SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Monday, 24 November 2014

Menanti Revolusi #SekolahKita | by @Fahrihamzah




Perjuangan kita membangun sekolah yang berkualitas di Indonesia tantangan @aniesbaswedan

Banyak tantangan tapi jangan lupa bahwa sektor yang ditentukan anggarannya oleh konstitusi hanya pendidikan.#SekolahKita

Dan 20% dari APBN sekarang bukan kecil. 20%x2039T=407T. Itu melebihi APBN 2004 saat pak SBY mulai jadi presiden. #SekolahKita

Pertanyaannya apakah uang sebesar itu sanggup bikin revolusi mental di #SekolahKita

Bisakah Indonesia menjadi tujuan pendidikan seperti singapore. #SekolahKita

Sementara itu, wisata pendidikan (edutourism) seperti yg dijalankan malaysia dan singapore sangat menjanjikan. #SekolahKita

Karena kalau wisata dalam difinisi lama lebih banyak dianggap datangkan efek buruk bagi masyarakat terdampak. #SekolahKita

Sementara pendidikan pasti efeknya baik bagi masyarakat kita. #SekolahKita

Mereka juga datang untuk waktu yang lama dengan spending yang juga besar dibanding turis biasa. #SekolahKita

Pengalaman pak jokowi ke Singapore harus memberi kita pengalaman berharga. #SekolahKita

Bahwa sektor pendidikan kita perlu bekerja cepat sebelum pasar kelas menengah kita habis diangkut orang. #SekolahKita

Kita perlu apresiasi langkah pemerintah memecah 2 sektor pendikikan kita. Dasmen dan dikti #SekolahKita

Sebab pendidikan dasar dan menengah memiliki orientasi yang sedikit berbeda dengan tinggi. #SekolahKita

Di dasar dan menengah kita meletakkan dasar bagi lahirnya manusia Indonesia yang memiliki karakter baik.#SekolahKita

Di sini kita merekonstruksi lahirnya manusia Indonesia dengan segala keunikannya. #SekolahKita

Pak @aniesbaswedan punya tugas berat untuk memgoreksi "mesin pendidikan dasar dan menengah kita". #SekolahKita

Pak menteri harus menjawab pertanyaan tentang kenapa sadisme mewabah di sekolah dasar dan menengah? #SekolahKita

Pak menteri harus menjawab kegelisahan banyak ibu2 tentang betapa tidak amannya #SekolahKita
dengan narkoba dan kekerasan.

Ini harus tergambar dalam penanganan yang menyeluruh dan komprehensif. Semua lubang harus ditutup.#SekolahKita

Rumah tangga dan keluarga Indonesia..
Play group
Taman kanak2
Sekolah dasar
SMP dan SMA
#SekolahKita

Jika masalahnya hanya uang mungkin kita bisa selesaikan semuanya...#SekolahKita

Tetapi uang tidak pernah bisa menyelesaikan semua masalah. #SekolahKita

Pak menteri @aniesbaswedan memerlukan ketenangan..ketajaman hati dan pikiran...#SekolahKita

Karena selain masalah teknis pendidikan, kurikulum dan proses belaja mengajar (KBM) ada banyak soal lain.#SekolahKita

Semoga pak menteri @aniesbaswedan dimudahkan oleh Allah SWT dalam membenahi dikdasmen kita. #SekolahKita

Sabtu (22/11/2014)

*kabarpks

Sumbar Raih The Most Improved Travel Club Tourism Award 2014


PADANG (24/11) – Sumatera Barat (Sumbar) menjadi satu-satunya provinsi dari Pulau Sumatera yang memperoleh penghargaan dalam ajang Travel Club Tourism Awards (TCTA) 2014. Sumbar meraih The Most Improved Province serta Bronze for The Most Improved City untuk Kota Sawahlunto. Penghargaan tersebut digelar pada Kamis (20/11), di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta Timur.
TCTA 2014 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan El John Tourism, Travel Club Magazine, dan Universitas Sahid Jaya. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-empat TCTA. Acara tersebut merupakan ajang pemilihan dan prestasi bagi pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, yang berprestasi dalam pembangunan, pengembangan, dan pembinaan sektor kepariwisataan di Indonesia.
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, dalam menerima tanda penghargaan mengatakan bahwa prestasi yang diraih Sumbar merupakan pengakuan nasional atas upaya dan kerja keras dilakukan pemerintah daerah selama ini, baik oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, maupun para pelaku usaha pariwisata di Sumatera Barat. “Termasuk pengelola jasa transportasi dan maskapai penerbangan. Tidak kalah pentingnya peran restoran dan rumah makan serta produsen souvenir,” katanya.
Gubernur menyampaikan dengan adanya pengakuan nasional terhadap Sumbar, diharapkan semua elemen masyarakat dan unsur pendukung sektor kepariwisataan di Sumatera Barat lebih termotivasi untuk mengembangkan kepariwisataan di wilayahnya. “Potensi pariwisata Sumbar sangat besar dan perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Pembangunan kepariwisataan di Sumatera Barat tetap kita pertahankan berbasis agama dan budaya dan itu telah kita kuatkan melalui Perda Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2014,” ujarnya.
Gubernur juga menyatakan bahwa penghargaan yang diterima menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat beserta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras memajukan pariwisata di daerahnya.
“Kita berharap ke depan harus lebih kerja keras lagi, bukan hanya untuk mendapatkan makna dari pembangunan pariwisata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi juga sebagai semangat dan motivasi dari pemerintah nasional, terhadap segala upaya dan usaha yang telah kita lakukan bersama dengan kerja keras dipandang sebagai sesuatu yang positif,” ajaknya.
Kepala Dinas Pariwisata, Busharman, mengatakan TCTA digelar sejak tahun 2011. TCTA telah menjadi agenda tahunan sebagai ajang prestasi dan semangat bagi pemerintah daerah dalam mendorong sektor kepariwisataan di daerahnya.
Pada TCTA 2014 berbagai daerah berhasil memperoleh apresiasi tertinggi atas kerja keras di bidang pariwisata. Untuk tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meraih The Most Improved TCTA 2014. Selain itu, Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan The Best Performance, Provinsi Jawa Timur memperoleh The Best Achievement, dan Provinsi DKI Jakarta memperoleh The Most Favourite. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota, Kota Sawahlunto (Sumbar) mendapatkan bronze (perunggu) dalam kategori The Most Improved.
“Dengan demikian, Sumatera Barat menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang mendapatkan penghargaan sektor kepariwisataan TCTA 2014,” kata Busharman.
Busharman menjelaskan bahwa penilaian klaster provinsi dalam memperebutkan satu penghargaan terdiri dari atas kategori Improvent, Performance, dan Achievement. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemprov berdasarkan penilaian kinerja dari seluruh aspek, yang meliputi tata pamong, lingkungan pariwisata dan ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, serta perkembangan ekonomi. Busharman juga menegaskan panitia dan dewan juri bersifat independen. Terdiri dari para profesional di bidang pariwisata dan para akademisi (dari Universitas Sahid Jaya).
“Pola penilaian adalah penetapan nominasi oleh panitia berdasarkan rekomendasi dewan juri. Kepada nominator panitia meminta untuk mengirimkan dokumen dan data dukung sesuai aspek penilaian. Setelah itu, pemerintah daerah memberikan verifikasi atas kebenaran data dan dokumen pendukung melalui sidang dewan juri. Selanjutnya, tim verifikator akan melakukan kunjungan ke daerah untuk membuktikan hasil data dukung dan verifikasi yang telah dilakukan. Kedatangan tim verifikasi tanpa sepengetahuan pemerintah daerah yang menjadi nominator,” ungkap Busharman.
Dewan Juri dalam penyataannya menyampaikan, penghargaan yang diperoleh Sumatera Barat dengan kategori The Most Improved merupakan penilaian atas perkembangan dan pertumbuhan sektor kepariwisataan yang sangat signifikan antartahun. Selain itu, perkembangan tersebut juga didukung oleh kebijakan dan pelaksanaan tata pamong, lingkungan pariwisata, perkembangan ekonomi, dan aspek ekonomi kreatif.

Sumber : http://pks.or.id

PKS: Jaksa Agung Harus Bisa Buktikan Independensi


Bandar Lampung (23/22) - Penunjukan alumnus Fakultas Hukum Universitas Lampung HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung ditanggapi oleh anggota Fraksi PKS DPR RI dari Lampung KH Abdul Hakim sebagai hak prerogatif Presiden yang harus dikawal oleh seluruh elemen masyarakat termasuk warga Lampung.
"Kita lihat bahwa publik merespon penunjukan inipun dengan harap-harap cemas karena sebelumnya Presiden Joko Widodo berjanji bahwa Jaksa Agung bukan dari kalangan parpol," ujar Abdul Hakim yang juga merupakan alumnus Universitas Lampung (Unila) dalam rilisnya, Ahad (23/11).
Dengan demikian, menurut Hakim, Prasetyo harus bisa menunjukkan dan membuktikan independensinya. "Warga Lampung dan keluarga besar Unila hanya patut berbangga jika saudara Prasetyo mampu bekerja secara profesional, tidak tebang pilih, dan benar-benar menjunjung supremasi hukum," tegas Hakim.
Selain mengucapkan selamat atas pelantikan HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung RI, Abdul Hakim juga mengingatkan bahwa jajaran penegak hukum termasuk jaksa agung terpilih saat ini membawa amanah yang makin tidak ringan.
"Saat ini kepercayaan publik pada penegak hukum berada pada titik nadir. sangat memilukan. Mari kita sama doakan semoga membawa harapan baru demi penegakan hukum yang berkeadilan," tegasnya.
HM Prasetyo yang lahir di Tuban pada 9 Mei 1947 menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Hukum Universitas Lampung pada tahun 1971. Setelah itu menempuh karier di korps Adhyaksa hingga akhirnya dipercaya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) dari 2005 hingga pensiun pada 2006.
Setelah sempat membuka kantor advokat, pada 2011 Prasetyo ikut mendirikan Ormas Nasional Demokrat dan menjadi anggota Mahkamah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 2013. Kontroversi muncul bukan hanya karena pelantikannya yang ditengarai nyaris melanggar Undang-Undang karena masih berstatus anggota DPR RI terpilih 2014-2019, namun juga karena sebelumnya Presiden Joko Widodo menegaskan akan menunjuk jaksa agung bukan dari kalangan politisi.

Sumber : http://pks.or.id

Harga Cabai Meroket, Yusril: Sabar, Minta Kartu Diskon ke Jokowi

Yusril Ihza Mahendra


Yusril Ihza Mahendra
, JAKARTA -- Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai di beberapa daerah di tanah air meroket tajam. Bahkan hampir menyentuh Rp100ribu per kilonya.

Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra pun sempat mengomentari persoalan tersebut lewat akun twitternya. Bermula dari mention ‏@k41tm4n yang bertanya

"bung @fadjroeL @budimandjatmiko @Yusrilihza_Mhd @mohmahfudmd kenaikan harga cabe hingga 80 ribuan per kilo nya..apa ini karena kenaikan BBM?"

Yusril pun menjawab sambil terkekeh

"Sabar, ntar juga keluar kartu diskon utk beli cabe hehe. Minta aja ke pak Jokowi @k41tm4n @fadjroeL @budimandjatmiko @mohmahfudmd" tulis Yusril pada Ahad malam (23/11).

Tanggapan itu pun mendapatkan berbagai reaksi dari nitizen. Misalnya, akun ‏@ajengkol yang menuliskan;

"@Yusrilihza_Mhd @k41tm4n @fadjroeL @budimandjatmiko @mohmahfudmd Nunggu dibagi Kartu Indonesia Sabar"

@AryoEdwin juga menuliskan;

"Entar jg kluar kartu rasa cabe, pengen pedes tinggal jilat @Yusrilihza_Mhd @k41tm4n @fadjroeL @budimandjatmiko @mohmahfudmd"

Sedangkan nada berbeda disuarakan beberapa nitizen, seperti akun ‏@Anjani202 yang menuliskan

"Harga cabe dah naek seblom bbm naek, knpa jd sinis gtu si om sm Jkw? :p @Yusrilihza_Mhd @k41tm4n @fadjroeL @budimandjatmiko @mohmahfudmd

‏@AdmiralChengHo menuliskan

"@Yusrilihza_Mhd @k41tm4n @fadjroeL @budimandjatmiko @mohmahfudmd Msh blm bs terima ya Prof BBM naik?"

*ROL

Baru Kali Ini Kementerian Agama Menentang Fatwa MUI, NU dan Ulama Sedunia


Ahmadiyah sudah dinyatakan sebagai aliran sesat, baik olef Fatwa MUI, Keputusan Muhammadiyah dan sikap resmi PBNU.

Muhammadiyah sudah menganggap Ahmadiyah sesat sejak 1926, MUI pada 1980 di bawah pimpinan Buya Hamka dan diperbarui pada 2005 sudah mengeluarkan Fatwa Ahmadiyah Sesat, dan sikap resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tentang aliran Ahmadiyah yang dikeluarkan tahun 2005 menyatakan Ahmadiyah adalah aliran sesat dan keluar dari Islam (Baca: Sikap PBNU Tentang Ahmadiyah

Bahkan Fatwa Ulama Internasional  yang tergabung dalam Rabithah Alam Al Islami, sebuah lembaga fatwa yang terdiri dari ulama-ulama negara OKI yang berjumlah 144 negara, juga sudah tegas menyatakan Ahmadiyah sesat. (Baca: Fatwa Internasional Juga Tegaskan Ahmadiyah Sesat)

Sikap Ahmadiyah selama ini adalah bentuk menodai agama Islam karena mereka mengaku masih Islam tapi mempercayai ada Nabi lain setelah Nabi Muhammad SAW.

Tapi anehnya pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama Machasi bahwa Ahmadiyah tidak menodai Islam.

Machasin menganggap umat Ahmadiyah bukan bermaksud menodai Islam, tapi memang begitulah mereka meyakininya. "Dan memakai keyakinan itu untuk mereka sendiri," ungkapnya, Ahad (23/11). Dan Kemenag pun akan merevisi UU no 1 tahun 1965 tentang Penodaan Agama.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai pendapat Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Machasin dinilai tidak sesuai dengan wewenang.

"Yang menilai sesat atau tidaknya kan bukan pemerintah," kata Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Luthfie Hakim saat dihubungi, ROL, Ahad (23/11). Menurutnya, pihak yang memiliki hak untuk menilai sesat atau tidaknya itu majelis ulama.

Luthfie meminta Machasin untuk mempelajari kembali fatwa-fatwa kesesatan Ahmadiyah. Selain itu, Machasin juga diminta untuk mempelajari  Surat Keputusan Bersama 3 Menteri (SKB3). Ini dilakukan, kata Luthfie, agar pendapat Machasin tidak tersesat.

"Nabi terakhir jelas-jelas Muhammad SAW," ungkap Luthfie. Ahmadiyah sudah jelas-jelas menodai Islam.

Untuk itu Luthfie merasa pendapat Machasin sudah masuk ke dalam penodaan agama. Menurutnya, sangat disayangkan sekali pendapat yang dinyatakan Machasin. Apalagi, mengingat Machasin merupakan orang yang beragama Islam dan tahu tentang ajaran Islam

*piyunganonline

Sunday, 23 November 2014

Murtadkan 126 Muslim Jakarta, Pastur Steven Akhirnya Bersyahadat


Sebelum beragama Islam, Steven Indra Wibowo adalah seorang Frather atau setingkat Pastur di kalangan gereja Katolik di Paroki Jakarta Utara. Ia mengaku telah membawa 126 orang Muslim berpindah agama ke Katolik.

“Tugas saya ketika itu memberikan konseling, memimpin misa, dan mengajar filsafat,” ujar pria kelahiran 1981 ini.

Hidayah Allah Subhanahu Wata’ala menghampiri Steven pada tahun 2000. Dua kalimat syahadat diikrarkannya di sebuah pesantren di Serang, Banten. Ia memutuskan masuk Islam setelah sekian lama mempelajari agama Tauhid ini.

“Saya selalu memiliki rasa ingin tahu tentang apa itu Islam, apa yang dilakukan oleh orang Islam, dan mengapa Islam bisa cepat berkembang di dunia ini,” akunya.

Kepindahan Steven ke Islam membuat ayahnya, seorang petinggi Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), marah besar. Sang ayah pun memukulnya, sampai jidat Steven terbentur kaca. Hingga kini masih ada bekas luka sobek di jidatnya.

“(Lalu) ayah mengusir saya. Bahkan, saya pun harus menandatangani pelepasan hak waris orangtua saya di hadapan notaris,” tuturnya.

Setelah mantap berislam, ia pun berkeinginan kuat “membalas” pemurtadan orang Islam yang pernah ia lakukan. Pada tahun 2003, bersama dua orang kawannya, ia mendirikan Mualaf Center Indonesia (MCI) sebagai lembaga tempat berkumpul dan membina mualaf.

Pada awalnya, MCI bergerak di dunia maya. Akhirnya kini semakin rutin bertemu dalam berbagai kegiatan. Selain membantu orang yang mau masuk Islam, MCI juga berupaya mendampingi mualaf mempelajari Islam.

Menurut Steven, masih begitu minim dukungan lembaga-lembaga Islam terhadap mualaf. Kalau pun ada sebatas komitmen. Sementara MCI, menurutnya, hingga kini belum berjalan efektif.

“Masih banyak mualaf di luar sana yang belum terbina. Dukungan umat Islam masih belum optimal. Umat Islam banyak berkutat pada persoalan Timur Tengah, politik, dan isu lokal. Sementara, selagi di bumi Allah Subhanahu Wata’ala ini masih banyak orang memeluk Islam, maka pekerjaan membina mualaf ini akan terus ada,” ujarnya.

“Saya sendiri masih butuh banyak teman untuk mendampingi mualaf ini. Jika ingin menjadi sahabat mualaf, silakan lihat di mualafcenter.com. Hanya dengan mengirimkan email ke sahabat@mualafcenter.com tentang profil atau jatidiri, serta kota tempat tinggal Anda. Selanjutnya saya akan melakukan wawancara singkat. Ini untuk mengantisipasi masuknya Syiah, Ahmadiyah, dan aliran sesat lainnya,” lanjut ayah dari putri semata wayangnya, Ana Humaira Wibowo ini. Demikian dilansir Hidayatullah.com.

[Kisah seru dan lengkap Steven insya Allah akan dimuat pada rubrik Figur majalah Suara Hidayatullah edisi Desember 2014 mendatang]

Saturday, 22 November 2014

Mengenal Perbedaan Bensin dan Pertamax


Bagi anda yang belum tahu tentang perbedaan bensin premium, pertamax dan pertamax plus, berikut ini gambaran umumnya.

Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax biasanya digunakan untuk kenderaan high-end atau tahun tinggi. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Unsur MTBE mengakibatkan pencemaran air tanah di Texas, Amerika Serikat.

Petrol (biasa disebut gasoline di Amerika Serikat dan Kanada; di Indonesia biasa disebut bensin) adalah cairan campuran yang berasal dari minyak bumi dan sebagian besar tersusun dari hidrokarbon serta digunakan sebagai bahan bakar dalam mesin pembakaran dalam.

Istilah gasoline banyak digunakan dalam industri minyak, bahkan dalam perusahaan bukan Amerika. Kadangkala istilah mogas (kependekan dari motor gasoline, digunakan mobil) digunakan untuk membedakannya dengan avgas, gasoline yang digunakan oleh pesawat terbang ringan. Karena merupakan campuran berbagai bahan, daya bakar bensin berbeda-beda menurut komposisinya. Ukuran daya bakar ini dapat dilihat dari bilangan oktan setiap campuran. Di Indonesia, bensin diperdagangkan dalam dua kelompok besar: campuran standar, disebut premium, dan bensin super.

Oktan adalah angka yang menunjukkan berapa besar tekanan maksimum yang bisa diberikan di dalam mesin sebelum bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin, campuran bensin dan udara (berbentuk gas) bisa terbakar sendiri secara spontan sebelum terkena percikan api dari busi. Jadi, semakin tinggi angka oktannya, semakin lama bensin itu terbakar spontan. Pembakaran spontan ini menimbulkan ketukan di dalam mesin yang biasa disebut gejala ngelitik atau knocking. Pembakaran spontan ini sebisa mungkin dihindari dengan angka oktan yang tinggi. Jika masih menggunakan premium yang beroktan 88, maka mesin akan ngelitik atau knocking.

Tips untuk memilih BBM yang baik untuk kendaraan kita adalah penggunaan angka oktan yang harus sesuai dengan tekanan kompresi kendaraan kita. Semakin tinggi kompresinya maka sebaiknya menggunakan BBM berangka oktan tinggi.

Untuk kendaraan berkompresi dibawah 9:1 masih dapat menggunakan premium namun untuk kendaraan dengan kompresi 9,1:1 sampai 10:1 sebaiknya menggunakan pertamax atau sejenisnya dan kendaraan dengan kompresi 10,1 keatas sebaiknya menggunakan pertamax plus atau sejenisnya. Apabila penggunaan kadar oktan tidak sesuai maka dapat menyebabkan piston menjadi bolong contohnya jika mobil keluaran tahun 2000 menggunakan oktan 88? Yang jelas piston menjadi bolong.

Bensin oktan 92 dikenal dengan nama Pertamax (produksi Pertamina), Super (produksi Shell), dan Primax (produksi Petronas). Sedangkan bensin oktan 95 biasa disebut Pertamax Plus (Pertamina), Super Extra (Shell), dan Primax95 (Petronas). Biasanya angka oktan rekomendasi pabrik ini dicantumkan dalam buku manual maupun di dekat tutup tangki bensin mobil.

Struktur bensin yang baik adalah dengan komposisi n-heptana 0% dan iso-oktana 100%, n-heptana adalah rantai karbon lurus sedangakn iso-oktana adalah rantai karbon bercabang. Apabila struktur suatu BBM lebih banyak rantai bercabangnya maka bensin tersebut lebih sulit untuk terbakar dan dikategorikan dalam bensin bermutu baik sebaliknya bila komposisinya lebih banyak rantai karbon lurusnya maka bensin tersebut bermutu kurang baik.

Ciri fisik:
Premium warna kuning
Pertamax warna biru
PertamaxPlus warna merah

Perbandingan Angka Oktan dan Kompresi Pertamax dan Premium :

Pertamax Plus, Oktan= 95, Kompresi= 10:1 – 11:1
Pertamax, Oktan= 92, Kompresi= 9:1 – 10:1
Premium, Oktan= 88, Kompresi= 7:1 – 9:1

Perbedaan pertamax dengan premium bagi performa mesin motor

Motor dengan spesifikasi bahan bakar Pertamax jika menggunakan Premium » performa mesin + umur pakai mesin menurun. Motor dengan spesifikasi bahan bakar Premium jika menggunakan Pertamax » tidak berpengaruh besar pada performa motor.

Bila kedua jenis bahan bakar tersebut dipakai tidak sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang dibutuhkan mesin maka performa menjadi menurun. Hal itu berpengaruh terhadap emisi gas buang dihasilkan yang tentunya juga berpengaruh terhadap lingkungan.

Penggunaan Pertamax lebih irit meski beban yang diangkut motor berat. Sebab tidak ada detonasi dan menghasilkan tenaga yang besar. Beda dengan pemakaian Premium. Gas harus dipelintir dahulu sehingga lebih boros.

Perbedaan lainnya ada pada bau Pertamax yang lebih tajam lantaran menggunakan trik aromatic. Enggak hanya itu Pertamax juga lebih cepat menguap dibanding premium. Jika disulut api Pertamax akan lebih cepat menyambar ketimbang premium. Tapi jika dalam ruang bakar, Premium justru lebih mudah meledak (autoignition) dibanding Pertamax.

Sebenarnya penggunaan jenis bahan bakar apa pun harus disesuaikan dengan kebutuhan mesin agar didapat hasil yang optimal, efektif dan efesien.

Daftar bahan bakar motor dan mobil sesuai rasio kompresi bisa dilihat di LINK INI.

*sumber wall fb Dunia Pengetahuan

KMP Targetkan 300 Anggota DPR Interpelasi Jokowi

Headline
politikus Golkar Bambang Soesatyo - (Foto : inilah.com / Agus Priatna)
 
Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) menargetkan lebih dari separuh anggota DPR periode 2014-2019 akan menandatangani interpelasi terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya targetkan bisa 300 lintas fraksi," kata politikus Golkar Bambang Soesatyo kepada INILAHCOM, Jumat (21/11/2014).

Anggota Komisi III DPR ini menambahkan pekan depan pihaknya segera menggalang tandangan interpelasi tersebut. "Senin baru diedarkan," ujarnya.

Seperti diketahui, DPR mempertanyakan kebijakan pemerintah Jokowi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) premium dan mengalihkan subsidinya untuk sektor produktif seperti membangun infranstruktur dan bantuan bagi petani dan nelayan.

Dia mengaku heran, di saat minyak dunia turun, Presiden Jokowi justru menaikkan BBM subsidi.[yeh/inilah]

Tukang Bakso: "Saya kecewa sekali sama Pak Jokowi, dulu saya bela mati-matian.."


Rabu siang itu (19/11/2014) bu Ratna beli bakso langganan yang keliling di sekitaran daerah Rungkut Surabaya.

Sambil melayani pelanggan, tukang bakso yang sudah akrab dengan pembeli itu curhat.

"Saya kecewa sekali sama Pak jokowi," ungkapnya.

"Gak nyangka kenaikan BBM akan secepat itu," sambungnya.

"Padahal saat kampanye dulu, saya bela dia mati-matian. Sampai saya berselisih dengan tetangga gara-gara saya bela Jokowi dan dia (tetangga) pilih prabowo," lanjutnya.

"Saya berselisih dengan tetangga itu sampai disidangkan sama pak RT," tukang bakso bercerita sambil menghela nafas.

Pak Tukang bakso menuturkan kalau dia sangat khawatir usaha baksonya bisa gulung tikar karena harga BBM naik maka apa-apa akan naik dan ekonomi makin sulit.

Jokowi memang simbol harapan bagi wong cilik, makanya dia bisa terpilih jadi Presiden RI ke-7 karena besarnya dukungan dan harapan wong cilik.

(Seperti diceritakan Bu Ratna, via twitter)
*piyunganonline

"Pola Komunikasi Wakil Rakyat di Twitter"



PKS Paling Aktif dengan Presentasi Penguna Twitter Terbesar
Dari 40 Anggota Dewan, 31 anggota memiliki akun twitter, dan 17 anggota yang aktif di lini masa menyapa warga..

*http://www.pks-kreatif.com/kliping/1783-pola-komunikasi-wakil-rakyat-di-twitter