SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Tuesday, 13 May 2014

"Memilih Antara Capres Ber-Visi dan Penguasa Ruwaibidhah (incapable)" | By @BungAji


PKS Bangilan - Bangsa ini harus belajar bagaimana membangun ide, Visi, dan Gagasan bukan sekedar ceplosan yg terkesan menarik untuk menambah pencitraan

Pentingnya memilih Pemimpin (Presiden) yang memiliki Visi dan Gagasan

1. 9 Juli sebentar lagi, ga sampai dua bulan, kita harus jeli dan cermat memilah dan memilih calon Pemimpin (Presiden) yg terbaik

2. Apa itu Visi ? Visi adalah Pandangan atau Wawasan ke Depan. taken from : http://t.co/WXoIcw9dnf

3. Apa itu Gagasan ? Gagasan sendiri memiliki makna Hasil Pemikiran. Taken from http://t.co/BTivQJxhBn


4. Dulu ketika saya kampanye utk maju di lembaga legislatif kampus, saya harus melewati tahap kampanye di depan rekan2 mahasiswa | @MPMFTUI

5. Ketika kampanye itu,dibedah lah pengetahuan saya ttg apa Visi & gagasan sy knp mw maju utk jd wakil di Lembaga Mahasiswa | @MPMFTUI

6. itu baru scope Kampus lho ya,br level fakultas (teknik UI),sudah harus memiliki “isi kepala” mengapa diri ini maju menjadi wakil/pemimpin

7. Kampanye di kampus dulu,yg memakan wkt hingga shubuh dini hari cukup berbekas u/sy,bgmn manage hajat hidup org byk hrs punya “isi kepala”

8. Kalau selevel kampus aja utk mengurusi mahasiswa harus punya Visi dan Gagasan bagaimana level Nasional (Presiden) ??!

9. Selayaknya seorang nakhoda kapal,maka ia harus tau tujuan kapalnya berlabuh.bgitu pula Visi & gagasan adl titik yg dituju o/seorg Leader

10. Seorang pemimpin, apalagi pemimpin bangsa,harus mengarahkan bahtera (Nation Building) nya utk bersama2 menuju satu titik. itulah Visi.

11. Ada sebuah ungkapan “Where there is no vision, the people perish” | ya,sebuah Negara bisa binasa ketika pemimpinnya memimpin tanpa visi!

12. Bagaimana pilpres 2014 nanti? mari kita coba angkat visi dan Gagasannya dari tokoh-tokoh yg pernah dan sdg digadang utk maju nyapres

13. Sebut saja tokoh2 selevel Nasional ada @Prabowo08 @anismatta @jokowi_do2 @aniesbaswedan @GWirjawan | mari kupas Visi mereka u Indonesia

14. Visi Capres Prabowo Subianto @Prabowo08 dpt dilihat di https://t.co/rFtAH5hqVh , https://t.co/bZM43NIqGB atau jg http://t.co/4SunnLnxsb

15. Visi @Prabowo08 Indonesia mjd bangsa yg merdeka.Bangsa yg bersih,kuat,aman,bermartabat.Jargon”Ekonomi kerakyatan yg berpihak kpd rakyat”

16. Gagasan @prabowo08 begitu lengkap, untuk mewujudkan visinya tsb, beliau memiliki misi dg perencanaan mencetak sawah baru.hingga detail..

17. mencakup hitung-hitungan luasnya,biayanya,jumlah tenaga yg terserap, hingga nilai produksinya. Visi yg cukup detail dan “down to earth”

18. Dlm sbh rekaman https://t.co/wE0WjFTjvk misi @Prabowo08 penguatan Ekonomi Kerakyatan d sektor Agriculture | smp sini,visi doi cukup Jelas

19. Dari PS,qt beranjak kupas Pemikiran/Visi Anis Matta @anismatta | meski PKS pd akhirnya ga bs nyalon,ga ada salahnya pelajari visi beliau

20. Visi & Gagasan Anis Matta @anismatta ditulis &dibukukan dg judul “Gelombang Ketiga Indonesia”|Gagasan yg berpijak dr perspektif Sejarah

21. @anismatta (AM) gunakan perspektif sejarah dlm melihat Realitas Indonesia yg kompleks sbg pendekatan yg Holistik bukan semata diagnostik

22. Dari buku @anismatta ini pula tertuang Gagasan Roadmad Menuju Masa Depan Indonesia | Keren badai Presiden PKS yg satu ini ;)

23. Gagasan Roadmap @anismatta “Strategi Kebudayaan baru yg mmungkinkan kita melakukan peralihan& lompatan dr skala Negara k skala Peradaban”

24. Meski saya kagum & sangat tertarik atas ide2 & gagasan dari pemikiran @anismatta ,tp sy menilai Visi beliau msh belum menyentuh Bumi :)

‘ala kulli hal, sy appreciate & bangga dg buah Pemikiran @anismatta yg telah dibukukan ini,nulis kaya begini nih ga gampang lho,coba aja :)

25. Dari AM, kita coba kupas Visi kepemimpinan Prof Anies Baswedan @aniesbaswedan | terlepas dari hasil konvensi,kita fokus gali Visinya

26. Visi Prof @aniesbaswedan adalah “Mewujudkan Indonesia Kita Semua” dgn Jargon “Program Kerja 1945″ | check >> http://t.co/8Oq9XWjwEP

27. Dgn Program Kerja Indonesia 1945 (1 semangat,9 pekerjaan,4 janji kemerdekaan,& 5 tahun masa bakti) @aniesbaswedan mengajak kita untuk..

28…”Mewujudkan Indonesia Kita Semua”,menyentuh konsep Kedaulatan hingga Pendidikan.Sbh Gagasan TeamWork dlm skala Nasional yg komprehensif

29. Besar harapan sy,dg sgl kapasitas pemikiran & Visinya,Prof @AniesBaswedan mampu memenangi Konvensi PD yg kan diumumkn hasilny 15 Mei bsk

30. Setelah Prof AB,kita menuju @GWirjawan | simak Visi Misi beliau http://t.co/j49KclT7BK |Gmn teman2? mnrt sy sih oke, ga tau mas Anang :D

31. Sy Appreciate dg Visi Misi Pak @GWirjawan | cukup lengkap dan jelas dg 4 Strategi utamanya, dari Perbaikan Kualitas Demokrasi smp IPTEK

32. Khusus untuk Capres Joko Widodo @jokowi_do2 , jujur scr obyektif saya bingung apa yg mau dibahas ketika bicara Visi Misi & Gagasan beliau

33. Saya tidak (belum) menemukan bukti otentik hasil karya yg original dari Pak @jokowi_do2 perihal Visi Misi nya sebagai capres RI2014

34. Satu2ny “jejak” buah pmikiran Pak @jokowi_do2 ad di Harian Kompas yg berjudul “Revolusi Mental” yg kemudian beliau akui bukan tulisanny

35. Soal ide “Revolusi Mental” ini sudah sangat apik nan menggelegar dibahas oleh @tikusmerah1 >> http://t.co/mMJ6Ita0GG | cc @ragilnugroho1

36. “Revolusi Mental” begitu jomplang ketika disandingkan “Revolusi Bolivarian” | mungkin seperti Istilah orang bilang, bagai Bumi & Langit

37. “Revolusi Mental” satu2 nya ide dr seorg Capres (yg tyt tdk orisinil) yg sm sekali tdk ada program kerja & Goalnya apa? | it’s not clear

38. Jd mohon maaf utk pendukung Jokowi,sy tidak menemukan ide atau Visi beliau utk Bangsa yg Besar ini, bantu sy klo ada yg nemu

39. Tema Visi Capres ini menurut saya penting utk diangkat & dibahas krn Kita sbg Bangsa yg Besar tdk ingin memiliki “Penguasa Ruwaibidhah”

40. Apa itu “Penguasa Ruwaibidhah”? ada sebuah hadits shahih yg telah lebih dari 14 abad lalu me-warning kita semua

41. “Akan datang kepada manusia tahun2 yg penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yg jujur malah didustakan..”

42. “..pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara..”

43. Ada yg bertanya, “Apa yg dimaksud Ruwaibidhah?”.Beliau mnjawab, “Orang bodoh yg turut campur dlm urusan masyarakat luas.” (HR.Ibnu Majah)

44. ada jg hadits senada >> “Apabila suatu urusan diserahkan kpd bukan ahlinya maka tunggulah kiamatnya.” (HR. Bukhari dr Abu Hurairah ra)

45. Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam mengulas hadis (ruwaibidhah) : Org yg benar akan diketepikan& org yg khianat serta fasiq akan disanjung dan..

46. “..org yg berkhianat & org fasiq akan disanjung dan dibesar-besarkan. Orang yang benar tidak diberikan peluang untuk bercakap..”

47. Yang berpeluang bercakap hanyalah peribadi2 yg hina & sebenarnya tdk tahu bgmn utk menyelesaikan masalah2 yg dihadapi oleh masyarakat (Lihat: 40 Hadis Tentang Peristiwa Akhir Zaman – Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam, hlm. 57)

48. Persoalan “Visi, Misi, dan Gagasan” terlihat ‘sepele’ nan remeh temeh, tapi bagi masyarakat yg cerdas hal itu adalah FUNDAMENTAL

49. Tanpa Visi, manusia hidup dipenuhi kegalauan, mudah terombang ambing, siapa Tuhannya? untuk apa Hidup? pasti Lemah mental- nya

50. Begitu pula Presiden Republik Indonesia yg memimpin sekitar lbh dr 250 jt Ummat Manusia.Tanpa Visi yg jelas,Negara akan terombang ambing

51. Tanpa Visi Kepemimpinan Presiden yang jelas, komprehensif dan membangun, Indonesia hanya akan menjadi “bancakan” bangsa-bangsa Asing

52. Sy ingin mengajak temen2 smw utk memilih Capres tdk hanya melihat Popularity & Modesty,tp jg CAPACITY & CAPABILITY.itulah yg Fundamental

53. Tanpa Capacity &Capability,yg tertuang dlm Visi,Misi& Gagasan Presiden,Indonesia hanya akan mjd Negara Boneka terbesar sepanjang sejarah

54. Tanpa “Isi Kepala” yg tertuang dlm Visi, Misi,& Gagasan seorang calon Pemimpin (Presiden), Indonesia hanya akan memasuki LORONG GELAP

55. “The empires of the future are empires of the mind” Winston Churchil | without vision,does a leader have a mind? |

-end – Hamdalah

_____

Aji Teguh Prihatno
Follow @BungAji on Twitter 

"Maka Teruslah Berjalan..." | by @Fahrihamzah


Twit @Fahrihamzah
(11/5/2014)

Alhamdullilah, semalam tabulasi suara nasional sudah selesai. Apapun yg terjadi kita tetap harus bersyukur. #PKSbersyukur

Kali ini PKS memperoleh suara: 8.480.204 (6,79%), alhamdulillah. Naik dari perolehan pemilu sebelumnya.

Tetapi kursi rupanya tergerus cukup signifikan dari 57 menjadi 41 (sebelum sengketa MK).

Data perolehan Suara PKS tiga tahun adalah: 8.325.020 (2004), 8.206.955 (2009), 8.480.204 (2014).

Adapun persentase perolehan suara PKS 2004 (7,34%), 2009: (7,88%), 2014: (6,79%).

Sementara kursi DPR pusat: 2004 (45 kursi), 2009 (57 kursi) dan 2014 (41 kursi sebelum MK).

Jadi, meski memperoleh tambahan suara hampir 300.000 justru PKS mengalami penurunan kursi.

Meski mengalami kenaikan jumlah suara, tetapi PKS mengalami penurunan tangga ke nomor 7.

Kebalikan dari pemilu 2009, PKS mengalami penurunan suara tetapi mengalami kenaikan kursi dan tangga.

Target #PKS3Besar yang dicanangkan pada saat Mukernas Yogyakarta 2011 ternyata memang terhempas.

Saya ingat Mukernas jogja kita canangkan sebagai akhir konsolidasi mesin dan awal ekspansi.

Tapi ternyata, awal 2013 partai justru mengalami serangan telak yang hampir mematikan.

Kasus LHI, yang dituduh menerima suap sepanjang 2013 telah menjadi kampanye hitam luar bisa.

PKS bersyukur masih memiliki kesempatan selama 2013 dalam masa kita diserang kita memiliki panglima perang.

Saya merasakan betul, setelah dilantik Jumat Februari 2013, Presiden @anismatta nyaris tak pernah berhenti.

Hampir semua dari 33 Propinsi dikunjungi dalam tempo setahun itu dan hampir semua kota di Jawa.

Ratusan pidato telah disampaikan dan ribuan silaturahmi telah diselenggarakan.

Kita merasa sudah melakukan semua yang kami lalui. Dan sepertinya kita akan mendapatkan yg kita mau.

Dan kalau hasil yang kita saksikan sekarang nyata, inilah kenyataannya. Suara kita naik tapi kursi kita turun.

Capaian ini adalah capaian di tengah badai...tidak adil jika kita banding dengan capaian partai yg lain.

Saya terus mengingat kalimat yang senantiasa diulang oleh Presiden @anismatta dalam pidatonya.

Pukulan yang tak mematikan maka akan menguatkan. Nyatanya kita tak mati maka kita akan kuat.

Tugas partai ke depan adalah memperbaiki sistem dalam mengelola sumber daya yang kita miliki sekarang.

Seperti sekarang terus dirintis oleh Presiden @anismatta dan DPP secara umum, kerja harus terencana.

Memang permainan belum selesai, karena pekan depan calon Presiden dan wakilnya harus segera ditetapkan.

Sebagai salah satu peserta koalisi, PKS perlu membangun kesepahaman untuk memenangkan dan memerintah.

Atau jika kehendak Ilahi berkata lain, maka harus juga kesepahaman untuk membangun oposisi yang loyal.

Itulah jalan yang terbentang. Dan dalam keadaan apapun, posisi PKS masih baik dan kita harus siap selalu.

Kita ingin merombak banyak sistem yg buruk, tetapi rupanya jalan masih panjang.

Meski demikian, jalan untuk memperbaiki keadaan selalu ada. Karena itulah kita ikut ikhtiar dalam Pilpres.

Berharap seorang Presiden terpilih memahami apa yg ingin kita wujudkan dan berkemampuan melaksanakan.

Demikianlah politik kita selalu menyimpan harapan, bagi itikad dan keinginan baik kita.

Tapi jalan selalu panjang bagi bangsa yang tidak pernah mau mengambil jalan pintas.

Maka teruslah berjalan, menyalakan harapan dan mencari cara untuk membangun kesejahteraan.

Teruslah jalan, menggelorakan semangat untuk terus berjuang sampai tercipta keadilan.

Terima kasih kepada yang telah bersama mewujudkan cita dan harapan.

Semoga Allah SWT menjayakan bangsa Indonesia. Amiin.

8 Pelajaran Penting yang Hanya Bisa Diajarkan Ayah kepada Anak Lelakinya

Ayo Ayah, Bermain dengan Anak Lelakimu
Banyak riset membuktikan bahwa anak anak yang terkait dengan kasus kekerasan, obat obatan, bahkan kelainan seksual memilliki hubungan buruk dengan ayah.

Kesibukan kerja memang menggila, tapi bukan alasan untuk tidak dekat dengan anak anak. Para ayah akan terkejut mengetahuin bahwa 8 hal ini hanya bisa dipelajari anak lelaki dari ayahnya!

  1. Pembentuk Identitas. Anak lelaki pertama kali belajar menjadi dirinya dengan mengamati ayahnya yang sesama lelaki. Kalau Ayah tidak hadir dalam hidupnya, dia akan lebih sulit membentuk identitas diri, akibatnya anak menjadi minder atau bingung dalam menentukan sikap

2. Rasa Nyaman dan Percaya Diri. Anak laki laki sangat butuh untuk merasa diakui dalam kelompok. Kedekatan dengan ayah memenuhi kebutuhan ini. Studi menunjukkan bahwa anak anak yang tidak dekat dengan ayahnya cenderung mengikuti geng geng yang negatif, ini disebabkan karena mereka mencari penerimaan di luar keluarga

3. Penanam Nilai-nilai Hidup. Anak-anak yang memiliki ayah secara ekonomi lebih stabil daripada mereka yang tidak. Ini membuat mereka memiliki rasa harga diri dan nilai nilai lain yang dibentuk oleh ayahnya seperti etos kerja, hubungan yang sehat, dan sifat melindungi seluruh anggota keluarga.

4. Membentuk Karakter. Anak lelaki memperhatikan karakter ayahnya lalu meniru apa yang mereka lihat. Ayah bisa mncontohkan karakter positif  seperti kejujuran, keberanian, keadilan, wawasan yang luas serta bagaimana berkontribusi positif buat masyarakat. Anak anak yang tidak mejadikan ayahnya sebagai model cenderung berkiblat pada selebritis, atlit populer, atau musisi sebagai model hidupnya.

5. Mengajari Sikap Menghargai Orang Lain. Ayah yang tidak perhatian kepada anak lelakinya otomatis mengajarkan sikap tidak menghargai orang lain. Para Ayah jaman sekarang bisa mengajari anak anak sikap menghargai orang lain seperti mendengarkan, membangun rasa percaya, kesopanan, dan batas batas dalam pergaulan

6. Mengisi Ruang Hampa pada Jiwa Anak. Anak yang tidak memiliki ayah, atau ayah tidak dekat dengannya cenderung merasa bahwa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Inilah mengapa anak anak yang tidak dekat dengan ayahnya atau tidak memiliki ayah cenderung lari ke seks, pornografi, kekerasam, obat obatan, atau sikap sikap yang merusak dirinya sendiri. Kehadiran Ayah membuat anak merasa lengkap dan penuh.

7. Memberi Pemahaman tentang Seks. Anak laki laki juga banyak pertanyaan tentang seks, terlebih saat memasuki masa pubertas. Ayah bisa mengajari mereka tentang tanda tanda baligh, mimpi basah, perbedaan mani dan madzi, mandi junub, aurat, dan prilaku seksual yang sehat, mereka tidak akan nyaman membicarakan hal hal seperti ini dengan ibunya. Bila tidak, mereka akan mencari sendiri dan bisa terjerumus dalam pornografi.

8. Mengajari Makna Cinta. Anak yang merasa dicintai oleh ayahnya akan belajar banyak hal tentang kepercayaan dan kasih sayang, mereka akan memandang cinta sebagai hal yang melahirkan rasa bahagia. Sedangkan anak lelaki yang merasa diabaikan oleh ayahnya justru melihat cinta sebagai kerapuhan, kepercayaan sebagai hal lemah yang buruk, sehigga merekapun kesulitan membangun hubungan pernikahan yang sehat.

Bagaimana para Ayah, siap bermain dan menjadi sahabat anak? ayo mulai sekarang juga!
(toktokwow)

Pendukung SBY Berbalik Dukung Prabowo



 Ormas Setia Indonesia yang sebelumnya bernama "Indonesia Bisa" menyerukan anggotanya untuk merapatkan barisan dan memenangkan calon presiden yang diusung Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Mari rapatkan kembali barisan kita, satukan semangat dan persatuan buat memenangkan Letjen (Purn) H Prabowo Subianto to be next presiden RI dalam satu putaran, bila ingin bangsa Indonesia lebih baik dan dihormati serta sejajar dengan bangsa-bangsa lain," kata Ketua Umum Setia Indonesia, Asrun Tonga dalam seruan yang dikirim ke redaksi, Senin (12/5).

Menurut Asrun, dukungan bagi Prabowo diperlukan untuk menjamin kemandirian ekonomi, kedaulatan wilayah dan terciptanya situasi damai dalam kebhinekaan di Indonesia.

"Jangan biarkan Indonesia diatur dan dikendalikan serta dibeli sekelompok orang yang ingin menguasai ekonomi bangsa dan menjadikan kita penonton dan budak di rumah sendiri, jangan terpengaruh apalagi tertipu sebelum menyesal di kemudian hari," imbaunya.

Ormas Setia Indonesia yang sebelumnya bernama "Indonesia Bisa" dikenal sebagai pendukung dan relawan SBY-JK diawal naiknya SBY di tahun 2004. Ormas yang beranggotakan ribuan relawan di seluruh tanah air itu fokus dalam penggarapan di bidang potensi ekonomi dan pemberdayaan sumber daya manusia di daerah-daerah. [rus/RMOL]

Monday, 12 May 2014

Abdul Jabbar Majid: “Tanpa tarbiyah, PKS bukanlah apa-apa”

CIMG6024

“Kerja kita untuk pemilu 2014 kali ini adalah kerja yang paling keras, karena PKS masih tetap eksis”, pesan Ustadz Hilmi Aminudin selaku ketua Majelis Syuro PKS melalui Ustadz DR. Abdul Jabbar Majid, MA pada permulaan taujihnya di Markas Dakwah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Bekasi (11/05).
 
DR. Abdul Jabbar Majid, MA yang juga sebagai ketua Dewan Syariah Wilayah Jawa Barat ini menyampaikan betapa penting tarbiyah dalam tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membentuk kader-kader yang terbina.
 
“Tanpa tarbiyah, PKS bukanlah apa-apa”, tegas DR. Abdul Jabbar Majid, MA.
 
DR. Abdul Jabbar Majid, MA yang juga lolos menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat I ini juga mengingatkan kepada para kader PKS Kabupaten Bekasi, bahwa ada banyak tantangan dalam berdakwah.
 
“Ada rayuan-rayuan untuk membuyarkan dakwah ini”, lanjutnya.

 Beliau juga memberikan semangat kepada para kader PKS, bahwa pertolongan Allah SWT akan selalu ada bersama kita. Hal itu dibuktikan dengan melesetnya prediksi para pakar politik bahwa suara PKS tidak akan mencapai suara 3,5% untuk nasional. (hs/pksciktim/pkssiak)

Antara PKS, Real Madrid, dan Angka 3

image
 - Cristiano Ronaldo -
Hampir bisa dikatakan antara PKS dan Real Madrid merupakan dua hal yang berbeda. Disamping keduanya berjalan diatas rel yang berbeda, keduanya juga terpisah oleh geografis wilayah.

Partai Keadilan Sejahtera atau PKS merupakan sebuah partai nasional yang mengaku mengusung misi dakwah dalam menjalankan aktivitas kepartaiannya.

Sedangkan Real Madrid, merupakan sebuah klub sepakbola asal tanah matador dengan pencapaian gelar terbanyak diantara semua kontenstan yang ada. Klub ini juga merupakan klub paling sukses di “benua biru” dengan pencapaian 9 kali gelar Piala/ Liga Champion. Namun dibalik itu semua ada sedikit kisah unik diantara mereka berdua.

Disengaja atau tidak, antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Real Madrid memiliki banyak kesamaan. Keduanya sama- sama memiliki baju kebesaran berwarna putih, sama- sama memiliki basis pendukung (suporter) yang banyak dan terkenal “militan” baik dari dalam maupun luar negeri.

Apa jadinya jika suatu saat Real Madrid bermain di GBK dan disaat yang bersamaan PKS juga melakukan kampanye disana. Bisa dibayangkan betapa “putihnya” Gelora Bung Karno oleh para pendukung dan simpatisan Real Madrid maupun PKS.

Berbicara mengenai loyalitas klub ataupun partai, belajarlah kepada mereka berdua. Tidak ada yang bisa menyangsikan bagaimana loyalitas pendukung PKS dalam memperjuangkan partainya.

Begitu juga dengan Madridistas, pada setiap kesempatan baik saat menang maupun kalah para Madridistas akan terus bernyanyi memberikan semangat kepada armada “Los Blancos”. Tak terkecuali barisan “ULTRAS SUR” yang dikenal sebagai kelompok suporter garis keras dan militan yang dimiliki klub asal ibukota Spanyol tersebut.

Selain beberapa persamaan diatas, keduanya juga memiliki persamaan unik lainnya pada tahun 2014 ini. Disadari atau tidak Tahun 2014 merupakan tahun yang sangat spesial bagi keduanya. Mengapa demikian?

Bagi PKS tahun ini adalah tahun politik, dimana pada tahun ini merupakan arena bagi partai mengaku partai dakwah tersebut untuk bisa memenangkan PEMILU legislatif maupun PEMILU presiden.

Sedangkan bagi Real Madrid, tahun 2014 merupakan tahun kebangkitan mereka setelah hampir satu dasawarsa tenggelam dibawah bayang- bayang rival abadi mereka Barcelona.

Mengingat betapa pentingnya tahun ini bagi keduanya, maka keduanya telah mempersiapkan segala sesuatunya jauh- jauh hari.

PKS telah melakukan sosialisasi visi dan misi program partai mulai dari pusat hingga jajaran “grass root”. Hampir di setiap event di negeri ini PKS selalu muncul sebagai garda terdepan, baik dalam keadaan suka maupun duka.

Suka? PKS hampir selalu hadir dengan ambulance gratisnya untuk mengangkut ibu-ibu yang mau melahirkan ke Rumah Sakit. PKS juga hadir dalam aksi- aksi sosial dan budaya seperti pada wirid pengajian.

Duka? Harus diakui PKS mungkin satu- satunya partai di negeri ini yang pertama bergerak ketika ada bencana ataupun musibah. Relawan mereka akan bergerak cepat dan membaur dengan sukarelawan lainnya dalam masa tanggap darurat. Ini semua mereka lakukan dengan iklhlas, walaupun pada dasarnya ini merupakan upaya untuk merebut simpati rakyat pada Pemilu nantinya. Terlepas dari diliput atau tidaknya oleh media nasional PKS terus bergerak dan bekerja.

Bagaimana dengan Real Madrid? Real Madrid juga melakukan hal yang sama. Pada awal musim mereka mendatangkan “entrenador” anyarCarlo Ancelotti dari PSG. Tak cukup sampai disitu, Real Madrid juga mendatangkan pemain hebat dan termahal di dunia Gareth Bale dari Tottenham Hotspurs. Guna menambah kekompakan diatara para pemain lama dan pemain baru pihak manajemen Real Madrid mengagendakan sejumlah pertandingan uji coba yang dikemas dalam Tour Amrerika maupun Eropa. Dengan persiapan yang matang dan ketersediaan amunisi tersebut Real Madrid diharapkan mampu bersaing mengarungi musim 2013/ 2014.

Dengan persiapan yang sudah maksimal, maka tak ayal para petinggi partai dan klub mulai mengambil ancang- ancang. Keduanya mulai menyusun target pencapaian pada tahun 2014. PKS misalnya, dengan slogan “Cinta, Kerja dan Harmoni” mereka memasang target masuk “3 BESAR” pada pemilu tahun 2014 ini. PKS dengan penuh percaya diri mematok target tersebut. Tidak mau ketinggalan dengan PKS, Real Madrid juga memasang targetingin merebut “3 GELAR” dalam satu musim ini atau yang lebih dikenal dengan istilah “Treble Winners”.

Dalam perjalanannya sepanjang musim, baik PKS maupun Real Madrid selalu berusaha untuk tetap memberikan hasil yang terbaik guna mewujudkan target tersebut. Semua elemen partai dan klub bekerja, mulai dari pimpinan pusat, daerah, cabang, dan anak ranting pada partai, ataupun direksi klub,staf pelatih, dan pemain pada klub. Semua bahu membahu dalam mewujudkan target masing- masing. Target “ 3 BESAR” dan “ 3 GELAR”. Keduanya tampak bersemangat dalam mewujudkan target tersebut. Karena tahun ini merupakan tahun yang dinilai cukup potensial untuk mewujudkan pencapaian target tersebut.

Bagi PKS, tahun 2014 merupakan tahun yang ideal bagi meraka untuk mulai merengsek ke jajaran elit partai nasional. Dengan mulai melemahnya kekuatan partai Demokrat sebagai partai penguasa ,maka PKS meyakini bahwa inilah kesempatan besar bagi mereka untuk “Mengkudeta” posisi “3 BESAR” dari tangan Demokrat. PKS menyadari hegemoni partai besar seperti Golkar dan PDI-P belum mampu mereka robohkan dalam waktu dekat. Untuk itu target realistis yang mungkin mereka capai saat ini adalah posisi “3 BESAR”. Untuk mewujudkan posisi “3 BESAR” tersebut, PKS juga harus berjuang dengan sesama partai kuda hitam lainnya seperti GERINDRA, PKB, Hanura dan PAN. Diantara keempat partai tersebut GERINDRA merupakan lawan yang paling berat yang harus dihadapi PKS. Dengan bermodalkan embel- embel partai paling bersih dari kasus korupsi dibandingkan partai lainnya, PKS merasa cukup yakin mampu bersaing dengan partai-partai tersebut.

Beralih ke tanah Spanyol, real Madrid juga memandang tahun ini sebagai kesempatan emas bagi mereka untuk mewujudkan harapan publik Barnebau. Dengan kondisi keuangan klub yang terus stabil, armada pasukan yang mumpuni, serta mulai melemahnya kekuatan Barcelona di ranah Spanyol maupun Eropa, maka mereka memandang inilah kesempatan terbaik untuk mewujudkan “Treble Winners” tersebut. Apalagi jika mereka berhasil mendapatkan “Treble Winners” pada tahun ini, maka harapan madridista seluruh dunia untuk gelar “LA DECIMA” akan terwujud. Publik Barnebau telah haus akan gelar baik gelar domestik maupun gelar Eropa.

Dengan kepercayaan diri yang tinggi keduanya menyambut musim 2014 dengan suka cita. Slogan “3 BESAR” selalu dikumandangkan para pendukung PKS, terlebih- lebih pada saat masa kampanye. Tak ayal mulai dari cara berfoto, hingga cara makanpun para loyalis PKS selalu menunjukkan ekspresi angka 3. Disamping sebagai bagian dari target, ternyata angka 3 juga merupakan nomor urut partai tersebut pada PEMILU 2014. Maka makin melekatlah angka 3 dengan partai tersebut. Begitu juga dengan pendukung Real Madrid, kata- kata “Treble Winners” dan “LA DECIMA” selalu berkumandang di Santiago Barnebau pada saat Real Madrid bertanding. Poster, spanduk, dan tulisan “Treble Winners” dan “LA DECIMA” selalu memenuhi setiap sudut stadion. Suatu hal yang wajar untuk tetap menjaga semangat mewujudkan target pencapaian.

Sekarang, Pemilu legislatif telah usai. Hasil rekapitulasi suara telah disampaikan oleh KPU pusat sebagai pihak yang memiliki otoritas penuh dalam menyelenggarakan Pemilu. Hasilnya, PKS tak mampu menembus posisi “3 BESAR”. Hasil perhitungan KPU menunjukkan PKS hanya mampu bertengger di posisi 7, berada dibawah PDI-P, Golkar, GERINDRA, Demokrat, PKB, dan PAN. PKS hanya unggul atas pendatang baru muka lama NASDEM,PPP, Hanura, PBB, dan PKP.

Target “3 BESAR” yang selama ini menjadi cita- cita dan harapan semua elemen partai harus rela diberikan kepada sang “JENDERAL” dengan GERINDRAnya.

Disisi lain Real Madrid baru saja melangsungkan pertandingannya diGiornata- 37 tadi malam melawan Celta Vigo. Real Madrid yang harus bertandang ke kandang Celta Vigo harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan dua gol tanpa balas. Hasil ini serta merta menutup peluang Real Madrid untuk menjuarai La Liga musim ini. Hasil ini mengindikasikan harapan publik Barnebau untuk melihat timnya memperoleh “Treble Winners”sudah kandas. Real Madrid memang mampu mendapatkan satu gelar di ajang Copa delRey, dan berpeluang besar untuk mendapatkan La Decima pada final Liga Champion Eropa pada 24 Mei mendatang. Tapi untuk target “Treble Winners”, Real Madrid harus menunggu tahun berikutnya untuk mendapatkannya. Lucunya Real Madrid mampu memenuhi target “3 BESAR” milik PKS di La Liga. Hal ini dikarenakan, saat ini Real Madrid duduk di posisi 3 klasemen La Liga dibawah Atletico Madrid dan Barcelona.

Harus diakui, setiap jalan untuk memperoleh kesuksesan tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Belum lagi masalah yang dihadapi selama proses tersebut. Badai korupsi yang menyerang petinggi PKS setahun belakangan, dan cederanya beberapa pemain kunci Real Madrid pada saat kompetisi memasuki fase akhir ditenggarai sebagai salah satu penyebab gagalnya pencapaian target tersebut. Namun bukanlah sebuah partai besar dan klub hebat kalau terus- terusan meratapi kegagalan. Masih banyak kemenangan dan kejayaan yang bisa didapatkan di kemudian hari. Semoga slogan “Cinta, Kerja, Harmoni” terus berkumandang di bumi nusantara, dan “Hala Madrid” tetap berjaya di tanah Matador.  Hala Madrid, Cinta, Kerja, Harmoni PKS.[Ramadhani Perdana/Kompasiana/pks-cibitung/pkssiak]

Ragu Arah Qiblat? Koreksi Arah Kiblat Anda 28 Mei dan 16 Juli 2014

Ilustrasi. (abdisuhamdi.wordpress.com)
Ilustrasi. (abdisuhamdi.wordpress.com)


Arah kiblat merupakan hal yang terpenting bagi umat Islam karena merupakan salah satu bagian dari penyempurnaan ibadah, salahsatunya shalat. Kiblat umat Islam terletak di Masjidil Haram, kota Mekah. Indonesia merupakan salahsatu daerah yang sangat jauh dari arah kiblat. Maka sulit untuk mencari letak Masjidil Haram (baca : arah kiblat) dengan tepat. Bahkan berbeda kesalahan 1⁰ saja dari arah kiblat, maka sudah sejauh 111 km dari kesalahan menghadap arah kiblat.

Kesalahan persepsi yang terjadi pada masyarakat adalah menganggap arah kiblat di Indonesia adalah arah Barat. Tentunya, pernyataan ini kurang tepat. Kalau kita melihat peta dunia, bagian sebelah Barat dari Indonesia adalah negara-negara Afrika. Seperti Tanzania, Kenya, Somalia, dan Etiopia dimana jarak negara-negara tersebut dengan Masjidil Haram adalah ribuan kilometer.

Permasalahan yang muncul adalah, “Sudah tepatkah arah kiblat pada sebuah Masjid/Mushola di Indonesia?” Berdasarkan penelitian dari berbagai sumber, ternyata banyak Masjid yang tidak tepat dengan arah kiblat. Bukan hanya 1 atau 2 Masjid, tetapi hampir 50% bahkan lebih dari itu.

Alhamdulillah, Allah telah memberi petunjuk dengan ilmu-Nya. Terdapat dua waktu yang sangat tepat untuk mengoreksi arah kiblat dengan tepat. Dua waktu tersebut adalah tanggal 28 Mei sekitar pukul 16:18 WIB dan pada tanggal 16 Juli sekitar pukul 16:27 WIB.

Berdasarkan perhitungan astronomi mengenai deklinasi matahari, pada dua waktu tersebut akan terjadi posisi matahari yang tepat berada di atas kota Mekah. Artinya, di mana pun kita berada, pada dua waktu tersebut setiap bayangan di belahan bumi manapun akan menghadap ke arah kota Mekah yang di dalamnya terdapat Masjidil Haram. Hal ini sangat bisa dimanfaatkan bagi yang ingin mengoreksi arah kiblatnya.

Cara mengoreksi arah kiblat ini adalah hanya dengan mendirikan sebuah tongkat atau membuka jendela pada waktu tersebut, kemudian buat garis yang sejajar dengan bayangan matahari. Garis yang sejajar tersebut adalah arah kiblat.

*dakwatuna.com 

Didekati Demokrat, PKS tetap pilih Prabowo


Partai Demokrat mendekati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk memenangkan Pilpres 2014. Anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid membenarkan langkah politik Demokrat tersebut. Namun, PKS lebih condong ke Partai Gerindra dari pada koalisi dengan Demokrat.

Partai Demokrat membuka wacana koalisi dengan PKS. Hal itu diungkapkan Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan. Bahkan digadang-gadang Gita Wirjawan ditunjuk sebagai capresnya.

"Saya pernah dengar intinya bahwa inisiatif koalisi datangnya dari Demokrat. Demokrat kembali ajak koalisi. Selama ini yang serius adalah Gerindra," kata Hidayat kepadamerdeka.com, Senin (12/5).

Beberapa waktu lalu, ujar Hidayat, Prabowo sudah rajin jalin komunikasi dengan DPP maupun Majelis Syuro PKS. Cetak biru visi misi Gerindra juga telah dipaparkan Prabowo. Bahkan secara kontinyu sudah berbalas surat ke Majelis Syuro PKS.

*pkspiyungan

Pengamat: Jokowi Harusnya Revolusi Mental Sendiri Supaya Jujur


Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo, kembali dikritik terkait tulisan mengenai Revolusi Mental. Belakangan diakui yang bersangkutan, bahwa tulisan itu bukan karangannya sendiri.

Tulisan berjudul "Revolusi Mental" yang diterbitkan di kolom opini Harian Kompas pada Sabtu (10/5/2014) lalu, diakui Jokowi bahwa tulisan tersebut bukan hasil karyanya sendiri meski hanya mencantumkan namanya. Kepada wartawan di bandara Sultan Hasanudin, Jokowi mengakui tulisan tersebut merupakan buah karya dirinya dan tim yang ia bentuk.

"Saya kan membuat strukturnya, poin-poinnya, kemudian kita rembuk dalam tim, baru kita buat," katanya.

Mengenai hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Zaki Mubarak, mengatakan seharusnya tidak hanya nama Jokowi yang dicantumkan dalam tulisan tersebut.

"Harusnya penulisnya Jokowi dan tim. Kalau dia mengklaim tulisannya sendiri, itu pelanggaran akademik. Tidak etis. Dia menulis kan bukan gagasannya sendiri. Dia tulis garis besar, yang menulis orang lain," ujar Zaki saat dikonfirmasi, Minggu (11/5/2014).

"Kalau judulnya Revolusi Mental tapi modelnya sudah melanggar seperti itu, jadi bertanya-tanya. Retorika atau apa. Jokowi harusnya revolusi mentalnya sendiri supaya jujur," tuturnya.

Zaki menambahkan, seharusnya diakui saja bahwa Jokowi hanya sedikit berkontribusi dalam penulisan Revolusi Mental. Menurutnya hal itu lebih baik ketimbang mengklaim tulisan tim suksesnya sebagai tulisannya sendiri.

"Kalau yang menulis beberapa orang, tulis saja. Atau tulis tim Jokowi. Klaim seolah-olah itu tulisan dia semua, patut dipersoalkan. Hanya menulis poin-poin dan yang menulis orang lain, dia hanya sedikit berkontribusi," imbuhnya.

*sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/05/11/jokowi-harusnya-revolusi-mental-sendiri-supaya-jujur/pkspiyungan

Heboh Dua “Revolusi Mental” Jokowi Dalam Sehari


Jakarta, Tulisan Capres PDIP Joko Widodo berjudul Revolusi Mental yang dimuat di halaman opini Kompas (Hal. 6), Sabtu (10/5/2014), ternyata berujung polemik. Bukan pada materi tulisannya, namun justru pada sisi orisinalitasnya.

Hal ini terungkap dalam postingan di dinding Facebook wartawati senior Nanik S Deyang hari ini.

Nanik mengaku terhenyak lantaran kawannya yang juga Gubernur DKI Jakarta itu sedemikian cepat belajar menulis. “Jokowi ini yang saya kenal beberapa waktu lalu rasanya saya kok dulu belum pernah lihat dia ngetik di laptop atau kompiuter apalagi sampai begitu panjangnya. Dulu kalau kita rapat program yang mau diomongkan untuk membenahi Jakarta saja dia paling bawa buku kecil terus mencoret-coret pakai tulisan tangan,” tulis Nanik.

Nanik menegaskan dirinya belum pernah lihat Jokowi menulis di laptop atau komputer. “Selain waktunya tidak ada, rasanya dia bukan orang yang pandai menyusun kalimat. Tapi entahlah, mungkin setelah sy tdk bertemu 8 bulan ini, pak Gubernur yg sekarang Capres ini bisa jadi sudah lihai menulis. Tapi sudahlah soal menulis kan bisa saja dituliskan oleh orang di sekitarnya termasuk Anggit, kawan karibnya yg jadi think tank-nya selama ini. Seperti dulu kalau menjawab pertanyaan wartawan secara tertulis,” bebernya lagi.

Nanik pun lebih kaget lagi ketika dirinya membaca koran Sindo di halaman opini juga (hal. 10). Di situ dia melihat tulisan opini dengan judul yang sama dengan yang ditulis Jokowi di Kompas, yaitu “Revolusi Mental“. Hanya saja tulisan opini yang di Koran Sindo ditulis oleh Sekretaris Komisi HAK KWI (Konferensi Waligereja Indonesia) Romo Benny Susetyo.

Menurut Nanik, memang kedua tulisan ini tidak sama persis, tapi esensinya sebetulnya sama.

“Saya iseng telepon kawan yang masih ada di seputar Jokowi, dan dapat kabar ternyata Romo Benny Susetyo itu Tim Sukses Jokowi. Lantas saya berfikir jadi siapa sebenanya yg mempunyai konsep visi -misi “Revolusi Mental” ini?????….Ah aku masih terhenyak di tempat duduk sambil nyakot bakwan Jagung melihat hal-hal yg makin hari makin aneh…..ra popora mikir…,” begitu tulisnya dengan nada canda.

*sumber: http://www.beritaempat.com/nasional/dua-revolusi-mental-jokowi-dalam-sehari/pkspiyungan

"Alhamdulillah, Kita Bisa Mengalahkan Musuh Terbesar Yaitu Diri Sendiri" @anismatta


Twit @anismatta
(Ahad, 11/5/2014)

Alhamdulillah, proses rekap pileg telah selesai.. Dgn sejumlah catatan serius utk perbaikan ke depan..

Terima kasih dan penghargaan kpd pemerintah, KPU, Bawaslu, DKPP dan semua yg telah bekerja keras utk pileg 2014..

Dlm siklus demokrasi, kondisi skrg disebut "people has spoken".. Rakyat sudah menjatuhkan pilihan.. Harus dihormati..

Sengketa kepemiluan adlh hal yg wajar.. Dgn semangat utk memastikan tidak ada suara rakyat yg diselewengkan..

Saya mengucapkan selamat kpd semua peserta pemilu.. Khususnya PDI P, Golkar dan Gerindra yg menduduki tiga besar..

Juga kpd semua partai yg telah berkompetisi dgn sehat utk menguatkan demokrasi di Indonesia..

Perolehan PKS patut disyukuri.. Di tengah goncangan badai dan segela keterbatasan, kita bisa mengalahkan musuh terbesar: diri sendiri..

Musuh terbesar adlh diri kita sendiri, terutama keraguan pd kemampuan sendiri dan kegentaran melihat seolah pesaing begitu kuatnya..

Perolehan PKS adlh pembuktian kpd seluruh kader dan keluarga besar PKS ttg alasan eksistensi kita..

Apa pun yg terjadi, kita akan tetap berjuang demi bangsa dan tanah air; demi kebesaran agama dan keyakinan kita..

Terima kasih kpd seluruh kader, caleg, simpatisan dan keluarga besar PKS utk hasil pileg ini.. Semoga Alah mencatatnya sbg pahala..

Ini bukan akhir.. Ini bukan hasil yg buruk.. Inilah yg terbaik yg bisa kita hasilkan saat ini.. Kita semua patut bangga dan bersyukur..

Kita akan segera berbenah utk bangkit dan berlari lbh kencang lagi..

Apa pun yg terjadi, PKS akan tetap ada untuk Indonesia..

Kobarkan semangat Indonesia!!

Istri Presiden PKS Hajar Rampok

Embedded image permalink
PALMERAH - Aksi kejahatan di Ibu Kota Jakarta membuat cemas kaum perempuan. Para istri pejabat, istri pengusaha, dan sosialita lainya kini sibuk membekali diri dengan ilmu bela diri.
Anaway Iriani Mansyur, istri pertama Presiden Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) Anis Matta adalah salah satu istri pejabat yang menyempatkan diri berlatih ilmu bela diri khusus wanita. Anaway berlatih bela diri di Women Self Defense of Kushin Ryu (WSDK) mengambil kelas privat.
Setiap pekan, pelatihnya, Eko Hendrawan Sofyan datang dari Bandung ke Jakarta untuk melatih istri petinggi PKS ini. Hasilnya, Anaway kini jauh lebih berani menghadapi penjahat.
Ketika spion mobilnya akan dicuri penjahat di tengah kemacetan arus lalu lintas di Jakarta beberapa waktu lalu, dia langsung bertindak. Tanpa rasa takut dia turun dari mobil menghajar penjahat sambil berteriak. Malingnya terkejut dan lari tunggang langgang menerobos kemacetan untuk menyelematkan diri dari kejaran warga.
Sementara itu, Mariani (42), pengusaha Toko Sembako di Jakarta Utara bahkan mampu mempermalukan seorang tukang tambal ban yang akan memukul diriiya, beberapa waktu lalu. Mariani mampu menghindari pukulan sekaligus mendorong sampai lelaki besar itu terjatuh.
Padahal, kata Mariani, dia baru enam bulan berlatih Kungfu Wing Chun, yakni bela diri  praktis untuk perempuan. Mariani berlatih bela diri di Perguruan Kungfu Harimau Besi.
Kepada Warta Kota, Maraiani pekan lalu bercerita, saat itu dia pergi ke Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara. Ketika sampai di lokasi tujuan, dia memarkir mobilnya di depan sebuah tempat tambal ban.
Rupanya si tukang tambal ban yang berbadan besar dan gemuk ini jengkel lapaknya terhalang mobil. Tukang tambal ban langsung mengamuk, dia memaki-maki Mariani.
Dimarahi di depan orang banyak, Mariani berbalik marah. Rupanya si tukang tambal ban bertambah kesal sehingga menghujamkan sebuah pukulan ke arah Mariani. Mariani pun segera menggeser tubuhnya. Dia kemudian membalasnya dengan sebuah dorongan. Tukang tambal ban itupun ambruk.
Mukanya memerah. Belum sempat membalasnya lagi dua petugas Satpol PP datang. Kebetulan dua orang itu berada tak jauh dari lokasi keributan. Ia digiring ke Pos Polisi sambil tertunduk dan minta maaf berulang kali. Padahal tangannya kesakitan karena membentur pembatas jalan. (Harian Warta Kota)

Anis Matta Pastikan PKS Koalisi dengan Gerindra


JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera mendeklarasikan koalisi dengan Partai Gerindra. Presiden PKS Anis Matta mengungkapkan, semua masalah prinsip sudah selesai dibicarakan dengan partai yang dibesut Prabowo Subianto tersebut.

"Semua permasalah prinsip sudah selesai. Sudah ada kesepakatan, tinggal pembahasan masalah teknis," ujar Anis usai berbicara di pengajian politik, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Ahad (11/5).

Anis Matta mengungkapkan, pilihan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra karena upaya untuk membentuk poros baru yakni gabungan koalisi partai politik Islam ternyata tidak berhasil. Padahal, sebagai presiden parpol, Anis selalu hadir di setiap acara silaturahim politik yang digagas oleh tokoh-tokoh umat Islam.

"Ada berbagai macam pilihan. Pilihan itu pilihan mereka karena semua pilihan terbuka. PKS sendiri sudah menentukan pilihan,"tegasnya.

Partai Gerindra secara intensif sudah mendekati partai dakwah tersebut. Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto pun menyempatkan diri untuk suwon ke Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmi Aminuddin.

Tak hanyai itu, Prabowo juga bertemu dengan Anis Matta dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Syuro PKS. (ROL)

___ 
*Foto:  ‏Fans cilik Pak Pres @anismatta , sengaja dtg ke Masjid Al Azhar utk bertemu beliau. How lovely :) (by @gen_AMPM)
sumber : pkspiyungan

Gerindra : Aher Penuhi Syarat Untuk Jadi Cawapres Prabowo

image
Aher bersama Prabowo

Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Barat tetap pada aspirasi awalnya, menghendaki calon presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan tokoh Jawa Barat.
Sekretaris DPD Gerindra Jawa Barat Radhar Tri Baskoro menegaskan hal itu saat dihubungi binesia.com di kantornya, Minggu, 12 Mei 2014. Penegasan tersebut sehubungan pandangan Gerindra Jawa Barat atas perkembangan peta koalisi yang kini sedang bergulir di DPP Gerindra.
Radhar mengungkapkan, setelah Gerindra menyepakati koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera, kini persandingan bersama Partai Amanat Nasional tengah berproses. Selain kedua partai ini, koalisi dengan partai lain juga sedang dijajaki intens.
Namun, kata Radhar, Gerindra Jabar tetap mendorong agar calon wakil presiden yang mendampingi Ketua Dewan Pertimbangan DPP Gerindra Prabowo Subianto adalah tokoh asal Jabar.
“Ini aspirasi kader Gerindra. Kami telah menyodorkan beberapa nama, yakni Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar), Ginanjar Kartasasmita, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil,” papar Radhar.
Menjawab siapa tokoh Jabar tersebut yang paling dikehendaki, Radhar secara gamblang mengatakan Ahmad Heryawan atau Aher.
“Saya kira Pak Ahmad Heryawan. Beliau berhasil membuktikan dan memiliki kinerja. Kita melihat perkembangan positif di Jawa Barat,” kata Radhar lagi.
DPD Gerindra Jabar, tambah Radhar, memang sebatas mengusulkan ke DPP. Sejauh ini aspirasi dimaksud diserap baik pengurus pusat, termasuk Prabowo selaku ketua Dewan Pembina DPP Gerindra maupun sebagai capres.
“Kami harus patuh kepada keputusan partai. Apapun yang terbaik dari pusat akan kami ikuti,” tutur Radhar soal keputusan cawapres nantinya.
Hal pasti, Sekretaris DPD Gerindra Jabar, Aher memiliki syarat sebagai cawapres Prabowo. Pertama, dia mampu melengkapi presiden nantinya. Kedua, memiliki kemampuan membantu presiden menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Ketiga, Aher dinilai mampu memberi sumbangsih besar untuk memenangi Pemilu Presiden 2014.
Syarat keempat, sosok wakil presiden sanggup menggantikan presiden bila berhalangan. Kelima, senantiasa mendampingi presiden.
Karena pemenuhan setidaknya kelima syarat tersebut, DPD terus mendorong agar cawapres pendamping Prabowo yang diresmikan dalam waktu dekat yakni Ahmad Heryawan.[binesia/pkscibitung]

PPP Resmi Dukung Prabowo Subianto

 Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (kanan).
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (kanan).
JAKARTA -- Rapat Pimpinan Nasional II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pemilu 2014.

Ketua Umum PPP Suryadarma Ali mengatakan setelah melalui proses yang panjang akhirnya memutuskan secara aklamasi mendukung Prabowo sebagai calon presiden. ''Pengambilan keputusan ini berdasarkan pertimbangan yang sangat matang,'' kata dia dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (12/5) dini hari.

Menurut Suryadarma, setelah beberapa kali skors. Bahkan sempat skors selama 27 jam, akhirnya bisa mengambil ijtihad yang pas bagi Indonesia ke depan.

DPW PPP seluruh Indonesia, kata Suryadarma, juga menyatakan kesiapannya mengambil bagian yang signifikan dalam rangka memenangkan Prabowo sebagai calon presiden. ''Baik saat kampanye maupun saat pilpres,'' ujarnya.

Suryadharma berkata, PPP yang pertama kali mendukung Prabowo. Tepatnya pada 23 Maret di Gelora Bung Karno. Pihaknya juga mendukung politik tak transaksional. Selain itu juga yang secara formal pada hari ini 12 Mei mendukung Prabowo. (ROL)

Ini tanggapan Anis Matta terhadap hasil pemilu 2014

Anis Matta
Sesuai dengan perhitungan KPU, PKS hanya memperoleh 41 kursi atau 6,79% suara. Tidak mencapai target, Anis Matta berbesar hati dan menganggap ini adalah hasil yang terbaik dan memberikan selamat kepada PDIP, Golkar dan Gerindra yang telah berhasil masuk tiga besar.

Anis Matta meyakini bahwa ini adalah hasil yang terbaik yang telah di dapatkan melihat kerja keras kader di tengah goncangan badai yang melanda PKS. Anis Matta mengajak semua kader untuk tetap bersyukur dan berbangga dengan hasil ini.

melalui akun twitternya @anismatta ahad (11/5), Anis Matta mengatakan bahwa hasil pemilu bukanlah akhir, namun adalah awal bagi PKS untuk tetap mengabdi untuk bangsa dan negara. "Ini bukan akhir.. Ini bukan hasil yg buruk.. Inilah yg terbaik yg bisa kita hasilkan saat ini.. Kita semua patut bangga dan bersyukur, Apa pun yg terjadi, kita akan tetap berjuang demi bangsa dan tanah air, demi kebesaran agama dan keyakinan kita.." Ungkap Anis Matta. "Saya mengucapkan selamat kepada semua peserta pemilu.. Khususnya PDI P, Gokar dan Gerindra yg menduduki tiga besar.." Tambahnya.

Anis Matta menegaskan, setelah pemilu PKS akan terus berbenah dan memperbaiki diri. Anis Matta mengingatkan bahwa Musuh terbesar adalah diri kita sendiri, terutama keraguan pd kemampuan sendiri dan kegentaran melihat seolah pesaing begitu kuatnya, dan PKS mampu mengalahkan diri sendiri, bangkit untuk keluar dari badai yang melanda. "Perolehan PKS patut disyukuri.. Di tengah goncangan badai dan segela keterbatasan, kita bisa mengalahkan musuh terbesar: diri sendiri.." Ungkap Presiden PKS ini.

Anis Matta juga menyampaikan apresiasi kepada semua kader PKS, Caleg dan semua elemen partai yang telah ikut memperjuangkan partai dakwah ini. Dan tidak lupa Anis mengajak semua kader untuk segera berbenah dant terus bekerja. "Kita akan segera berbenah utk bangkit dan berlari lbh kencang lagi.." Tegasnya.


*pkssemarang

Tokoh Masyarakat: "Cuma PKS yang bisa seperti ini"


Salam Cinta, Kerja dan Harmoni…..!

Kemarin, 4 Mei 2014 DPRa PKS Sudimara Barat Ciledug Tangerang, Alhamdulillah telah melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan kepada warganya.

Sebetulnya acara tersebut merupakan agenda rutin PKS DPC Ciledug, yang seharusnya acara tersebut berlangsung Bulan Maret (Sebelum Pemilu) namun baru bisa saat ini, bahkan ada warga yang bertanya: “Kenapa baru dilaksanakan saat ini setelah Pemilu? Apa untungnya buat PKS?”

Inilah "keanehan" PKS. Di saat partai lain sudah pada tiarap usai pemilu, PKS malah terus melaju bekerja dan menebar manfaat untuk masyarakat.

Dengan dana yang sangat minim bahkan bisa dikatakan Nol, dalam waktu satu minggu, kami berusaha mengumpulkan semua kebutuhan dari acara tersebut. Alhadulillah bisa berlangsung dengan sangat sukses, Bahkan tenda dan untuk acara tersebut adalah standar untuk Pesta dan Konser Artis yang itu  merupakan sumbangsih dari salah satu simpatisan yang mempunyai Event Organizer. (Terima Kasih Pak Firmansyah)

Yang membuat kami tambah semangat dan bahagia adalah antusias warga. Mereka berduyun duyun datang untuk mendapat pelayanan. Bahkan setelah acara ditutup ada warga yang masih mendaftarkan diri untuk berobat dan masih tetap kami layani, walaupun saat itu dokter kami sudah terlihat sangat lelah” (Terima kasih dr. Akmal Yadi ).

Saat acara sambutan, tokoh masyarakat setempat Ustadz Rafe’i menyampaikan  ucapan terima kasih atas layanan PKS. "Cuma PKS yang bisa seperti ini, masih melakukan ini disaat para caleg dan hamper semua partai lain meninggalkan masyarakat," ujarnya.

Alhamdulillah Acara tersebut berlangsung dengan sukses melalui kerja sama antara Kader, simpatisan dan warga masyarakat di lokasi acara.

Terima kasih untuk semua kader, simpatisan, warga dan semua yang terlibat dalam acara ini. Hanya Allah yang dapat membalas semua yang terlah diberikan. (Panitia)

sumber : pkspiyungan

PKS, Yang Setia Merawat Cinta


Terlepas dari peningkatan jumlah suara PKS dan juga perolehan kursinya di daerah-daerah lain, namun di kediamanku suara PKS mengalami penurunan.

Rasanya seperti tidak percaya. Di pemilu sebelumnya suara PKS di lingkungan kami selalu unggul. Baik pada pileg ataupun pilgub. Namun sekarang?

Lembaran uang berwarna merah, biru, juga hijau yang disodorkan kepada masyarakat menjelang pileg, memporak porandakan pertahanan para simpatisan kami, untuk kemudian beralih memilih partai para penyuap itu.

Kerja yang kami lakukan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun untuk melembutkan hati masyarakat agar mereka tergerak untuk memilih partai yang benar-benar memperhatikan nasib mereka, partai yang memperjuangkan kebenaran, berantakan!

Tidak terlalu telak memang, selisih angkanya hanya sedikit. Hanya belasan. Dan yang sedikit menghibur, ada satu TPS yang disitu suara PKS masih unggul.

Namun secara umum, suara PKS di Bogor memang mengalami penurunan hingga kami kehilangan satu kursi!

Sedih, kecewa, marah, kesal, merasa dikhianati. Itu adalah perasaan yang berkecamuk di hati masing-masing kami para kader PKS. Namun itu adalah goncangan awal, wajar dan manusiawi mungkin. Untuk selanjutnya kami kembali tersadar.

Bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah. Yang terpenting adalah kami sudah berjuang semaksimal yang kami bisa, sedangkan hasil adalah mutlak kuasa Allah SWT.

Dari sini kami semakin yakin bahwa yang kami butuhkan adalah pahala dan yang lebih utama adalah keridhoan NYA. Agar segala lelah letih tidak sia-sia. Agar segala kemampuan yang sudah kami kerahkan tidak percuma.

Tidak ada kata kalah bagi seorang pejuang kebenaran. Jika berhasil meraih dukungan hingga mendapatkan posisi, itu adalah kemenangan karena dengan kedudukkannya ia akan semaksimal mungkin melayani masyarakat.

Tapi jika telah berpeluh lelah, mengorbankan harta dan tenaga, tapi "tidak menghasilkan apa-apa", maka  sesungguhnya kami tetap menang. Menang karena telah mengalahkan keegoisan, kemalasan, kekikiran, dengan tetap bekerja, berkorban dan berjuang.

Tujuan dalam berjuang lah yang membedakan partai kami PKS dengan orang-orang diluar sana. Hingga dalam kamus perjuangan kami hanya ada kata "MENANG dan MENANG, TIDAK PERNAH KALAH".

Kini, kami kembali pada hari-hari yang tetap penuh perjuangan. Klinik gratis USMC yang merupakan kliniknya kader PKS, tetap buka seperti biasa. Tetap melayani Pak Handoko yang dipileg kemarin mencolok mata kami dengan terang-terangan menjadi saksi dari partai lain.

Melayani Pak Sarjuki yang sehari sebelum pencoblosan sudah aku wanti-wanti agar memilih PKS karena kebetulan di hari itu ia berobat ke klinik, namun disaat pileg beliau ternyata memilih dan menjadi saksi untuk partai lain.

Melayani bu Kustinah yang juga tidak setia kepada PKS karena sudah diajak jalan-jalan secara gratis oleh partai lain.

Demikian juga lembaga podium yang setiap bulannya menyantuni anak sekolah dari kalangan tidak mampu, yang juga banyak "dikhianati" oleh para wali murid membernya, tapi sekarang tetap beroprasi seperti biasa.

Yah, kami tetap ada untuk melayani masyarakat meski disaat kami membutuhkan suara mereka, mereka lebih memilih partai lain yang  memberi beberapa lembar uang  meski  mereka hanya datang tiap 5 tahun sekali.

Begitulah PKS yang akan selalu setia merawat cinta untuk tetap bekerja dan melayani, karena untuk itulah kami ada!


*by Sri Komarudin
Ibu rumahtangga, kader PKS Bojonggede, Bogor
sumber : pkspiyungan

Sunday, 11 May 2014

Beginilah Umar bin Abdul Aziz Ditarbiyah Sejak Kecil


Di masa kecilnya Umar bin Abdul Aziz diutus orang tuanya Abdul Aziz bin Marwan untuk belajar adab di Madinah. Beliau meminta kepada Imam Shalih bin Kaisan untuk melakukan itu.

Adab pertama yang diajarkan gurunya adalah membiasakan shalat berjama'ah di mesjid.

Pada suatu kali ia terlambat untuk menghadiri shalat berjama'ah. Setelah ditanya oleh gurunya ia menjawab: "Tukang sisir rambutku kelamaan menyisirnya".

Gurunya berkata: "Segitunya menyisir rambut, sampai melambatkanmu untuk menghadiri shalat berjama'ah?"

Saat itu juga gurunya menulis surat kepada ayah Umar bin Abdul Aziz yang menjadi gubernur di Mesir, melaporkan hal itu.

Mendapatkan berita itu, ayah Umar bin Abdul Aziz segera mengirim tukang cukur dari Mesir ke Madinah. Sesampainya di Madinah ia terus saja menemui Umar bin Abdul Aziz. Tanpa ba bi bu langsung saja mencukur rambutnya sampai licin.

Di antara pelajaran yang bisa diambil:

1. Sebelum disekolahkan, anak-anak diajari adab terlebih dahulu.

2. Adab paling penting yang pertama sekali ditanamkan kepada anak adalah menghadiri shalat berjama'ah di mesjid.

3. Kepedulian tinggi dan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru dalam mendidik anak.


*by Zulfi Akmal
*pkspiyungan

Peristiwa Langka, Hujan Deras Guyur Jamaah Umrah di Makkah

hujan deras di Ka'bah (googleusercontent)
Sebuah peristiwa langka terjadi Kamis (8/5) malam waktu Arab Saudi. Saat jama’ah umrah di sekitar Ka’bah, Makkah, sedang menunaikan shalat malam, tiba-tiba hujan mengguyur dengan deras. Peristiwa tersebut termasuk langka karena Makkah biasanya hanya mengalami hujan singkat rata-rata empat atau lima kali dalam setahun.

Worldbulletin melaporkan, hujan yang turun dengan deras itu justru membuat para jamaah bersemangat. Pasalnya, selain berada di tanah suci yang diberkahi, turunnya hujan juga merupakan berkah tersendiri. Saat itu, mereka berada di tempat mustajab untuk berdoa, waktu yang mustajab untuk berdoa, sekaligus situasi yang mustajab untuk berdoa. Seperti diketahui, Masjidil Haram adalah tempat mustajab, malam adalah waktu mustajab dan turunnya hujan juga situasi yang mustajab untuk berdoa.

Para jamaah umrah juga semakin bersemangat melakukan thawaf. Di bawah guyuran hujan, dengan semangat mereka mengelilingi ka’bah dan melantunkan takbir dengan penuh kekhusyu’an. [IK/bersamadakwah]

Bocoran Gerindra, 3 Cawapres PKS Lebih Mendulang daripada Hatta

 
Ketua DPP PKS Ansory Siregar mendapat bocoran dari Partai Gerindra seputar cawapres untuk Prabowo Subianto. Ia mengklaim kandidat cawapres dari PKS lebih diterima masyarakat ketimbang Hatta Rajasa, yang kini disebut-sebut sebagai kandidat pendamping Prabowo.

"Saya dapat bocoran dari Gerindra. Sebenarnya untuk penerimaan di masyarakat, ada yang menyebutkan berasal dari kita," ujar Ansory di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).

Ansory mengatakan ada 3 nama kader PKS yang jika disandingkan dengan Prabowo maka elektabilitas dalam Pilpres 2014 lebih baik ketimbang duet Prabowo-Hatta. Walau begitu, Ansory menyerahkan keputusan cawapres sepenuhnya di tangan Prabowo.

"3 Kandidat kita lebih mendulang daripada Hatta. Namun, kita serahkan ke Prabowo," kata Ansory.

Menurut Ansory, PKS selalu siap dalam koalisi meskipun tidak mendapat jatah untuk menduduki kursi RI 2. Ansory mengambil contoh pada koalisi di pemerintahan SBY saat ini dan sebelumnya.

"Kita duduk dengan SBY saja nggak dapat kursi cawapres. Jadi rela tak rela, dan siap tak siap," ujar Ansory. [detiknews/pksmarpoyan/pkssiak]

Tafsir 8 Juta PKS by @Erwyn2002

Hattrick. Kata itulah yang terlintas di benak saya saat hasil suara PKS dalam pemilu legislatif diumumkan tadi malam. Dari mulut Ketua KPU Husni Kamil Manik terucap angka 8.480.204 suara yang diperoleh PKS.

Ini untuk kali ketiga PKS mendapatkan suara di kisaran 8 juta. Pada pemilu 2004 memperoleh 8.206.020 suara dan pada pemilu 2009 mendapat 8.206.955. Bagaimana kita menafsirkan ini?

Agar tidak salah tafsir, kita harus melihat --meminjam istilah Priyo Budi Santoso-- suasana kebatinan masing-masing pemilu. Mari kita lihat satu per satu.

Pemilu 2004 konflik antara Megawati dan SBY mewarnai dinamika kala itu. SBY menjadi media darling dan kian melejit namanya saat istilah "Jenderal Kok Cengeng" terlontar dari bibir mendiang Taufik Kiemas. SBY mendapat simpati publik. Citranya semakin positif. Bisa dibilang, pemilu 2004 menjadi titik awal bagi upaya pencitraan massif capres dan SBY sebagai ikonnya.

Imbasnya, Partai Demokrat yang didirikan SBY mendapat duruan runtuh. Baru ikut pemilu pertama kali, partai berlambang mercy itu memperoleh 7% suara.

PKS pun mengalami lonjakan serupa. Tidak lolos parliamentary treshold dalam pemilu 1999 sehingga harus berganti nama dari PK ke PKS, partai ini melejit.

Dalam pemilu 2009, sosok SBY begitu dominan, tak memiliki lawan setimpal. Semua partai terkena tsunami Demokrat karena suaranya turun. Hanya dua partai yang naik: PD dan PKS.

Pemilu 2014 berlangsung saat badai dahsyat masih menyisakan perih di tubuh PKS. Kurang lebih satu tahun jelang pemilu, Presiden PKS dikriminalisasi dengan tuduhan suap. Citra PKS merosot drastis. Tapi kapal yang diharapkan karam oleh musuh-musuhnya itu justru mampu bertahan dan terus berlayar. Dan angka 8 juta kembali didapat.

Banyak pihak yang menafsirkan bahwa suara PKS stagnan, mandek dan tidak mengalami perkembangan. Pendapat ini benar jika kita melihatnya pada perolehan suara an sich. Tapi, jika kita melihat secara menyeluruh termasuk suasana kebatinan setiap pemilu, maka pendapat di atas perlu dikoreksi.

Dua pemilu terakhir kita mengalami suasana yang tak normal. Jika pemilu 2009 semua partai coba dibumihanguskan, maka dalam pemilu 2014, terlihat jelas PKS yang menjadi satu-satunya partai yang ingin dihabisi.

Bercermin dari itu, angka 8 juta memiliki bobot berbeda. Pemilu 2004 ibarat ujian SD, lalu naik level ke SMP pada 2009 dan ujian SMA pada pemilu 2014. Jenjang yang berbeda tentu saja memiliki soal yang juga berbeda kualitasnya. Dan cara kita menjawab soal pun berbeda pula.

Pemilu 2004 boleh dibilang suasana yang relatif bebas bagi PKS. Musuh-musuh tak memperhitungkan mengingat dalam pemilu sebelumnya tak lolos PT. PKS tak begitu diperhatikan sehingga suaranya melonjak drastis.

Angka 8 juta kala itu merupakan suara publik yang berharap besar PKS membawa perubahan. Dan suara itu terus bertahan pada pemilu selanjutnya dengan tingkat ujian yang sungguh luar biasa.

2004 periode publik yang berharap besar. Tahun 2009 masa ketika publik masih berharap pada PKS meski SBY menerjang dengan gelombang tsunaminya. Dan pada 2014, suara itu tetap bertahan pada saat yang menurut saya menjadi critical mass PKS. Ini sungguh fenomenal.

Critical mass PKS sudah kita lalui. Kita berharap, pemilu 2019 suasana kebatinannya berlangsung normal tanpa prahara. Jika itu yang terjadi, kita layak meniup balon optimisme akan melambungnya suara PKS. Tentu saja dengan syarat evaluasi internal dilakukan dan hasilnya dieksekusi dengan optimal.

Bukankah kita tak mau membuat quatrick dengan empat kali berturut-turut memperoleh 8 juta suara?

By: Erwyn Kurniawan
Follow @Erwyn2002 on Twitter

Ketua DPP PKS Suruh Pengamat Politik Masukkan Teorinya ke Tempat Sampah



Para pengamat politik yang selama ini menggiring opini tentang hari akhir partai Islam perlu menggulung kembali teorinya dan memasukkannya ke tempat sampah, sehingga tidak menyesatkan masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 10/5).

Pernyataan Aboebakar ini terkait dengan penetapan hasil Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menjungkirbalikkan pendapat para pengamat politik yang menyatakan bahwa partai Islam telah tamat. Hasil real count KPU ini juga telah membangkitkan partai-partai Islam yang selama ini telah dikubur oleh lembaga-lembaga survei.

Aboebakar memberi contoh, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang dikatakan akan tamat, ternyata masih mendapatkan 6,79 persen suara. Sementara PAN mendapatkan 7,59 persen suara; PKB mendapatkan 9,04 suara dan PP mendapatkan 6,58 persen.

"Lembaga survei yang selama ini merilis data partai Islam akan termakan parliamentery threshold, perlu kembali mereview metodologinya, jangan-jangan ada yang kurang tepat," demikian Aboebakar. [ysa/RMOL. ]