SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Monday, 19 May 2014

Bagaimana Kriteria Pemimpin yang Baik dalam Islam?

pemimpin islam

Jawab:Bagaimana kriteria pemimpin yang baik menurut islam?. Sebentar lagi kan pemilu, biar kita gak salah pilih. Trim’s
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Terdapat keterangan yang bagus yang dijelaskan Syaikhul Islam dalam karyanya as-Siyasah as-Syar’iyah tentang kriteria pemimpin yang baik. Beliau menjelaskan,
وينبغي أن يعرف الأصلح في كل منصب فإن الولاية لها ركنان : القوة والأمانة
”Selayaknya untuk diketahui siapakah orang yang paling layak untuk posisi setiap jabatan. Karena kepemimpinan yang ideal, itu memilikidua sifat dasar: kuat (mampu) dan amanah.”
Kemudian beliau menyitir beberapa firman Allah,
إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ
“Sesungguhnya manusia terbaik yang anda tunjuk untuk bekerja adalah orang yang kuat dan amanah.” (QS. Al-Qashas: 26).
Dalil lainnya, pujian yang diberikan oleh penguasa Mesir kepada Nabi Yusuf,
إِنَّكَ الْيَوْمَ لَدَيْنَا مَكِينٌ أَمِينٌ
“Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi (kuat secara posisi) lagi dipercayai pada sisi kami”. (QS. Yusuf: 54).
Demikian pula karakter Jibril yang Allah amanahi menyampaikan wahyu kepada para rasul-Nya, karakter Jibril yang Allah puji dalam al-Quran,
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ( ) ذِي قُوَّةٍ عِنْدَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ ( ) مُطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ
Sesungguhnya Al Qur’aan itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), ( ) yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy, ( ) yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi amanah.(QS. At-Takwir: 19 – 21).
Demikianlah kriteria pemimpin ideal yang Allah sebutkan dalam al-Quran. Kuat dalam arti mampu secara profesional dan amanah.
Kemudian, Syaikhul Islam menjelaskan batasan kuat (mampu) dan batasan amanah,
والقوة في كل ولاية بحسبها فالقوة في إمارة الحرب ترجع إلى شجاعة القلب وإلى الخبرة بالحروب والمخادعة فيها فإن الحرب خدعة وإلى القدرة على أنواع القتال… والقوة في الحكم بين الناس ترجع إلى العلم بالعدل الذي دل عليه الكتاب والسنة وإلى القدرة على تنفيذ الأحكام
Sifat ‘kuat’ (profesional) untuk setiap pemimpin, tergantung dari medannya. Kuat dalam memimpin perang kembali kepada keberanian jiwa dan kelihaian dalam berperang dan mengatur strategi. Karena inti perang adalah strategi. Demikian pula kembali kepada kemampuan dalam menggunakan senjata perang…
Sementara kuat dalam menetapkan hukum di tengah masyarakat kembali kepada tingkat keilmuannya memahami keadaan yang diajarkan al-Quran dan sunah, sekaligus kemampuan untuk menerapkan hukum itu.
Selanjutnya, beliau menjelaskan kriteria amanah
والأمانة ترجع إلى خشية الله، وألا يشتري بآياته ثمنا قليلا، وترك خشية الناس؛ وهذه الخصال الثلاث التي أخذها الله على كل من حكم على الناس
Sifat amanah, itu kembali kepada kesungguhan orang untuk takut kepada Allah, tidak memperjual belikan ayat Allah untuk kepentingan dunia, dan tidak takut dengan ancaman manusia. Tiga kriteria inilah yang Allah jadikan standar bagi setiap orang yang menjadi penentu hukum bagi masyarakat.
Kemudian beliau mengutip firman Allah,
فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (QS. Al-Maidah: 44)
Mampu (Profesional) dan Amanah, Mana Prioritas?
Anda semua tentu menyadari, untuk mendapatkan pemimpin yang memiliki dua kriteria ini sekaligus, sangat sulit untuk ditemukan. Hingga Syaikhul Islam di halaman lain dalam buku itu menyatakan,
اجتماع القوة والأمانة في الناس قليل، ولهذا كان عمر بن الخطاب -رضي الله عنه- يقول: اللهم أشكو إليك جلد الفاجر، وعجز الثقة
Kemampuan dan amanah jarang bersatu pada diri seseorang. Karena itu, Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu pernah mengadu kepada Allah, ”Ya Allah, aku mengadu kepada-Mu: orang fasik yang kuat (mampu) dan orang amanah yang lemah.”
Di sinilah Syaikhul Islam menyarankan untuk menerapkan skala prioritas. Mana karakter yang lebih dibutuhkan masyarakat, itulah yang dikedepankan.
Dalam posisi tertentu, sifat amanah lebih dikedepankan. Namun di posisi lain, sifat mampu dan profesional lebih dikedepankan.
Syaikhul Islam membawakan riwayat dari Imam Ahmad, ketika beliau ditanya,
’Jika ada dua calon pemimpin untuk memimpin perang, yang satu profesional tapi fasik, dan yang satu soleh tapi lemah. Mana yang lebih layak dipilih?’
Jawab Imam Ahmad,
أما الفاجر القوي، فقوته للمسلمين، وفجوره على نفسه؛ وأما الصالح الضعيف فصلاحه لنفسه وضعفه على المسلمين. فيغزي مع القوي الفاجر
Orang fasik yang profesional, maka kemampuannya menguntungkan kaum muslimin. Sementara sifat fasiknya merugikan dirinya sendiri. Sedangkan orang soleh yang tidak profesional, maka kesolehannya hanya untuk dirinya, sementara ketidak mampuannya merugikan kaum muslimin. Dipilih perang bersama pemimpin yang profesional meskipun fasik.
Sebaliknya, jika dalam posisi jabatan itu lebih membutuhkan sifat amanah, maka didahulukan yang lebih amanah, sekalipun kurang profesional. Syaikhul Islam menyebutkan,
وإذا كانت الحاجة في الولاية إلى الأمانة أشد، قدم الأمين؛ مثل حفظ الأموال ونحوها
Jika dalam kepemimpinan itu lebih membutuhkan sifat amanah, maka didahulukan yang memiliki sifat amanah, seperti bendahara atau semacamnya.
Kemudian, beliau memberikan kesimpulan dalam menentukan pemimpin,
قدم أنفعهما لتلك الولاية وأقلهما ضررا فيها
Diutamakan yang lebih menguntungkan untuk jabatan itu, dan yang lebih sedikit dampak buruknya.
Demikian…
Disimpulkan dari as-Siyasah as-Syar’iyah, Syaikhul Islam, cet. Kementrian Agama Saudi, th. 1418 H. hlm. 13 – 17.

Nasehat Pemilu

Anda yang akan menyalurkan hak pilihnya, saat ini kita lebih membutuhkan amanah dan profesional. Ingatlah bahwa hak pilih kita termasuk amanah, dan persaksian di hadapan Allah. Yang semua itu nantinya akan kita pertanggung jawabkan di hadapan-Nya. Jangan digunakan sembarangan dan jangan mengedepankan hawa nafsu. Allah mengingatkan kita,
وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Takutlah kalian terhadap hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. kemudian masing-masing diri diberi Balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak didzalimi. (QS. Al-Baqarah: 281).
Allahu a’lam
(by /konsultasi syariah)

Tak bisa dibodohi, ratusan Guru Besar dukung Prabowo di 2014

Tak bisa dibodohi, ratusan Guru Besar dukung Prabowo di 2014
Ratusan guru besar deklarasikan dukungan untuk Prabowo. ©2014 Merdeka.com
Merdeka.com - Sebanyak 300 Guru Besar Emeritus/Non PNS dan para cendekiawan Indonesia mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI 2014-2019 mendatang. Rasa nasionalisme tinggi yang dimiliki Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut dinilai sebagai modal besar untuk memimpin bangsa ke depannya.

Guru Besar Emeritus Universitas Padjajaran Prof DR Yuyun Wirasasmita menuturkan dirinya tertarik dengan gagasan Prabowo dalam bidang akademis.

"Ada kontak dengan dunia akademis, jadi mengundang saya penasaran, suatu parpol yang ngontak dunia akademik," ucap Yuyun di sela-sela deklarasi dukungan untuk Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu (2/4).

Yuyun menegaskan dukungan dirinya dan rekan-rekannya terhadap Prabowo bukanlah rekayasa.

"Kami guru besar tidak bisa dibodohi, dan tidak berpura-pura. Sudah menemukan putra Indonesia yang bisa mencermati kondisi bangsa saat ini untuk mewujudkan Indonesia yang maju," tegasnya.

Berikut deklarasi yang disampaikan:

1. Melaksanakan Pancasila, UUD 1945 secara murni dan konsekuen, menjaga keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

2. Komitmen yang sungguh-sungguh untuk melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 tentang pengembangan ekonomi bangsa berbasis ekonomi kerakyatan

3. Komitmen yang kuat untuk pemberantasan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN)

4. Komitmen untuk membangun kemandirian bangsa dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya sehingga tidak terjadi imperialisme gaya baru.

Untuk melaksanakan hal di atas, kami memberi amanah kepada Bapak Letjen (Purn) Prabowo Subianto untuk memimpin Bangsa Indonesia periode 2014-2019.
(merdeka.com)

PKS: Peluru-Peluru Sudah Disiapkan Untuk Mendukung Prabowo




 Sebelumnya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto akan dideklarasikan pada hari ini, Senin (19/5). Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera pun menegaskan kesiapan PKS dan para kadernya untuk pertempuran pilpres nanti.  

"Peluru-peluru sudah siap untuk diluncurkan," ujar Mardani di hadapan para pengurus Prabowo, pengurus pusat Partai Gerindra maupun pengurus DPP PKS dan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. 
Anis Matta juga menyampaikan bahwa kesepakatan sudah tercapai di antara empat partai penyokong. 

"Semua ketua umum partai, kita berempat, ada Pak Hatta Rajasa, Suryadharma, dan Pak Prabowo langsung," kata Anis di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2014) seperti diberitakan metrotvnews.com. 

"Hari Selasa siang kita akan ke KPU," tambahnya. 

Anis mengatakan, koalisi pendukung Prabowo sangat menarik karena didasarkan pada semangat dan sikap yang demokratis. Kata Anis, Prabowo berbicara apa adanya di depan semua ketua umum yang hadir. Bahkan semua ketua umum partai pendukung ingin Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2014. "Semua yang hadir menyampaikan ide," imbuhnya.[hs/pksciktim.org]

Fahri Hamzah: Jokowi Bukan Lawan, Dia Kawan


Fahri Hamzah
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah kembali membuat cuitan tentang Jokowi. Kali ini, ia menilai Jokowi sebagai rival yang sedang berkompetisi untuk berlomba-lomba dalam membuat kebajikan. "Jokowi bukan lawan...dia kawan dalam perlombaan capai kebaikan...#fastabikhulkhairat," kata Fahri lewat akun Twitter, @Fahrihamzah.

Menurut dia, kritik yang sering dilakukannya kepada Jokowi memiliki artian positif. Pasalnya, kritik itu dilontarkan lantaran Jokowi bakal menentukan hidup masyarakat Indonesia. "Saya kritik walikota solo, gubernur jakarta dan calon Presiden RI. Saya takkan kritik pedagang lemari," katanya.

Karena sudah berani mengkritik capres lain, Fahri mempersilakan pihak lain untuk mengkritiknya. Pasalnya, ia sudah memutuskan untuk memilih Prabowo Subianto 08 dengan segala pertimbangan.

Fahri menyebut, siapapun yang akan berkompetisi untuk memperebutkan kekuasaan hingga menentukan keselamatan bangsa wajib dikoreksi secara terbuka. "Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Maka siapa yang berani memimpin harus berani ditelanjangi." (ROL)

Fahri Hamzah: Prabowo-Hatta vs Jokowi-JK vs ARB-Dahlan



Jakarta - Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, memastikan Hatta menjadi pendamping calon presiden Prabowo Subianto untuk berlaga dalam Pilpres 9 Juli mendatang.

"Memutuskan: Prabowo Subianto Djojohadikusumo-Hatta Rajasa Sebagai Capres/Cawapres 9 Juli 2014. (Gerindra, PAN, PKS, PPP)," kata Fahri dalam akun twitter pribadinya @Fahrihamzah, Senin (19/5/2014).

Kemarin, Minggu (18/5/2014), semua mitra koalisi melakukan pertemuan guna membahas siapa bakal cawapres yang akan mendampingi Prabowo. Mereka juga membentuk tim pemenangan nasional.

Sebelumnya, semua mitra koalisi mengajukan kader internal masing-masing. Hatta Rajasa (PAN), Anis Matta, Ahmad Heryawan, dan Hidayat Nur Wahid (PKS) dan Suryadharma Ali (PPP) menjadi kandidat-kandidatnya.

Fahri Hamzah juga menambahkan bahwa yang menjadi Cawapres Jokowi adalah Jusuf Kalla dan Abu Rizal Bakrie akan berpasangan dengan Dahlan Iskan.


"Memutuskan: Joko Widodo - Muhammad Jusuf Kalla Sebagai capres/cawapres 9 Juli 2014. (PDIP, PKB, NASDEM, HANURA)"

"Memutuskan: Abu Rizal Bakrie - Dahlan Iskan Sebagai capres/cawapres 9 Juli 2014. (Golkar, Demokrat) Note: belum confirmed"

(abuhuz/pksumut)

"PILIH MANA? PRABOWO - JOKOWI?" BIARKAN FAKTA BICARA Oleh @addeLeandro


Prabowo vs Jokowi keren mana? Jangan kebalik!!! prabowo yg sebelah kiri, Twips.#PilihMana? 

Prabowo top leader partai, jokowi petugas partai yg didoktrin untuk bisa dipengaruhi top leader dr partainya. #PilihMana?

Prabowo berasal dr partai yg relatif bersih, jokowi datang dr partai paling korup#PilihMana?

Intelektualitas Prabowo lbh bagus tercermin dr penjelasannya yg lugas & komprehensif. Jokowi jarang komprehensif. ramikir/rapopo #PilihMana?

Leadership Prabowo terbentuk melalui perjalanan waktu. Leadership Jokowi dikarbit secara instan oleh media #PilihMana?

Dlm membentuk koalisi Prabowo mengedepankan keterbukaan bersama anggota koalisi, Jokowi gimana Emak. #PilihMana?

Visi misi Prabowo telah dia rancang dan dipikirkan sejak lama, Jokowi mengemukakan saja belum. Kesiapannya terlihat dr sini. #PilihMana?

Media belum mencetak kebohongan Prabowo, Kebohongan jokowi telah banyak tercecer terlihat di banyak media. #PilihMana?

Prabowo berkarakter kuat dengan ketegasan yg dia miliki, Jokowi mencla mencle, di koran bnyk. #PilihMana?

Prabowo percaya diri, Jokowi terlalu percaya diri terlihat dr banyaknya omongan yg menganggap enteng sebuah masalah. #PilihMana?

Prabowo tersandera perkara HAM yg tak terbukti berdasar Mahmil (Mahkamah Militer), Jokowi tersandera bus karat yg pembuktiannya baru akan dimulai.#PilihMana?

Prabowo Fasih ngomong enggres, Jokowi broken enggres #PilihMana?

Prabowo gagah, tegap dan persis seorang leader. Jokowi mental mandor terbukti dia kerjanya blusukan kontrol ini itu. #PilihMana?

Prabowo memiliki family tree (silsilah keluarga) yang jelas, Jokowi silsilahnya belum terkonfirmasi secara resmi hayoooo #PilihMana?

Ya iyalah saya milih prabowo. Masa milih jokowi tukang bohong, ingkar janji, dibackup cukong dan boneka megawati? Hehehe

Harus dipahami bhw memilih prabowo bukan tanpa mudhorot dan resiko. Ukur aja resiko terkecil dlm memilih diliat dr berbagai aspek. jgn 1 aja.

Dalam fiqh dikenal kaidah “akhhaffu dhororoin” (lesser evil methode, memilih yg terkecil mudhorotnya). 

*sumber: https://twitter.com/addeLeandro

Ulama: Mau Dibawa Ke mana Negara Ini Jika Dipimpin Jokowi


KH Hasyim Muzadi
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mempertanyakan visi Jokowi jika akan memimpin Indonesia. Menurut Hasyim, sebagai capres, Jokowi harus menjelaskan visinya kepada masyarakat jika kelak memimpin bangsa.
"Sampean kalau mimpin Indonesia akan dibawa ke mana dan diapain negara ini," kata Hasyim dalam acara sarasehan nasional ulama pesantren dan cendekiawan di Pondok Pesantren Darul Ma'arif, Bandung, Sabtu (15/3).
Dikatakan Hasyim, masyarakat perlu tahu lebih jauh terkait visi kepemimpinannya. Namun, mantan cawapres yang bersanding dengan Megawati Soekarnoputri pada pilpres 2014 ini enggan mengomentari lebih jauh terkait pencapresan orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut.
"Belum bisa dibicarakan sekarang karena belum ada kontak. Kan baru dicapreskan. Kalau sudah dijelaskan (visinya) baru saya bisa kasih komentar," ujarnya.
Seperti diketahui, melalui suratnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati memberi mandat kepada Jokowi menjadi capres resmi dari partai berlambang banteng bermoncong putih. Jokowi pun menyatakan kesanggupannya atas mandat tersebut.
"Dengan mengucap bismillah, saya siap melaksanakan," kata Jokowi di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara, Jumat (14/3). (ROL)

Gabung ke Gerindra, Koalisi Parpol Islam tak Sepenuhnya Gagal


Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, koalisi partai politik (parpol) Islam tidak sepenuhnya gagal. Sebab, mayoritas parpol Islam telah bergabung dalam satu gerbong koalisi.

“Faktanya tiga partai Islam bergabung di Gerindra. Artinya ini membawa harapan kepada seluruh aktivis pejuang Islam,” katanya sesaat sebelum deklarasi dukungan PKS kepada calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (17/5).

Menurut Anis, bergabungnya parpol Islam dalam gerbong koalisi Partai Gerindra menunjukkan adanya kesamaan visi. Secara tidak langsung, berkoalisi dalam satu gerbong berarti juga telah satu visi dalam membangun Indonesia.

Anis juga menyebutkan partainya tidak mempermasalahkan kalau memang cawapres untuk Prabowo Subianto bukan dari PKS. Dia menegaskan tidak ada mahar politik terkait kesepakatan cawapres yang sudah ditentukan mitra koalisi.

"Enggak masalah, enggak masalah. Kagak ada itu (mahar politik), kita kan ngurus negara," ujar Anis.

Anis mengatakan kesepakatan nama cawapres untuk Prabowo berdasarkan sistem mekanisme terbuka dan dibicarakan transparan antar pimpinan parpol. Anis tidak sungkan memuji sosok Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto yang bisa menyatukan suara pimpinan empat partai demi pemenangan di Pilpres.

"Prabowo menunjukkan diri benar-benar sebagai seorang demokrat. Semua dibuka dan dibicarakan terbuka apa adanya. Jadi, peserta koalisi juga puas dengan mekanisme ini. Di sini beliau menunjukkan sebagai demokrat sejati karena akhirnya yang kita inginkan adalah menang," ujar mantan anggota Komisi I DPR itu. 

*berbagai sumber/pkspiyungan

Inilah Isi Piagam Kesepakatan Bersama PKS dan Gerindra


JAKARTA - Selain mengumumkan secara resmi koalisi antara Gerindra dengan PKS, dalam kesempatan yang sama juga ditandatangani sebuah “Piagam Kesepakatan Bersama” oleh kedua pimpinan partai, yaitu Ketua Umum Gerindra Suhardi dan Presiden PKS Anis Mata. Turut menandatangi juga Sekretaris Jenderal kedua partai yakni, Ahmad Muzani dari Gerindra dan Muhammad Taufik Ridho dari PKS. 

Dalam piagam tersebut dituliskan karakteristik koalisi yang terbentuk dari kedua partai seperti berikut:

1. Koalisi dibentuk atas dasar kesamaan spirit perjuangan, visi-misi, dan program, bukan atas dasar bagi-bagi kekuasaan, untuk membangun negara dan bangsa Indonesia yang berdaulat, maju, adil, sejahtera dan bermartabat dalam segala aspek kehidupan.

2. Koalisi dibentuk di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan (di Gedung Parlemen).

3. Pengelolaan koalisi dan jalannya pemerintahan dilaksanakan secara bijak dan profesional, termasuk dalam pembentukan kabinet.

4. Dalam pelaksanaan dan pengawalan pemerintahan semua mitra koalisi memiliki hak dan tanggungjawab yang sederajat dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semua mitra koalisi dilibatkan dalam pembahasan dan pembuatan kebijakan strategis.

Piagam ini ditandatangani kedua partai di Kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2014).

*pkspiyungan

Sunday, 18 May 2014

Nama Cawapres "Nyaman" di Kantong Prabowo, Besok Diumumkan

PKS Bangilan - Calon Presiden (Capres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui bahwa siapa nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping dirinya sudah "nyaman" dikantongnya. Rencananya, besok (Senin, 19/5) Prabowo akan mengumumkannya.

"Ada di kantong saya. Besok akan kita umumkan," ujar Prabowo seperti diberitakan bisnis.com, Ahad (18/5) malam.

Sejak Ahad (18/5) sore, Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh petinggi partai politik yang mendukung pencapresannya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Para petinggi partai koalisi yang turut hadir diantaranya Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali, Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy, serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Prabowo mengatakan pertemuan tersebut berjalan lancar dan telah mencapai kesepakatan terkait calon wakil presiden (cawapres) pendamping dirinya. Namun Prabowo enggan menyebutkan identitas cawapres tersebut.

Ketua Umum PAN Hatta Rajasa mengatakan penentuan posisi cawapres telah disepakati secara resmi oleh seluruh partai politik anggota koalisi. Namun, setali tiga uang dengan Prabowo, Hatta juga enggan menyebutkan nama figur yang disepakati tersebut.

"Pertemuan dari Gerindra, PKS dan PAN, semua solid dan sepakat. Calonnya sudah di kantong Prabowo," ujar Hatta.

Senada dengan Prabowo dan Hatta, Presiden PKS Anis Matta pun bungkam saat ditanya perihal cawapres Prabowo. Dia hanya mengatakan bahwa mekanisme yang digunakan Prabowo dalam menentukan cawapres sangat demokratis.

Anis menambahkan, pasangan capres-cawapres Partai Gerindra akan didaftarkan Selasa 20 Mei ke Komisi Pemilihan Umum RI.

"Besok Insya Allah akan dideklarasikan, kemudian Selasa kita daftar," terang Anis.
Bungkamnya Prabowo, Hatta Rajasa dan Anis Matta soal siapa nama cawapres yang telah "dikantongi" Prabowo tersebut ditegaskan oleh Sekjen PKS Taufik Ridho ketika dikonfirmasi oleh pksnongsa.org.

"Kita orang pegang prinsip kesepakatan tidak akan bicara kecuali setelah Prabowo sendiri menyatakan siapa calon wakilnya," ujar Taufik kepada pksnongsa.org melalui pesan Whatsapp Messenger, Ahad (18/5) malam.[dm/pksnongsa.org]

Ini Deal 4 Parpol Pendukung Prabowo di Hotel Dharmawangsa



JAKARTA - Empat parpol pengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2014 berkumpul di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Apa saja?

Pertemuan ini digelar pukul 13.30-16.00 WIB, Minggu (18/5/2014). Pertemuan tersebut dihadiri Prabowo dan tiga ketum koalisi yakni Presiden PKS Anis Matta, Ketum PAN Hatta Rajasa, dan Ketum PPP Suryadharma Ali.

Hatta Rajasa yang sudah disorongkan PAN jadi cawapres Prabowo mengutarakan dalam pertemuan itu disepakati soal siapa cawapres yang bakal mendampingi Prabowo. Kabarnya duet Prabowo-Hatta sudah direstui maju ke Pilpres 2014.

"Hari ini kita melakukan pertemuan. Kita membahas pesiapan ke depan, salah satunya ditanyakan selalu apakah cawapresnya sudah diputuskan? Saya jawab sudah. Itu semua partai pendukung terlibat dan sepakat menetapkan. Besok siang diumumkan," kata Hatta usai pertemuan.

Hatta mengatakan sejauh ini koalisi solid dan tidak ada masalah untuk pengusungan nama pendamping mantan Danjen Kopassus itu. "Tidak ada menarik dukungan, semua solid, sepakat dan namanya sekarang ada di kantong Pak Prabowo," ujar mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu.

Presiden PKS Anis Matta juga menyebutkan partainya tidak mempermasalahkan kalau memang cawapres untuk Prabowo Subianto bukan dari PKS. Dia menegaskan tidak ada mahar politik terkait kesepakatan cawapres yang sudah ditentukan mitra koalisi.

"Enggak masalah, enggak masalah. Kagak ada itu (mahar politik), kita kan ngurus negara," ujar Anis.

Anis mengatakan kesepakatan nama cawapres untuk Prabowo berdasarkan sistem mekanisme terbuka dan dibicarakan transparan antar pimpinan parpol. Anis tidak sungkan memuji sosok Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto yang bisa menyatukan suara pimpinan empat partai demi pemenangan di Pilpres.

"Prabowo menunjukkan diri benar-benar sebagai seorang demokrat. Semua dibuka dan dibicarakan terbuka apa adanya. Jadi, peserta koalisi juga puas dengan mekanisme ini. Di sini beliau menunjukkan sebagai demokrat sejati karena akhirnya yang kita inginkan adalah menang," ujar mantan anggota Komisi I DPR itu.

Pandangan senada disampaikan Ketum PPP Suryadharma Ali. Suryadharma menegaskan cawapres Prabowo sudah final dan tinggal dideklarasikan.

"Sebetulnya sih sudah final, tetapi masih perlu waktu untuk diumumkan," kata Suryadharma.

Deklarasi itu akan dilakukan di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cempedak I/29, Otista, Jakarta Timur, Senin besok.

Seperti diketahui, Hatta menjadi calon kuat pendamping Prabowo setelah dia mengundurkan diri sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, Rabu pekan lalu. (detik)

Sstt.., Jokowi Digugat Rp 104 Miliar

intriknews.com  Kuasa hukum Organisasi Sentral Pemberdayaan Masyarakat (SPM) memberi keterangan terkait gugatan sebesar Rp 104 miliar yang mereka layangkan kepada Gubernur DKI Joko Widodo di Jakarta (Jumat, 16/5). Jokowi digugat karena telah melanggar kontrak politik dengan SPM saat masa kampanye Pemilihan Gubernur DKI dua tahun lalu karena maju menjadi capres dari PDIP.

Gugatan telah didaftarkan ke Pengadilan Jakarta Pusat. Kuasa hukum yang memberi keterangan pers adalah Renol Sihombing, Kamto Hamdan, M Jetro, Nelly Rosa dan Hendri Sianturi. (rmol/hs)

@Fahrihamzah : Kalau tidak mau dikritik jangan jadi pejabat publik


Twit @Fahrihamzah
(18/5/2014)

Jokowi bukan lawan...dia kawan dalam perlombaan capai kebaikan...#fastabikhulkhairat

Kalau kita mengkritik ya karena dia akan menentukan hidup kita..

Kalau tidak mau dikritik jangan jadi pejabat publik apalagi selevel Presiden RI.

Saya kritik walikota solo, gubernur jakarta dan calon Presiden RI. Sy takkan kritik pedagang lemari.

Saya sudah memilih @Prabowo08 dengan segala pertimbangan. Silahkan kritik.

Karena kita harus memeriksa secara terbuka seseorang yang akan menentukan keselamatan bangsa.

Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Maka siapa yg berani memimpin harus berani ditelanjangi.

Jangan galau...karena percakapan kita ini adalah manfaat buat rakyat banyak.

Mari berlomba menuju kebaikan....#fastabikhulkhairat

Anis Matta: Prabowo Presiden yang Dibutuhkan Indonesia


Twit @anismatta
(Ahad, 18 Mei 2014)

Alhamdulillah PKS telah menetapkan pilihan mendukung @Prabowo08 dlm koalisi yg dipimpin Gerindra..

Saya secara pribadi mengenal Mas @Prabowo08 sejak sebelum Reformasi..

Saya ada di pertemuan2 dimana Mas @Prabowo08, melihat dr dekat, tapi waktu itu beliau tidak mengenal saya..

Setelah tahun2 Reformasi yang panjang itu, orang mengatakan Mas @Prabowo08 adlh pribadi yang menakutkan..

Tapi saya berdiskusi dgn Mas @Prabowo08 dlm banyak kesempatan.. Bbrp kali juga kampanye bareng..

Yg sy temukan, pd dasarnya adalah Mas @Prabowo08 adlh seorang demokrat sejati..

Walaupun background Mas @Prabowo08 adlh tentara, sepanjang karirnya adlh tentara tempur..

Tapi pendidikan, basis keluarga, pergaulan intelektual, memungkinkan beliau untuk menjadi seorang demokrat sejati..

Perjalanan Mas @Prabowo08 malah melahiran suatu kombinasi yg unik: seseorg dgn kepribadian yg kuat tetapi bisa menjd seorg demokrat sejati..

Bersikap demokratis bkn berarti kita ingin menyenangkan semua orang, berkepribadian kuat tdk berarti diktator..

Menggabungkan antara kepridbadian yang kuat dan sikap demokratis sejati, saya kira itulah yg diperlukan oleh indonesia saat ini..

Sikap kepemimpinan seperti ini penting & relevan utk menuntaskan transisi demokrasi kita yg sdh berjalan 16 thn sejak Reformasi..

Jika kita lihat hasil pemilu legislatif kemarin, kita semua merasakan denyut baru..

Secara tidak langsung bangsa Indonesia ingin mengatakan tidak terlalu puas dgn hasil Reformasi 16 tahun ini..

Walau Gerindra bukan pemenang nomor satu, tp meraih kursi baru terbanyak dibanding 2009..

Gerindra partai yg tumbuh paling pesat dalam meraih kepercayaan pemilih..

Presiden Indonesia hanya punya 5 thn utk merealisasikan agenda2 besar. Oleh krn itu, dia harus bisa take off sejak hari pertama memimpin..

Bukan orang yg baru belajar take off atau malah baru menyiapkan pesawatnya.. Dia harus efektif memimpin sejak Day 1..

Jadi, kombinasi antara visi yg jelas, sikap demokrat sejati, dan jg kepribadian yang kuat, adl kualitas kepemimpinan baru yg kita perlukan..

Indonesia bangsa yg besar.. Membutuhkan pemimpin dgn gagasan dan kemampuan memastikan eksekusi, bukan penghibur orang banyak..

Kita harus segera take off utk menuntaskan transisi ini dan membawa Indonesia menjadi salah satu negara kuat di dunia..

Kobarkan semangat Indonesia!!

*pkspiyungan

PKS-Gerindra Berkoalisi, Ini Poin Kesepakatannya


Jakarta - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera resmi berkoalisi setelah penandatanganan piagam kesepakatan bersama dengan tujuan "Mewujudkan Indonesia Raya yang Adil dan Sejahtera".

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan berkoalisi dengan PKS karena memiliki tujuan yang sama dalam mengelola pemerintahan.

"Pada siang hari ini saya bersama pimpinan Gerindra kami diundang di DPP PKS dan hari ini akan kita resmikan kesepakatan kerja sama politik untuk bersama-sama berjuang dengan tujuan yang sama dengan kehendak sama," kata Prabowo dalam sambutanya peresmian berkoalisi antara PKS dan Gerindra di DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2014).

Berikut beberapa isi piagam kesepakatan bersama Partai Gerindra dengan PKS tahun 2014-2019:

1. Koalisi dibentuk atas kesamaan spirit perjuangan, visi misi, dan program, bukan atas dasar bagi-bagi kekuasaan, untuk membangun negara dan bangsa Indonesia yang berdaulat, maju, adil, sejahtera, dan bermartabat dalam segala aspek kehidupan.

2. Koalisi dibentuk didalam pemerintahan dan diluar pemerintahan (didalam parlemen)

3. Pengelolaan koalisi dan jalannya pemerintahan dilaksanakan secara bijak dan professional, termasuk dalam pembentukan kabinet

4. Dalam pelaksanaan dan pengawalan pemerintahan semua mitra koalisi memiliki hak dan tanggungjawab yang sederajat dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semua mitra koalisi dilibatkan dalam pembahasan dan pembuatan kebijakan strategis. (detik.com)

JK Dipastikan Cawapres Jokowi

Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (kiri) berbincang bersama ketua PMI Jusuf Kalla di ruang tunggu VIP, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (3/5). SP/Joanito De Saojoao.

Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (kiri) berbincang bersama ketua PMI Jusuf Kalla di ruang tunggu VIP, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (3/5). SP/Joanito De Saojoao. (sumber: Suara Pembaruan)

Jakarta - Teka-teki siapa yang bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi calon presiden (capres) Joko Widodo akhirnya terkuak. Sumber SP di internal PDI Perjuangan menyebutkan Jusuf Kalla (JK) dipastikan menjadi cawapres mendampingi Jokowi.
"Sudah diputuskan bahwa JK yang akan mendampingi Jokowi," katanya singkat di Jakarta, Minggu (18/5).
Seperti diketahui, menjelang pendaftaran capres-cawapres untuk mengikuti Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, PDI Perjuangan telah bersepakat dengan Nasdem, PKB, dan Hanura mengusung Jokowi sebagai capres. Tetapi koalisi keempat parpol tersebut hingga kemarin belum memutuskan cawapres pendamping Jokowi.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, sebagai parpol yang pertama kali memutuskan untuk merapat ke PDIP, Nasdem menyodorkan nama JK untuk menjadi cawapres, meski keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan juga Jokowi. Selain Nasdem, PKB juga mengajukan nama JK untuk mendampingi Jokowi.
Selain nama JK, sempat muncul nama Ketua KPK Abraham Samad untuk mendampingi Jokowi. Bahkan, putri Megawati, Puan Maharani juga disebut-sebut bakal diajukan menjadi cawapres. Akhirnya, parpol-parpol pengusung Jokowi menjatuhkan pilihan pada JK untuk mendampingi Jokowi bertarung dalam Pilpres 2014 pada 9 Juli mendatang. (beritasatu)

Jika Ketua PBNU Dukung Prabowo, Suara NU Akan Ikut


Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, telah menyatakan dukungannya terhadap Calon Presiden (Capres) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto.

Pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Agung Suprio, menyatakan dukungan ini akan menggembosi suara pemilih terhadap capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi).

"Dukungan Kiai Said kepada Prabowo dapat menyebabkan gembosnya dukungan massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada Jokowi, terutama warga NU, basis massa PKB," tutur Agung, Jumat petang (16/5).

Ikatan patron - klien di lingkungan warga NU sangat kuat, ujar Agung, seperti pengaruh kiai yang sangat kuat atas santri-santrinya. Sementara sang kiai menjadi klien dari kiai-kiai di atasnya.

Apalagi, papar Agung, masing-masing kiai memiliki lebih dari seribu santri. Hitung saja perkalian pemilih NU dari pola  patron klien ini.

Kiai Said, jelas Agung, merupakan patron dari sejumlah kiai yang memiliki banyak santri, begitu pula kiai-kiai klien Kiai Said yang merupakan patron dari klien-klien kiai dibawahnya.

Jadi, ungkap Agung, Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), jelas dirugikan jika kiai said mendukung Prabowo.

Dukungan terhadap Jokowi akan semakin gembos jika kiai-kiai NU yang ada di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih Prabowo. Bahkan, pungkas Agung, jika Prabowo memilih calon wapres dari kalangan NU, kemungkinan Jokowi hanya membeli gerbong kosong bernama PKB. (ROL)

Prabowo Sebut Kader Akhwat PKS Militan

JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (17/5). Kedua belah pihak pun saling melontarkan kelebihan masing-masing.

Dalam orasi politiknya saat deklarasi, Prabowo tak henti-hentinya memuji para kader PKS. Putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo tersebut menyebut bahwa kader PKS dianggapnya cerdas dan punya kedisiplinan tinggi dalam berpolitik. Ditambah militansi yang luar biasa dalam memperjuangkan partainya.

"Kader PKS itu cerdas-cerdas, militan. Apalagi kader-kader perempuannya (akhwat), ibu-ibunya, sama sekali nggak bergeming," katanya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin yang datang.

Prabowo membandingkan dengan kader partainya. Dia mengatakan, Gerindra yang berhaluan nasionalis diakuinya tak semilitan kader PKS yang dikenal religius. Baginya, militansi kader PKS merupakan satu hal yang membanggakan dari partai berlambang bulan sabit kembar itu.

"Kader Gerindra dikenal kebangsaan tapi kalau capek sedikit langsung ke warung. Makanya saya selalu minta untuk pidato duluan kalau sama Pak Anis (Matta)," ujarnya disambut gelak tawa.

Sementara itu, Presiden PKS Anis Matta juga tak kalah dalam memuji ketua dewan pembina Gerindra itu. Dia mengatakan, Prabowo yang berlatar belakang tentara merupakan sosok demokrat sejati serta memiliki kepribadian yang kuat. "Ini kombinasi unik," katanya.

Anis menyatakan, Indonesia butuh sosok pemimpin kuat yang mampu membawa bangsa untuk segera melewati masa transisi setelah 16 tahun reformasi. "Sudah saatnya Indonesia take off dan harus dipimpin oleh orang yang kuat. "Itu ada di Pak Prabowo," ujarnya. (ROL)

Saturday, 17 May 2014

Besok, Gerindra kumpulkan mitra koalisi tentukan cawapres


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menjelaskan, soal penentuan cawapres bagi Prabowo Subianto akan dibahas bersama mitra koalisi. Hal tersebut rencananya akan digelar besok, bertepatan dengan pendaftaran capres dan cawapres dibuka oleh KPU.

"Pertemuan nanti dengan mitra koalisi besok untuk menentukan cawapres," kata Fadli saat menghadiri deklarasi PKS dan Gerindra di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (17/5).

Fadli mengatakan, soal deklarasi capres dan cawapres bisa dilakukan belakangan. Yang terpenting, kata dia, pendaftaran di KPU bisa dilakukan tepat waktu.

"Kita yang paling penting pendaftaran. Masalah deklarasi belakangan saja," tegas dia.

Fadli juga masih membuka peluang untuk Partai Demokrat dan Golkar yang belkum menentukan koalisi.

"Kita masih menunggu sikap Partai Golkar dan Partai Demokrat. Kalau bergabung maka kita akan berjuang bersama," pungkasnya. (merdeka)

Pidato Anis Matta Saat Deklarasi PKS Usung Prabowo (video)


Majlis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memutuskan untuk berkoalisi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden dalam Pilpres yang akan digelar pada 17 Juli besok.

Kesepakatan PKS dengan Gerindra ditandatangani secara resmi dalam pertemuan antara kedua partai yang digelar di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2014).

Sebelum penandatanganan Piagam Kontrak Koalisi, terlebih dahulu disampaikan kata sambutan (pidato singkat) dari Presiden PKS Anis Matta. Berikut rekaman video nya:


  Sumber : http://www.youtube.com/watch?v=52y0DPb7hrA&feature=youtu.be