itu Bpk Alm. Rizal Nurdin yang meninggal dalam kecelakaan Pesawat di Polonia yang akan membawanya dari Medan menuju Jakarta.

Setelah itu posisi gubernur Sumatera Utara digantikan oleh wakil beliau Bpk Rudolf Matzuoka Pardede yang beragama Nasrani.

Meski populasi penduduk Sumatera Utara 85%-90% adalah Muslim akan tetapi hingga berakhirnya masa jabatan Rudolf M. Pardede sebagai Gubernur Sumatera Utara di tahun 2008, tidak sekalipun ada gelombang penolakan dari Umat Islam kepada beliau.

Hal ini dikarenakan selama menjabat sebagai wagub & kemudian menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara tidak sekalipun beliau melakukan perbuatan/perkataan ataupun kebijakan-kebijakan yang menimbulkan kontroversi di antara sesama umat beragama di Sumatera Utara baik kepada Muslim atau umat lainnya. Beliau tetap fokus terhadap tugas-tugasnya membenahi Sumatera Utara. Saat itu kondisi Sumatera Utara sangat stabil & damai (hingga kini).

Untuk itu saya ingin berpesan kepada seorang pemimpin daerah yang kini didemo rakyatnya atas tindakan-tindakannya yang kontroversi.

Belajarlah dari dari Rudolf M. Pardede, belajarlah dari Sumatera Utara!

DAMAI ITU INDAH...
HORAS BAH!!!

(Abi Muflih Ritonga)
*piyunganonline

Tuesday, 11 November 2014

Menteri Agama : UU Memungkinkan Pengosongan Kolom Agama

Menteri Agama (Menag)  Lukman Hakim Saifuddin mengemukakan, dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk) eksplisit dinyatakan, dimungkinkan untuk mengosongkan kolom agama dalam KTP elektronik (e-KTP) bagi penduduk yang agamanya belum diakui berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, terkait wacana yang dilontarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyangkut pengosongan kolom agama dalam e-KTP, menurut Menag, Mendagri hanya menyampaikan Undang-Undang (UU) saja.

“Jadi sebenarnya Mendagri sedang menyampaikan UU,” kata Lukman kepada wartawan seusai bertemu Setara Institute, Jakarta, Senin, 10 November 2014

Bunyi Pasal 64 ayat (5) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 adalah: “Elemen data penduduk tentang agama bagi Penduduk yang agamanya belum diakui sebagai agama berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang- undangan atau bagi penghayat kepercayaan tidak diisi, tetapi tetap dilayani dalam database kependudukan”.

Menag Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, bahwa mengosongkan kolom agama bukan berarti menghapus kolom agama. Ia menyebutkan, penghapusan kolom agama merupakan sesuatu yang tidak dimungkinkan di Negara Indonesia yang berasaskan Pancasila. Karena itu, kolom agama harus tetap ada sebagai identitas warga negara.

“Saya pikir tidak dimungkinkan (penghapusan kolom agama). Bagaimanapun agama itu sesuatu yang niscaya harus ada sebagai identitas semua warga negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” tegas Menag.

Menurut Menag, bagaimanapun juga agama merupakan identitas dari setiap warga negara yang tidak bisa dihilangkan. Karena agama adalah bagian yang tidak bisa dihilangkan dari kehidupan keseharian kehidupan kemasyarakatan, termasuk kehidupan kemasyarakatan dalam kita berpemerintahan.

Karena itu, lanjut Menag, agama menjadi bagian dari identitas yang harus diketahui yang harus dicatat oleh negara karena itu memang tidak bisa dipisahkan.

Persoalanya, diluar enam agama (Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu) yang diakui resmi oleh peraturan perundang-undangan, juga ada penduduk yang menganut kepercayaan yang lain, yang selama ini merasa “dipaksa” untuk seolah-olah ‘mengaku’ sebagai pemeluk keenam agama itu.

Bagi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,  mengosongkan kolom agama merupakan jalan keluar sementara. Oleh karenanya, Pemerintah sedang menyiapkan  RUU tentang Perlindungan Umat Beragama dalam rangka menyempurnakan undang-undang yang sudah ada.

Menurut Menag, inti RUU itu adalah memberikan perlindungan kepada setiap warga negara dalam dua hal sebagaimana yang diamanahkan konstitusi. Pertama dalam hal kemerdekaan dan kebebasan memeluk agama. Kedua dalam hal kebebasan menjalankan ajaran agama yang dipeluknya.

“Inilah dua hal yang oleh konstitusi merupakan amanah yang harus dijabarkan oleh Pemerintah bersama DPR,” pungkas Menag . (fs)
*piyunganonline

Ini Pengakuan Kapolda Bali Setalah Masuk Islam


"Saya masuk kedalam Islam tanpa ada paksaan, semuanya atas kesadaran diri sendiri setelah melalui proses panjang belajar akan Islam," demikian beberapa patah kata yang diucapkan oleh Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu ketika ditanya mengapa dirinya memeluk Islam.

Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu telah resmi menyatakan diri memeluk agama Islam. Benny telah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Pengumuman ini disebarkan melalui jejaring sosial Facebook. Dalam pengumuman tersebut juga nampak foto saat Benny mengucapkan syahadat untuk memeluk agama Islam.

Benny yang lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 22 Juli 1959, adalah seorang perwira Polri yang menonjol dengan berbagai prestasi serta penugasan yang pernah dilaksanakannya. Terakhir ini sejak 16 September 2013 mengemban amanat sebagai Kapolda Bali menggantikan Irjen Arif Wachyunadi.

Benny Mokalu adalah putra Kawanua lulusan Akpol 1985 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kapolda Bengkulu.

Karier Benny mulai dikenal saat dirinya menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mabes Polri dengan pangkat komisaris besar pada tahun 2009. (sumber: inilah.com)

Kesepakatan KMP dan KIH Tentang Penambahan AKD, Ketua DPR: Tidak Perlu Revisi UU MD3


Ketua DPR RI, Setya Novanto.  (skalanews.com)
                    Ketua DPR RI, Setya Novanto. (skalanews.com)
 Jakarta. Ketua DPR RI, Setya Novanto mengatakan Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akan menandatangani kesepakatan dalam penambahan alat kelengkapan dewan (akd). Hal ini diungkapkannya di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (11/11).
“Semua dasarnya kesepakatan bersama antara Pramono (Anung) di KIH dan KMP Idrus (Marham) dan Hatta (Rajasa),” katanya.
Dia juga menambahkan, tentang penambahan jumlah pimpinan alat kelengkapan dewan (akd) tidak perlu merevisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3).
“Tidak pasal yang diubah,” ujarnya.
Terkait kapan penandatanganan tersebut, Novanto tidak mendetailkan kapan waktunya. “Secepatnya,” ujar Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini.

Meski Belum Baca Surat Ahok, Tjahyo Kumolo Siap Pasang Badan Untuk Bubarkan FPI

Tjahjo Kumolo-Foto: Pwarta
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan siap memproses surat rekomendasi dari Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dengan pembubaran Front Pembela Islam yang tindakannya dinilai melawan konstitusi.

"Setiap usulan dari daerah tetap kami pelajari dan kami telaah," kata Tjahjo di Semarang, Selasa.

Demikian jawaban Tjahjo soal kemungkinan pembubaran FPI di seluruh Indonesia.

Kendati demikian, Tjahjo mengaku belum menerima dan membaca surat rekomendasi tersebut.

"(Saya) belum baca, dia (Ahok) mengajukan dulu ke Menteri Hukum dan HAM, ya sudah kita tunggu saja dulu. Katanya sudah masuk Kemendagri tapi sampai kemarin malam, saya cek belum ada," ujarnya.

Seperti diketahui, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Ahok, akan mengirimkan surat rekomendasi kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Kementerian Dalam Negeri agar membubarkan kelompok Front Pembela Islam.

Menurut Ahok, sikap FPI yang menolak pengangkatan dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta sama dengan melawan konstitusi.

"Bukan hanya itu, tindakan FPI yang anarkis juga berarti melawan konstitusi. Jadi, FPI itu tidak layak berada di Indonesia kalau melawan konstitusi, lebih baik dibubarkan saja," kata Ahok. (fs)
*piyunganonline

Indonesia For Sale! [Beijing 2014]




(-) Kang, hebat ya, pidato Presiden Jokowi di KTT APEC disambut hangat paran pengusaha China!

(+) He he he .. miris saya mah mas.

(-) Lho kok miris. Jangan-jangan sampeyan belum move on ini, karena jagoannya habis kalah di Pilpres.

(+) Ha ha ha ... saya mah gak urus Prabowo mas. Ngapain, Prabowo mah dah sugih makmur sejahtera. Apapu kebeli. Cuman Prabowo kemarin gak mampu beli suara hakim dan suara rakyat. Tapi saya benar-benar miris mas!

(-) Miris nya opo kang!

(+) Gini lho. Belum sebulan berkuasa. Jokowi dan kabinetnya benar-benar mengobral Indonesia. Apa yang sekarang dilakukan, Jokowi menjalankan perintah dari para taipan!

(-) Hush jangan suuzhon. Dosa lho. Kan sampeyan ngerti agama!

(+) Justru saya ngerti agama, saya terpanggil mempertanyakan sepak terjang Jokowi. Ingat mas, laut sudah diserahkan ke AS. Dalam rancangan AS, justru yang diperkut kepolisian laut. Aneh kan? Terus saya semakin yakin, kaum diaspora China di ASEAN yang 70 juta orang itu, benar-benar akan menjadikan Indonesia sebagai sapi perah!

(-) Sapi perah gimana?

(+) Lihat saja! Visa digratiskan bukan? Daftar kependudukan untuk non pribumi dipermudah dengan uang bukan? Tanah-tanah produktif dan strategis, bahkan pulau sudah dimiliki China bukan?

(-) Ah yang bener kang! Jangan suka nyebar gosip!

(+) He he ...sampeyan yang bener mas jadi warga negara! Serius dikit, buka wawasan, perluas pergaulan! Sampeyan iki aneh .. fakta tentang Jokowi, pasti fitnah-hoax-gosip! Ini masalah Indonesia dilelang....for sale!

(-) Haaaaah! Mumet saya! Tadinya saya pikir itu urusan orang-orang di atas! Saya kemarin gak milih kang!

(+) Nah iki lho. Yang bikin Jokowi dan Mak Tua jumawa! Orang-orang baik kayak sampeyan gak ikut milih! Sedangkan orang-orang jahatnya aktif bergerilya! Anehnya, kok ada aktivis gerakan Islam yang masih bela-belain kebijakan Jokowi!

(-) Astaghfirullah ..tobat saya! tobaaaat! Semoga Jokowi gak lama berkuasa!

(+) Gak bisa juga mas. Apapun yang sudah dibuatkan MoU, tidak serta merta bisa dibatalkan sepihak! Apalagi dengan AS dan China!

(-) Terus gimana?

(+) Ya, terus aja gigit jari!

-Nandang Burhanudin-

Sesudah Dapat Jatah, KIH Puas


Juru Bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Zulfan Lindan menyambut baik adanya islah antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP).

Walaupun islah tersebut hanya karena jabatan, namun NasDem sendiri memberi apresiasi, karena anggota DPR dalam waktu dekat akan melakukan kerja sebagaimana mestinya peran legislatif ini sendiri.

"Pendapat saya islah tersebut sangat positif, walaupun tidak sedap didengar karena konflik hanya sekadar masalah jabatan di AKD (alat kelengkapan dewan)," ujarnya di Jakarta, Selasa, 11 November 2014.

Zulfan juga mengapresiasi, KMP yang akhirnya memberikan jatah 16 jatah posisi wakil ketua, termasuk pada posisi pimpinan komisi di DPR.

"Karena KIH merasakan adanya pelecehan yang dilakukan KMP dengan menyapu bersih seluruh posisi AKD," tegasnya.

Terakhir, Zulfan mengaku tidak sepakat dengan keinginan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang berencana akan melakukan pemekaran komisi. Dengan 11 komisi yang ada saat ini, banyak anggota yang menganggur, apalagi jika komisi tersebut ditambah.

“Secara praktis mitra kerja komisi makin terbatas. Jangan kita merusak sesuatu yang selama ini sudah berjalan dengan baik dengan alasan bagi-bagi jabatan," tuturnya.

Sebelumnya, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Pramono Anung mengatakan, sesuai kesepakatan bersama pimpinan DPR bersama Koordinator KMP Idrus Marham, KIH akan mendapatkan jatah di semua 16 AKD sebagai wakil.

Posisi wakil ketua komisi akan ditambah, semula berjumlah 3 kini akan menjadi 4 karena untuk mengakomodir keinginan KIH yang ingin mendapat jatah AKD.

Pramono juga mengatakan, DPR sendiri tidak akan melakukan pemekaran komisi di DPR, seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, akan menambah satu komisi, yakni komisi kemaritiman. (fs)

*piyunganonline

Monday, 10 November 2014

Pidato Bung Tomo 10 Nopember 1945



Bismillahirrohmanirrohim..
MERDEKA!!!

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia
terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya
kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini
tentara inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet
yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua
kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan
menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara jepang
mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan
mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan membawa bendera puitih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka
Saudara-saudara
di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan
bahwa rakyat Indonesia di Surabaya
pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku
pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi
pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali
pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan
pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera
pemuda Aceh, pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di surabaya ini
di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing
dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung
telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol
telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana
hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara
dengan mendatangkan presiden dan pemimpin2 lainnya ke Surabaya ini
maka kita ini tunduk utuk memberhentikan pentempuran
tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri
dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya
Saudara-saudara kita semuanya
kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini
akan menerima tantangan tentara inggris itu
dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya
ingin mendengarkan jawaban rakyat Indoneisa
ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indoneisa yang ada di Surabaya ini
dengarkanlah ini tentara inggris
ini jawaban kita
ini jawaban rakyat Surabaya
ini jawaban pemuda Indoneisa kepada kau sekalian
hai tentara inggris
kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu
kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu
kau menyuruh kita membawa senjata2 yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu
tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita
untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada
tetapi inilah jawaban kita:
selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah
yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih
maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga

Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah! keadaan genting!
tetapi saya peringatkan sekali lagi
jangan mulai menembak
baru kalau kita ditembak
maka kita akan ganti menyerang mereka itukita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka
Dan untuk kita saudara-saudara
lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka
semboyan kita tetap: merdeka atau mati!
Dan kita yakin saudara-saudara
pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita
sebab Allah selalu berada di pihak yang benar
percayalah saudara-saudara
Tuhan akan melindungi kita sekalian
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
MERDEKA!!!


Selamat mendengarkan !
Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=aEvPBfM7OSQ

Yang Belum Kamu Ketahui tentang Bung Tomo


Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November identik dengan sosok Bung Tomo. Mungkin diantara kita belum begitu mengenal sosok Bung Tomo selain kepalan tangan dan pekikan takbir saat peristiwa 10 November 1945 di Surabaya yang akhirnya dijadikan sebagai Hari Pahlawan.

Berikut sosok Bung Tomo yang disampaikan Zainudin Paru via akun twiternya @ZParu pagi ini (10/11/2014):

Selamat pagi Indonesia. Gelorakan semangat pahlawan. Mengenang Jasa para Pahlawan hari ini, Senin, 10 Nop.2014. #BekerjaTuntas!

Hari ini, 10 Nop.'45 di Surabya Bung Tomo mengobarkan semangat perjuangan bangsa utk merdeka dgn Pekik Takbir ALLAHU AKBAR!

Tergambar kpd kita, Bung Tomo bukan sekedar pejuang tapi juga orator/tabligher yg mampu mengajak semua org berjuang.

Bung Tomo adalah pejuang religius & seorg muslim yg taat, dekat dgn kiai, & meniatkan perjuangan lillahi ta'ala.

Bung Tomo, berhasil meniti karir yg cemerlang. Sukses di Militer dgn pangkat Mayor Jenderal, politisi, menteri, juga penulis.

Bung Tomo, sosok pejuang yg tegas, lugas, berwibawa & kritis thdp pemerintah. Ia kritik Soekarno & Soeharto hingga ia dipenjara.

Bung Tomo, pejuang yg disegani semua kalangan, berjuang tulus membela bangsa, tanpa tendensi, tanpa edit & tanpa edisi.

Bung Tomo, lahir dr keluarga berada dgn ayah sbg ambtenar, wirausaha, juga bekerja pd perusahaan ekspor import Belanda.

Bung Tomo, lahir dr seorg ayah politisi yg juga anggota Sarekat Islam, organisasi yg berpengaruh pd masanya.

Bung Tomo, ayahnya distributor mesin jahit Singer. Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda & Madura.

Bung Tomo, lahir ditengah masyarakat yg tertindas. Ekonomi susah, tdk terdidik, penjajah yg kejam & norma2 masyarakat yg diinjak2.

Bung Tomo, tumbuh dgn kepribadian istimewa. Diusia kanak2 ia kerap protes & mengungkapkn ketidakpuasan atas prilaku penjajah.

Bung Tomo, menganggap khutbah2 tokoh/Ulama Islam tdk berani menyampaikn persoalan kebangsaan & penjajahn yg dialami rakyat Indonesia.

Bung Tomo, lahir dilingkungan & keluarga santri sbg muslim yg taat. Orang tua & keluarga besarnya adalah sosok yg rajin beribadah.

Bung Tomo, ketaatan kpd Allah SWT tercermin dlm gaya khasnya selalu memulai tiap pidatonya dgn kalimat takbir "Allahu Akbar"!

Bung Tomo, kedekatan dgn kiai jadikn pertempuran 10 Nop tdk hanya dilandasi semangat juang tp juga jihad membela bangsa & negara.
Bung Tomo, 10 Nop itu juga dikenal dgn julukan "jihad fii sabilillah" (berita Aula:Majalah NU Vol.29/2007).
 *piyunganonline

Saturday, 8 November 2014

Ini Negara Pertama Yang Dikunjungi Presiden Jokowi

JAKARTA - Setelah kurang lebih dua minggu resmi dilantik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memulai perjalanan kenegaraan pertamanya ke beberapa forum internasional.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Sindonews, presiden ketujuh Republik Indonesia ini akan mengawali‎ perjalanannya ke negeri tirai bambu, Republik Rakyat Tiongkok (dulu namanya RRC), Sabtu (8/11/2014).


Jokowi akan berangkat ke Tiongkok untuk menghadiri KTT APEC. Rombongan yang ikut serta akan berjumlah 46 orang termasuk menteri dan wartawan. Mereka diantaranya Ibu Negara Iriana Widodo, Menteri Luar Negeri, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan, serta Menteri Koordinator Perekonomian‎.

Dalam KTT APEC yang pertama kali diikutinya ini, Jokowi bakal menyampaikan gagasan soal maritim yang menjadi visi pembangunan Indonesia lima tahun ke depan. Dalam forum ini pula, mantan Wali Kota Solo itu bakal bertemu Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Usai menghadiri KTT APEC, Jokowi akan melanjutkan perjalanannya menuju negara di kawasan yaitu Myanmar untuk menghadiri KTT ASEAN+1‎, ASEAN plus India, ASEAN plus PBB dan EAS.

Tujuan akhir lawatannya ke luar negeri, Jokowi akan menuju negeri Kanguru. Orang nomor satu di Indonesia itu akan menghadiri forum G-20 di Brisbane, Australia.‎

Di Australia, Jokowi dijadwalkan akam bertemu dengan PM Australia Tony Abbott dan PM Spanyol Mariano Rajoy. Di tempat itu pula, Jokowi berencana menjelaskan harapan Indonesia bagi negara-negara yang tergabung dalam G-20.

*sumber: Sindonews/piyunganonline

PKS: Pengosongan Kolom Agama Bagian dari PKI


Jakarta - Pengosongan kolom agama dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) dinilai bagian dari PKI alias komunis. Maka, Indonesia sedang menuju negara komunis.

Penilaian itu disampaikan anggota DPR dari Fraksi PKS, Anshori Siregar, kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Menurutnya, Indonesia sedang menuju negara komunis terkait rencana pemerintahan Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menghapus kolom agama di KTP.

"Itu adalah bagian-bagian dari PKI, ini mau dijadikan komunis. Jadi yang tidak mau ada aturan dalam diri kita," kata Anshori.

Anshori mengatakan, Indonesia sebagai negara yang berazaskan Pancasila, maka keberagaman agama sebagai landasan kerukunan antar bangsa. Untuk itu, harus mengantisipasi terkait pengosongan kolom agama tersebut.

"Kita harus antisipasi ini, karena memang kita itu perlu agama. Misalnya, ketika ada yang meninggal dunia, ini pemakamannya apakah secara Islam, Kristiani, Hindu, Budha," tandas Anshori.

Sebagaimana diberitakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, setiap WNI yang memiliki kepercayaan di luar agama yang diakui pemerintah, boleh mengosongkan kolom agama di KTP. [rok]

*sumber: inilah.com/piyunganonline

PBNU Tolak Pengosongan Kolom Agama di KTP


JAKARTA – Keputusan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait pengosongan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditentang keras Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Meski bersifat hanya sementara, itu tidak boleh dilakukan," kata Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Andi Najmi Fuaidi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/11/2014), dilansir Tribunnews.

Menurutnya, Indonesia adalah negara berketuhanan sebagaimana tertuang dalam sila pertama Pancasila. Jika benar ada pengosongan kolom agama di KTP, kebijakan itu bertentangan dengan Pancasila.

"Yang harus diperhatikan oleh Pemerintah, semua undang-undang pastinya merujuk ke Pancasila. Oleh karena itu tidak boleh ada kebijakan yang bertentangan dengan Pancasila,” jelas Andi.

Pemerintah sama saja mentolerir adanya kelompok masyarakat yang tidak mengenal Tuhan jika kebijakan pengosongan kolom agama di KTP disahkan. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan gejolak sosial.

Andi memahami alasan Tjahjo terkait pengosongan kolom agama tak lain untuk menghormati hak masyarakat yang tidak menganut enam agama sah di Indonesia, tapi jangan mengorbankan Pancasila.

PBNU, masih kata Andi, sedang mempelajari kemungkinan melayangkan protes resmi ke Pemerintah mengenai kebijakan Kementerian Dalam Negeri yang bermaksud mengosongkan kolom agama di KTP.

Sementara Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, menilai kebijakan pengosongan kolom agama di KTP telah mencederai perasaan umat beragama di Indonesia.

"Terus terang saya kecewa dengan pernyataan (Mendagri Tjahjo Kumolo, red) tersebut, karena ini mencederai perasaan umat beragama, tidak hanya Islam, tapi tentunya juga agama lain," ungkap Kiai Said.

Penulisan agama di KTP adalah identitas warga negara yang harus dihormati. "Jadi, bukan untuk sombong-sombongan. Penulisan agama di KTP itu identitas yang menurut saya sangat penting," tegasnya.

*sumber: Tribunnews/piyunganonline