SELAMAT HARI PAHLAWAN, #SEMOGA TERCATAT SEBAGAI SYUHADA'

Thursday, 3 April 2014

Anis Matta Jadi Saksi Mualafnya Mudji Massaid


PALU -- Mudji Massaid, adik dari mendiang politisi Partai Demokrat Adji Massaid mengucapkan dua kalimat syahadat di pondok pesantren (Ponpes) Al-Chairaat Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Kamis (3/4/2014).

Mudji yang sosoknya sempat dikenal khalayak sebagai pendamping Angelina Sondakh ketika menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dituntun Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri bersyahadat.

Dalam acara pemualafan itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta hadir dalam acara itu. Anis mengaku bahagia cahaya Islam bisa mengantar Mudji ke gerbang mualaf. Ia senang, hidayah kepada Mudji menguat manakala ikut serta dalam beberapa kampanye yang PKS gelar jelang Pemilu 2014 ini.

"Sebetulnya secara pribadi belum kenal baik, tapi waktu ikut PKS dia ungkapkan ingin masuk Islam, jadi Alhamdulilah sekarang realisasinya Mualaf," ujar Anis. (ROL)

Mudji Massaid dihadapan Anis Matta dan Mensos Salim Segaf saat pengucapan syahadat

Mudji Massaid (dua dari kiri) dan rekan-rekan artis sering ikut dalam acara Kampanye PKS

Media Takut Demam PKS


Ada yang aneh dari acara "Duel Kandidat" TvOne yang ditayangkan live pada Senin 31 Maret kemarin. Ke "aneh" an "Duel Kandidat" yang salah satu pesertanya adalah Habib Aboe Bakar Al-Habsy dari PKS ini cukup ramai dibincangkan di social media. APA itu?

Ya. Tak seperti tayangan "Duel Kandidat" sebelum-sebelumnya, "Duel Kandidat" TVOne kali ini tak ada POLLING SMS untuk memilih kandidat.

"Gimana nih cara kita dukung kandidat PKS di DUEL KANDIDAT?" begitu banyak pertanyaan senada yang mention ke akun @pkspiyungan.

Saya yang memelototi TVOne untuk mencari jawaban tak ketemu-ketemu juga. Sampai akhir acara tak ada di layar kaca petunjuk POLLING SMS yang biasanya ada.

Oooohhh ternyata "Duel Kandidat" TVOne kali ini memang tak ada POLLING SMS.

"Ternyata pada takut, kalau ada polling pasti PKS yang menang" komentar di timeline twitter bersliweran dengan nada yang sama "Polling ditiadakan karena takut PKS menang".

Kalau kita perhatikan, memang di setiap acara "Duel Kandidat" TVOne dimana ada peserta wakil dari PKS, maka pasti POLLING akan dimenangkan oleh kandidat dari PKS.

Beberapa postingan di web PKS Piyungan mencatat:

(1) Mustofa Nahra Caleg PKS Dapil Jateng mendapat Polling tertinggi (32,34%) dalam "Duel Kandidat" TvOne (Senin 27/1/2014) dengan tema "Caleg Adu Visi Bicara Toleransi".



(2) Andi Rahmat Caleg PKS unggul "Duel Kandidat" TvOne (Senin 3/2/2014) dengan Topik "Caleg Adu Aksi Bicara Korupsi". 



(3) Zainudin Paru, SH Caleg PKS Dapil NTT 1 unggul di Duel Kandidat Tv One (Senin, 3/3/2014) menghadirkan lima caleg dari PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra dan PKS.



(4) Nasir Djamil Caleg PKS Dapil Aceh unggul di Duel Kandidat Tv One (Senin 24/3/2014)



Setelah beberapa kali menang dalam poling di acara "Duel Kandidat" di TVOne, sepertinya media menjadi trauma karena di setiap POLLING dimenangkan oleh Partai Keadilan Sejahtera lagi.

Tak hanya di acara TV, di polling koran pun PKS menjadi favorite, seperti POLLING di kora Warta Kota. Koran ibukota ini mencatat PKS menjadi Partai Favorite pembaca dengan raihan 46%.


Di media online juga sama. Misalnya di www.beritasatu.com merilis polling parpol paling bersih. Dan hasilnya cukup “mengerikan” bagi aktivis dunia maya. Betapa tidak, Partai yang dijuluki sang pembawa gelombang kesejahteraan ini mampu meraih suara tertinggi.

Dari data ini menunjukkan bahwa partai ini menjadi selebriti di mana-mana. Baik di dunia maya maupun di dunia nyata (lihat saja kampanye PKS yang selalu dipenuhi ribuan massa di manapun).

Kondisi ini mencerminkan kesolidan dan ketangguhan PKS yang luar biasa dimana setahun terakhir ini 'digebuki' oleh media. 

Pokoke #mantapks #siipks #cakepks #yupks :)

Warga Pasar Kaget Presiden PKS Masih Muda



Anis Matta ketika berkampanye naik "jet pribadi" di Kalimantan

PKS BANGILAN.REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Annis Matta mendatangi Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu Selasa (1/4). Dalam lawatan ini, Anis menyedot perhatian pengunjung pasar yang kebanyakan ibu-ibu.

Anis yang tampil necis dengan kemeja putih lengan digulung dan jeans biru memikat pengunjung pasar untuk berkenalan dengannya. Umumnya, mereka baru mengetahui siapa Anis dan tak menyangka dengan sosok pemimpin sebuah partai besar namun berusia muda.

"Ternyata masih muda ya pak, semoga saja visinya untuk Indonesia juga tidak kolot sesuai dengan penampilannya," ujar Hartawati seorang pengunjuang pasar sambil sibuk berebut jabat tangan dengan Anis.

Dalam lawatan ini, Anis didampingi para Caleg Bengkulu mendata aspirasi dari para pedagang dan pengunjung. Mayoritas dari mereka mengeluhkan kebijakan pemerintah daerah yang 'melempar-lempar' lokasi mereka untuk berdagang.

"Kita jelang pemilu ini baru dikasi tempat pak, sebelumnya kita digusur ke dekat pantai (Pasar Barukoto), di sana kami tidak dapat omzet, lalu dipingpong lagi ke sini," ujar Baharun pedagang beras pasar setempat.

Anis pun berjanji untuk menyerap keluhan ini agar bisa ditinjau ulang oleh kader PKS yang berdiri di DPRD Kota Bengkulu.
(ROL)

Luthfi: Kasus Daging Trigger untuk Menangkan Pemilu

Luthfi Hasan Ishaaq (Foto: Runi/Okezone)Luthfi Hasan Ishaaq (Foto: Runi/Okezone)PKS BANGILAN.-JAKARTA - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, menyatakan kasus kuota impor daging sapi bakal menjadi pemicu kader-kadernya untuk memenangkan Pemilihan 2014. Luthfi optimistis PKS bakal masuk tiga besar partai pemenang Pemilu.
 
"Apa pun yang dilakukan pada saya, PKS akan tetap masuk tiga besar. Itu pendapat mereka (kasus impor sapi dianggap menggerus suara PKS). Tapi faktanya justru menjadi trigger dan pemicu bagi seluruh kader untuk memenangkan Pemilu 2014 ini," kata Luthfi usai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (25/3/2014).
 
Menurut Luthfi, kemenangan PKS bukan disebabkan faktor para pemimpinnya. "Tetapi rahasianya adalah kinerja partainya. Makin digencet, kerja kader PKS akan makin keras dan bergairah," ujar Luthfi menambahkan.
 
Luthfi mengakui survei-survei menempatkan PKS masuk sebagai partai yang bakal jeblok dalam meraup suara pemilih. "Dari dulu sejak 1998 dan 2004, PKS tak pernah bagus tapi realitas di lapangan tak pernah turun dan meningkat terus dan akan masuk tiga besar dan akan menang," tegas Luthfi.
(ded) (okezone.com)

9 April, Memilih Tak Perlu Risih


*by Nandang Burhanuddin

"9 April, Memilih Tak Perlu Risih"

"Stad, Pemilu 9 April nyoblos?"

"Ya. Insya Allah. Sebagai muslim dan sebagai WNI, saya ndak mau pasif. Kalau enta, nyoblos apa kagak?"

"Ragu nih. Pesimis. Pemilu boros, lahirkan pemimpin yang boros!"

"Ya. Ane sich pengennya kagak ada Pemilu. Dah sim salabim aja. Tapi itu tadi. Kita kan hidup pake aturan. Nah aturan kampanye dll dibuat oleh anggota DPR-Pemerintah. Kalau boros, ya salah kita sendiri, kenapa gak menjadi pemilih cerdas!"

"Perasaan, sebagai rakyat kita salah melulu ya stad. Milih salah, kagak milih salah!"

"Nah ntu enta paham. Posisi rakyat di negara berkembang memang dibuat serba salah. Pemerintah itu "bahagia" kalau rakyatnya bodoh-bodoh. Atau kalaupun pinter-pinter, pemerintah maunya pinter yang pasif. Kagak ikutan politik! Supaya kekuasaan itu turun temurun dan Loe Lagi Loe Lagi!"

"Terus gimana dong!"

"Ya. Bismillah saja. Dekatkan diri kepada Allah. Mohon petunjuk. Kalau saya, insya Allah sudah banyak Caleg yang saya kenal. Saya akan coblos. Kalau mereka pada ikutan boros, apalagi korup! Saya coba ingatkan!"

"Siapa aja sich tad?"

"Kalau partainya, saya coblos PKS. Kalau DPD untuk Dapil Jabar, ane pilih Drs. Suharna, MT. Nomor 30. Nah kalau DPR pusat ane pilih orang-orang sains. Kalau di Provinsi dan Kabupaten/kota, ane pilih yang paling dekat dan paling dikenal! Untuk Pemilu Luar Negeri, ane rekomendasikan DR. Taufik Ramlan"

"Oh ya. Kalau gitu, ntar ane juga milih stad!"
(pkspiyungan)

TI: Anggota DPR yang Ditangani KPK Terbanyak Golkar dan PDIP


PKS BANGILAN.-Jakarta - Transparency International (TI) merilis daftar anggota DPR yang pernah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi antara tahun 2004-2009 dan 2009-2014.

Berikut ini adalah daftar namanya:

PDIP
1. Izedrik Emir Moeis
2.Agus Chondro Prayitno
3.Max Moein
4.Rusman Lumbantoruan
5.Poltak Sitorus
6.Williem Tutuarima
7.Panda Nababan
8.Engelina Patiasina
9.M Iqbal
10. Budiningsih
11. Jeffri Tongas
12. Ni Luh Mariani
13.Sutanto Pranoto
14.Soewarno
15.Matheos Promes
16.Dudhie Makmun Murod

PARTAI GOLKAR
1.Chairun Nisa
2.Zulkarnaen Djabar
3.Prasetia Zulkarnaen Putra
4..Ahmad Hafiz Zawawi
5. Marthin Bria Seran
6. Paskah Suzetta MH
8. Bobby Suhardiman
9. Anthony Zeidra Abidin
10. Muhammad Nurlif
11. Asep Ruchimat Sudjana
12. Reza Kamarullah
13. Baharuddin Aritonang
14. Hengky Baramuli
15. Daniel Tanjung
16.Azwar Chesputra (2004-2009)
17.Fachri Andi Leluasa (2004-2009)
18.Hamka Yandhu (2004-2009)
19.Saleh Djasit (2004-2009)

PARTAI DEMOKRAT
1. Anas Urbaningrum
2. Angelina Patricia Pingkan Sondakh
3. M. Nazaruddin
4. Sarjan Tahir (2004-2009)

PAN
1.Wa Ode Nurhayati (2009-2014)
2.Abdul Hadi Djamal (2004-2009)
3. Noor Adenan Razak (2004-2009)

PPP
1.Sofyan Usman (2004-2009)
2. Endin AJ Soefihara (2004-2009)
3. M Al Amin Nur Nasution (2004-2009)

PKB
1. HM Yusuf Erwin Faishal (2004-2009)

PBR
1. Bulyan Royan (2004-2009)

PKS
1. Luthfi Hasan Ishaaq (2004-2011)


*sumber: http://m.inilah.com/read/detail/2083837/inilah-daftar-anggota-dpr-yang-ditangani-kpk#.UzqPnvmSyQB/pkspiyungan

Anis Matta: Apa Habar Dangsanak, Siap Menangkan PKS?


PKS BANGILAN.BANJARMASIN - Suasana GOR Hasanuddin, Banjarmasin, Rabu (2/4/2014) riuh dengan kedatangan Presiden PKS, Anis Matta.

Bakal Capres yang diusung PKS, itu tampak tersenyum dan langsung mengarah ke panggung utama tempat dilaksanakannya kampanye akbar.

"Apa habar dangsanak sabarataan. Siap memenangkan PKS? Allahu Akbar," ucap Anis Matta menyapa massa yang memenuhi GOR Hasanuddin, Banjarmasin.


*tribunnews/pkspiyungan

Beginilah Kiprah & Kreatifitas Kader Simpatisan PKS Kuwait


Kiprah dan Kreatifitas para kader dan simpatisan PKS Kuwait diwujudkan dalam dalam acara silaturahmi akbar dengan tema “Kobarkan Semangat Indonesia” di gedung Al Jawhara School-Riggae. Tidak hanya materi orasi politik tetapi PIP PKS memasukkan 3 (tiga) agenda lain meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, “kidz corner” dan PKS Award. 

Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan oleh kader & simpatisan yang profesinya sebagai perawat. Pemeriksaannya terdiri dari tensi darah, gula darah, dan sedikit penyuluhan kesehatan berupa pemberian brosur. 


Acara yang tidak kalah menariknya adalah “kidz corner” sebagai wadah tempat penitipan anak dimana anak-anak berkumpul dan para ummahat memberikan pelajaran bercerita, menulis, menggambar, lomba sehingga anak-anak tidak bosan dan senang mengikuti acara tersebut. Orang tuanya mengikuti acara kampanye sementara anak-anak tetap melakukan kegiatannya diluar gedung acara. 

Terakhir adalah penganugerahan PKS Award 2014 yang diberikan kepada 10 orang tokoh.


Diantara prestasinya dan sepak terjangnya, sebagai berikut ;

1) Tokoh yang berperan aktif membantu verifikasi perawat Indonesia
2) Tokoh yang mengelola perjalanan umroh dan haji masyarakat Indonesia
3) Tokoh yang merupakan kepala sukunya paguyuban/ormas di Kuwait yang jumlahnya lebih dari 20 ormas tetapi solid dan rukun
4) Tokoh yang merintis berdirinya Mesjid Indonesia di Kuwait. Anak kader yang masih belia menamatkan hafalan 30 juz di Kuwait yang menjadi Imam Qiyamul Lail di bulan suci Ramadhan
5) Tokoh yang memiliki usaha catering dan bakso dikenal sangat membantu acara-acara PKS
6) Tokoh yang memiliki blog/website pribadi tentang kehidupan Kuwait serta serba-serbinya yang sangat berguna bagi pendatang baru
7) Tim sepak bola PKS yang berhasil merebut juara 3 besar liga bola Indonesia yang diikuti seleluruh tim dan klub sepak bola yang ada di Kuwait.

Maju terus dan kobarkan semangatmu wahai keluarga besar PKS yang tercinta.

(Tim Humas PIP PKS Kuwait)

follow @PKSKuwait on twitter

Anak NU Pilih PKS


Abah (bapak) saya “Allah yarhamuhu” adalah ketua syu’bah Jam’iyyah Ahlitthariqoh Almu’tabarah Annahdhiyyah, (salah satu badan otonom NU), jadi saya biasa mendengarkan beliau ceramah dan pengajian…

Tapi…

Untuk mengisi pengajian dan ceramah… saya baru berani memulai ketika mulai kuliah di Universitas Kuwait.. ketika beberapa orang dari beberapa kelompok pengajian terus menerus memaksa saya untuk mengisi pengajian mereka.

Mereka yang menyemangati saya untuk menyebarkan ilmu yang saya dapat.. Dan mereka pula diantara yang menyemangati saya sehingga akhirnya bisa kuliah sampai jenjang S3.

Ternyata… mereka adalah kader-kader PKS…

Dari mereka justru saya banyak belajar, tentang arti semangat dalam hidup,kebersamaanukhuwah dan kekeluargaansemangat menuntut ilmu, penyebaran kebaikan dalam semua lini kehidupan…

“Pemilu 2014 saya pilih PKS”

Lathifah Munawaroh, Lc, MA.
(Mahasiswi S3 Universitas Kuwait. Kandidat Doktor Syari’ah pertama mahasiswa asing di Universitas Kuwait)

"Menghukum PKS"


PKS itu partai paling menyebalkan se-Indonesia. Paling membuat ilfil dunia maya. Apa-apa PKS. Dikit-dikit PKS. Kesannya tiada hari tanpa PKS.

Akun-akun temen saya juga mabok banget kalau ngomongin PKS, sampe apapun d PKS-kan. Siipks lah, mantapks lah, cakepks lah, yupks lah, Helloo…! Sampe geregetan nih saya. Seakan dunia milik mereka orang-orang PKS belaka.

Selain itu, PKS diistilahkan macem2, Partai Keren Sekali lah, Partai Kalem & Santun lah, Pasti Koruptor Sebel lah, Partai Kyai Santri lah, Pilihan Kita Semua lah……..

Lihat saja nanti tanggal 9 April 2014 tanpa keraguan, tanpa kebimbangan, saya akan melampiaskannya dengan memberikan hukuman kepada PKS! Caranya dengan menusuk tanda gambarnya yang nomor tiga itu! In syaa Allah..!

Ttd

HD Gumilang 
(Penikmat sastra, peminat sejarah, penyuka politik)


*Kompasiana

INFO: CARA COBLOS YANG SAH Pemilu 9 April 2014

PKS BANGILAN- Pemilu 2014 tinggal menghitung hari. Namun sepertinya sosialisasi tata cara memilih/mencoblos masih sangat kurang dilakukan.

Berikut adalah SIMULASI "CARA MENCOBLOS" YANG DIANGGAP SAH !!!