SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Showing posts with label NAIK. Show all posts
Showing posts with label NAIK. Show all posts

Wednesday, 19 November 2014

TERNYATA! Bank Dunia: Presiden Baru Harus Naikkan Harga BBM Jadi Rp 8.500


Presiden Jokowi secara resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar mulai Selasa (18/11/2014) pukul 00.00 WIB. Harga premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.500 per liter.

Ternyata harga Rp 8.500 adalah persis dengan usulan dari Asing!

Berikut berita dari detikcom yang dipublis pada Maret 2014:

Bank Dunia: Presiden Baru Harus Naikkan Harga BBM Subsidi Jadi Rp 8.500

Jakarta -Terus menerus, Bank Dunia menekan pemerintah Indonesia agar bisa mengurangi subsidi energi, khususnya subsidi BBM. Bank Dunia meminta presiden baru nanti bisa menaikkan harga BBM subsidi menjadi Rp 8.500/liter.

Ekonom Utama Perwakilan Bank Dunia di Jakarta yaitu Jim Brumby mengatakan, presiden baru Indonesia nanti akan menghadapi masalah tingginya subsidi BBM dan listrik, yang menekan keuangan negara.

Jim memberikan saran, agar pemerintahan selanjutnya untuk mengeluarkan kebijakan mengurangi subsidi dengan menaikkan harga BBM. "Menaikkan ada dua, bisa Rp 8.500 per liter, atau menaikkan harga sebesar 50%," katanya di Hotel Intercontinental, Midplaza, Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Di tempat yang sama, Kepala Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan menambahkan, pelaku pasar memang bereaksi positif dengan pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) oleh PDIP akhir pekan lalu. Ini terlihat dari penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Namun, sebelum menyimpulkan penguatan rupiah karena euforia tersebut, dua bulan sebelumnya angka-angka ekonomi Indonesia sudah menunjukkan perbaikkan, mulai dari current account deficit yang membaik, inflasi tidak seperti yang dikhawatirkan, dan angka ekonomi lainnya, membuat rupiah terus menguat," kata Anton.

Anton mengatakan, bahkan penguatan rupiah akan terus terjadi sepanjang tahun ini, dan indikator yang membalikkan rupiah ke angka Rp 12.000 per dolar AS masih belum terlalu kuat.

"Kami perkirakan hingga akhir tahun rupiah berada di angka Rp 11.060 per dolar," ucapnya.

"Namun siapapun presidennya nanti, akan menghadapi persoalan besarnya subsidi BBM, suka tidak suka tiap tahun akan dipusingkan sama BBM. Presiden yang baru harus mempunyai program berpindah dari BBM ke gas, dan mungkin harus menaikkan harga BBM subsidi," tutupnya.
(rrd/dnl)

sumber: http://finance.detik.com/read/2014/03/18/135842/2529155/1034/bank-dunia-presiden-baru-harus-naikkan-harga-bbm-subsidi-jadi-rp-8500

Kita tahu, Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM sehari setelah pulang dari lawatan ke Australia menghadiri pertemuan negara-negara maju G20.

Indonesia dibawah Presiden baru sekarang ini sepertinya sudah totalitas menganut ekonomi liberal dengan ciri khas pasar bebas.

Maka kita sebagai rakyat patut bertanya, KABINET KERJA yang sekarang ini KERJA UNTUK SIAPA? Kerja untuk kemakmuran rakyat? Atau kelompoknya sendiri? Atau untuk Asing?
*piyunganonline

Monday, 17 November 2014

Jokowi: Harga Premium Naik Jadi Rp8.500 per Liter

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam 17 November 2014.

Jokowi --sapaan Joko Widodo-- menjelaskan bahwa langkah menaikkan harga BBM ini merupakan pilihan sulit yang terpaksa ditempuh pemerintah.

"Dari waktu ke waktu, bangsa Indonesia kerap dihadapkan pada pilihan sulit. Kita harus tetap memilih dan ambil keputusan," ujar Jokowi.

Ia melanjutkan, setelah hari ini menggelar serangkaian rapat, pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengalihkan subsidi BBM dari sektor konsumtif kepada sektor produktif.

"Negara butuh anggaran membangun infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Namun, anggaran ini tak tersedia katena dihamburkan untuk subsidi BBM," kata Jokowi.

Sebagai konsekuensi pengalihan subsidi tersebut, pemerintah menetapkan kenaikan harga harga BBM ini akan mulai berlaku Selasa 18 November 2014 pukul 00.00 WIB.

Harga premium ditetapkan naik dari Rp6.500 per liter menjadi Rp8.500 per liter. Adapun, harga solar naik dari Rp5.500 per liter menjadi Rp7.500 per liter. (asp/vivanews)